Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ketika Diggia Sulit Dibendung di MotoGP Spanyol 2026
Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio (AFP / Pierre-Philippe Marcou)
  • Fabio Di Giannantonio tampil impresif di MotoGP Spanyol 2026 dengan finis ketiga dan berhasil menembus tiga besar klasemen pembalap dunia.
  • Manajer VR46 Racing Team, Pablo Nieto, memuji kemampuan Diggia yang konsisten dan tangguh di berbagai kondisi lintasan, termasuk saat hujan.
  • Meski sukses naik podium, Diggia menegaskan pentingnya tetap fokus dan rendah hati karena musim balapan masih panjang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, jadi salah satu yang sulit dihentikan dalam seri MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez. Sejak sesi latihan bebas, pria yang akrab disapa Diggia itu sudah tancap gas.

Berlanjut di sesi kualifikasi, Diggia berhasil mengunci posisi ketiga, di bawah Johann Zarco dan Marc Marquez. Dalam sesi sprint race, dia finis kelima, dan saat masuk balapan, berhasil merebut podium dengan finis ketiga.

1. Puas dengan pencapaian selama di Jerez

Diggia mengaku puas dengan segala pencapaian yang didapat selama di Jerez. Apalagi, berkat keberhasilan masuk podium, dia merangsek masuk tiga besar klasemen pembalap.

"Saya sangat senang dengan level yang kami tunjukkan saat ini. Tentu saja, ini podium yang luar biasa dan kami harus berbahagia. Kami juga berada di posisi tiga besar klasemen dunia dan itu hebat," ujar Diggia, lewat keterangan resmi tim yang diterima IDN Times.

2. Pujian selangit dari Manajer VR46 Racing Team

Manajer VR46 Racing Team, Pablo Nieto, secara khusus memuji performa Diggia di Jerez. Dia salut akan kekuatan Diggia yang mampu beradaptasi di segala kondisi, bahkan lintasan basah sekalipun.

"Kami terbukti sangat kuat bersama Diggia sepanjang akhir pekan di Jerez dalam segala kondisi, bahkan saat lintasan basah yang biasanya menyulitkan. Podium kedua musim ini di Jerez adalah hasil luar biasa,” ujar Nieto.

3. Tetap berusaha untuk rendah hati

Terlepas dari hasil positif di Jerez, serta keberhasilannya menembus tiga besar klasemen pembalap MotoGP 2026, Diggia tetap berusaha untuk rendah hati. Apalagi, musim 2026 masih panjang.

"Kami melakukan pekerjaan yang hebat di MotoGP Spanyol 2026, tetapi kami harus tetap fokus dan tetap membumi. Musim masih sangat panjang, mari terus bekerja seperti ini dalam setiap seri," kata Diggia.

Editorial Team