Andrea Kimi Antonelli menjadi pembalap yang menarik perhatian pada 2026. Ia membuka musim secara gemilang dengan raih dua kemenangan di GP China dan GP Jepang. Kemenangan tersebut tak lepas dari keberhasilan Mercedes dalam mengeksekusi regulasi baru.
Kemenangan di GP China membuatnya menjadi pemenang balapan termuda kedua di Formula 1. Antonelli ketika itu masih berusia 19 tahun 6 bulan 18 hari. Hanya Max Verstappen yang lebih muda darinya ketika meraih kemenangan. Pada balapan yang sama, Antonelli memecahkan rekor sebagai pembalap termuda yang meraih pole position.
Kemenangan Antonelli di GP Jepang tak kalah spesial. Kemenangan tersebut membuatnya mengkudeta rekan setimnya, George Russell, dari puncak klasemen. Ia sekaligus menjadi pembalap termuda yang memimpin klasemen pembalap pada usia 19 tahun 7 bulan 4 hari. Antonelli memecahkan rekor Lewis Hamilton yang memimpin balapan pada usia 22 tahun 4 bulan 6 hari setelah GP Spanyol 2007.
Melihat performa apik Mercedes, Antonelli berpotensi besar menambah catatan kemenangannya. Ia bahkan bisa saja menjadi juara dunia jika tampil konsisten hingga akhir musim. Jika itu terjadi, Italia kembali memiliki juara dunia sejak Alberto Ascari pada 1953.
Pembalap Italia bersama tim Jerman atau sebaliknya terbukti menjadi kombinasi hebat di Formula 1. Mereka sukses meraih banyak kemenangan bahkan ada yang sampai menjadi juara dunia.