Ducati langsung menanggapi masalah yang dialami Marc Marquez pada balapan utama GP Thailand 2026. Davide Tardozzi selaku bos tim Ducati Lenovo Team menyebut ban belakang motor Marquez mengalami kebocoran karena kerusakan pelek ban. Kerusakan tersebut imbas terkena kerbs di tikungan 4.
"Sayangnya, dia melewati kerbs di tikungan 4 yang menyebabkan pelek motornya pecah. Itulah sebabnya bannya bocor sehingga terpaksa berhenti. Ban motornya pecah karena menyentuh tepi apex. Aku tidak ingat pernah melihat kejadian seperti itu sebelumnya," kata Davide Tardozzi saat wawancara dengan TNT Sports dilansir Crash.
Tak hanya Tardozzi, Marc Marquez juga membeberkan masalah pecah pelek ban yang membuyarkan balapannya. Marquez heran karena dirinya belum pernah mengalami kejadian seperti itu sebelumnya. Apalagi, bukan dirinya saja yang melintasi kerbs di tikungan yang sama sepanjang pekan balap GP Thailand.
"Kerbs dirancang agar bisa dilintasi dengan mudah. Hal terpenting adalah kehati-hatian saat kembali ke trek. Namun, aku merasakan benturan di pelek begitu diriku melintasinya. Kemudian, ban belakangku meledak," ujar Marc Marquez dikutip Speedweek.
"Aku sempat tergelincir di tikungan 4 dan memutuskan mengambil jalur di sisi luar trek walau harus kehilangan waktu. Namun, keputusan yang kelihatannya aman malah tidak optimal. Pelek makin rusak dalam kejadian itu. Pembalap melewati kerbs seperti itu ratusan kali saat sesi tes dan latihan tanpa ada masalah. Ini sangat aneh," sambungnya.