Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Fakta Kemenangan Kimi Antonelli di Formula 1 GP Jepang 2026

3 Fakta Kemenangan Kimi Antonelli di Formula 1 GP Jepang 2026
ilustrasi balap mobil (IDN Times/Mardya Shakti)
Intinya Sih
  • Kimi Antonelli menjuarai GP Jepang 2026 di Sirkuit Suzuka, meraih dua kemenangan beruntun pertamanya di Formula 1 setelah sebelumnya menang di GP China.
  • Antonelli menjadi pembalap ke-18 yang berhasil menaklukkan Sirkuit Suzuka, bergabung dengan deretan nama legendaris seperti Schumacher, Vettel, Hamilton, dan Verstappen.
  • Dengan total 72 poin, Antonelli kini memimpin klasemen pembalap dan mencetak rekor sebagai pemimpin klasemen termuda dalam sejarah Formula 1 pada usia 19 tahun 7 bulan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Balapan utama Formula 1 2026 GP Jepang telah dihelat pada Minggu (29/3/2026) siang WIB. Kimi Antonelli sukses merampungkan balapan di Sirkuit Suzuka sebagai pemenang. Pembalap Mercedes itu mengungguli Oscar Piastri dengan jarak 13,722 detik.

Keberhasilan Antonelli finis terdepan di GP Jepang menghadirkan sejumlah catatan menarik. Salah satunya ialah keberhasilan Antonelli masuk dalam jajaran pembalap peraih kemenangan di Sirkuit Suzuka. Apa saja pencapaian yang mengiringi kemenangan Antonelli pada balapan kali ini?

1. Kimi Antonelli meraih dua kemenangan beruntun untuk pertama kalinya di Formula 1

Kimi Antonelli memulai balapan GP Jepang 2026 dengan menempati posisi start terdepan. Namun, pembalap berkebangsaan Italia itu melorot ke posisi kelima pada awal balapan. Antonelli naik ke posisi keempat setelah menyalip Lando Norris di tikungan 16 pada lap kesebelas.

Pada lap 20, Antonelli naik ke posisi kedua setelah Charles Leclerc dan Oscar Piastri masuk pit untuk mengganti ban kepada jenis hard. Berselang dua lap, Antonelli kembali ke posisi terdepan menyusul George Russell masuk ke pit untuk pergantian ban kepada jenis yang sama. Kemudian, bendera kuning berkibar karena adanya insiden yang melibatkan Oliver Bearman. Mobil pembalap Haas itu melintir dan menabrak dinding pembatas di tikungan 13.

Insiden tersebut menyebabkan safety car masuk ke trek untuk memandu balapan. Antonelli memanfaatkan situasi dengan masuk ke pit untuk melakukan pergantian ban kepada jenis hard. Ia tetap menduduki posisi pertama setelah keluar pitlane.

Balapan kembali berjalan normal pada lap 28. Antonelli berhasil menjauh dari kejaran rival hingga lap pemungkas. Antonelli meraih dua kemenangan beruntun setelah GP China pada 15 Maret 2026. Ini juga merupakan kemenangan beruntun pertama bagi Antonelli dalam kariernya di Formula 1. Hasil pembalap yang masuk sepuluh besar dalam balapan utama GP Jepang 2026 dapat dilihat pada daftar berikut.

  1. Kimi Antonelli (Mercedes);
  2. Oscar Piastri (McLaren) +13,722 detik;
  3. Charles Leclerc (Ferrari) +15,270 detik;
  4. George Russell (Mercedes) +15,754 detik;
  5. Lando Norris (McLaren) +23,479 detik;
  6. Lewis Hamilton (Ferrari) +25,037 detik;
  7. Pierre Gasly (Alpine) +32,340 detik;
  8. Max Verstappen (Red Bull) +32,677 detik;
  9. Liam Lawson (Racing Bulls) +50,180 detik;
  10. Esteban Ocon (Haas) +51,216 detik.

2. Kimi Antonelli merupakan pembalap ke-18 yang meraih kemenangan di Sirkuit Suzuka

Sirkuit Suzuka telah melangsungkan balapan Formula 1 sebanyak 36 kali sejak 1987. Terdapat 18 pembalap yang berhasil menaklukkan sirkuit dengan panjang 5,807 kilometer tersebut. Kimi Antonelli adalah pembalap ke-18 yang naik podium tertinggi di sana.

Sementara itu, Michael Schumacher masih memegang status sebagai pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak di Sirkuit Suzuka. Pembalap berkebangsaan Jerman itu mengantongi enam kemenangan di sirkuit dengan nama lengkap Suzuka International Racing Course. Daftar lengkap pembalap yang menorehkan kemenangan di Sirkuit Suzuka adalah sebagai berikut:

  1. Michael Schumacher - 6 kemenangan;
  2. Sebastian Vettel - 4 kemenangan;
  3. Lewis Hamilton - 4 kemenangan;
  4. Max Verstappen - 4 kemenangan;
  5. Gerhard Berger - 2 kemenangan;
  6. Ayrton Senna - 2 kemenangan;
  7. Damon Hill - 2 kemenangan;
  8. Mika Hakkinen - 2 kemenangan;
  9. Alessandro Nannini - 1 kemenangan;
  10. Nelson Piquet - 1 kemenangan;
  11. Riccardo Patrese - 1 kemenangan;
  12. Rubens Barrichello - 1 kemenangan;
  13. Kimi Raikkonen - 1 kemenangan;
  14. Fernando Alonso - 1 kemenangan;
  15. Jenson Button - 1 kemenangan;
  16. Nico Rosberg - 1 kemenangan;
  17. Valtteri Bottas - 1 kemenangan;
  18. Kimi Antonelli - 1 kemenangan.

3. Kimi Antonelli menjadi pembalap termuda yang memimpin klasemen Formula 1

Kimi Antonelli membawa pulang 25 poin setelah finis pertama di GP Jepang 2026. Torehan itu menempatkannya sebagai pemimpin klasemen pembalap dengan koleksi 72 poin. Antonelli unggul 9 poin atas George Russell yang bercokol di peringkat kedua.

Capaian tersebut menghasilkan rekor terbaru untuk Antonelli. Ia menjadi pembalap termuda dalam sejarah Formula 1 yang memimpin klasemen. Antonelli melakukannya pada usia 19 tahun 7 bulan 4 hari. Ia mematahkan rekor yang telah dipegang Lewis Hamilton sejak GP Spanyol 2007. Adapun lima pembalap termuda yang pernah memimpin klasemen pembalap adalah sebagai berikut:

  1. Kimi Antonelli - 19 tahun 7 bulan 4 hari (GP Jepang 2026);
  2. Lewis Hamilton - 22 tahun 4 bulan 6 hari (GP Spanyol 2007);
  3. Bruce McLaren - 22 tahun 5 bulan 8 hari (GP Argentina 1960);
  4. Sebastian Vettel - 23 tahun 4 bulan 11 hari (GP Abu Dhabi 2010)
  5. Kimi Raikkonen - 23 tahun 5 bulan 6 hari (GP Malaysia 2003).

Formula 1 2026 masih menyisakan 19 seri balap. Kimi Antonelli berpeluang melanjutkan tren positif pada seri berikutnya berkaca dari konsistensi performa dalam tiga balapan awal musim ini. Bukan tidak mungkin, Antonelli memecahkan rekor lainnya pada musim kedua di Formula 1.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More