Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kalah dari China, Amri/Nita Raih Perak dari Asian Games 2026
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke final Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. (Dok. PP PBSI)
  • Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah meraih perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin pada final ganda campuran di Jepang.
  • Pada game pertama, Amri/Nita sempat unggul 18-14 dan 19-16, tetapi pasangan China membalikkan keadaan melalui tekanan hingga menang 21-19.
  • Perak Amri/Nita menjadi medali ke-28 Indonesia dan perak keenam, sekaligus medali kelima bulu tangkis setelah satu emas beregu putra serta tiga perunggu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah main bulu tangkis lawan Jiang Zhen Bang dan Wei Yaxin dari China. Mereka kalah 19-21 dan 8-21 di final Asian Games 2026 di Jepang. Amri dan Nita dapat medali perak. Ini jadi medali ke-28 untuk Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Medali perak Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah tetap mencerminkan daya juang kuat, terutama setelah mereka sempat membalikkan keadaan dan memimpin hingga 19-16 pada game pertama. Raihan ini menambah perolehan Indonesia menjadi 28 medali, sekaligus memperkaya kontribusi bulu tangkis yang telah menyumbangkan lima medali di Asian Games 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus berpuas diri meraih medali perak Asian Games 2026 Aichi-Nagoya usai kalah dari wakil China, Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin, pada final nomor beregu campuran dengan skor 19-21, 8-21 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Selasa (29/9/2026).

Amri/Nita mengawali game pertama dengan permainan yang cukup berimbang. Amri/Nita sempat tertinggal 3-4 sebelum mampu menyamakan kedudukan menjadi 9-9. Memasuki interval, Amri/Nita berhasil berbalik unggul tipis 11-10.

Permainan Amri/Nita semakin menjanjikan denhan mampu memperlebar jarak keunggulan menjadi 18-14. Namun, Jiang/Wei mulai memberikan tekanan.

Amri/Nita masih sempat unggul 19-16 dan harus meladeni serangan pasangan China hingga skor berubah menjadi 19-18. Situasi semakin panas dan tehang ketika Jiang/Wei mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19.

Jiang/Wei kemudian membalikkan kedudukan dan unggul 20-19 dan mendapatkan game point. Amri/Nita berusaha mempertahankan peluang, tetapi Jiang/Wei mampu menuntaskan game pertama. Pasangan China merebut poin terakhir dan membuat Amri/Nita kalah 19-21 di game pertama.

Memasuki game kedua, tekanan semakin dirasakan Amri/Nita. Pasangan Indoneska tertinggal jauh dengan skor 3-8 dan kesulitan mengembangkan permainan karena terus berada di bawah tekanan pasangan China.

Jiang/Wei semakin menjauh dengan keunggulan 14-6. Amri/Nita berusaha keluar dari tekanan, tetapi banyak kesalahan sendiri membuat mereka semakin sulit mengejar perolehan angka.

Situasi semakin berat ketika skor mencapai 8-18. Amri/Nita tidak mampu keluar dari tekanan Jiang/Wei yang terus melancarkan serangan. Pertahanan pasangan Indonesia juga terlihat kesulitan meredam serangan lawan.

Amri/Nita bahkan harus pontang-panting mengejar shuttlecock. Ketertinggalan mereka melebar hingga 8-20 setelah pengembalian netting Nita Violina Marwah gagal melewati net.

Pada poin berikutnya, Wei Yaxin melepaskan sabetan yang berusaha dikembalikan Amri Syahnawi. Namun, pengembalian tersebut justru membentur net.

Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin akhirnya menutup game kedua dengan skor 21-8. Hasil tersebut membuat Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus puas dengan medali perak Asian Games 2026.

Ini menjadi medali kw-28 Tim Indonesia dari Asian Games 2026 sekaligus menjadi perak keenam untuk skuad Garuda. Perak Amri/Nita juga menjadi medali kelima cabor bulu tangkis di Asian Games 2026 setelah mempersembahkan satu emas dari beregu putra dan tiga perunggu dari beregu putri, ganda putra (Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri), dan tunggal putra (Alwi Farhan).

Curated For You

Editorial Team

Related Article