Ducati juga merevisi ride height device pada Desmosedici GP26. Mereka akan melakukan evolusi perangkat tersebut sebelum dilarang di MotoGP pada 2027. Walau begitu, Davide Barana tak mau menjelaskan secara perinci langkah revisi yang diambil Ducati.
"Prototipe pertama sistem ini yang kami bawa ke sirkuit balap hanya untuk permulaan. Hal ini akan diikuti dengan pengembangan lebih lanjut agar sistem ini dapat dipakai sepanjang musim. Tahun ini kami akan mengambil langkah lainnya, tetapi aku tak bisa memberitahunya secara perinci," ujar Davide Barana.
Peningkatan Ducati terhadap Desmosedici GP26 akan mendapatkan ujian sesungguhnya saat MotoGP 2026 bergulir. Sebelum itu, mereka masih punya kesempatan melakukan pengujian terhadap motor tersebut saat tes pramusim di Sepang, Malaysia, pada 3--5 Februari 2026 dan di Buriram, Thailand, pada 21--22 Februari 2026. Ducati bakal memanfaatkan itu untuk mendapat data penting terkait performa Desmosedici GP26.
Terlepas dari itu, usaha Ducati meningkatkan performa Desmosedici GP26 adalah sinyal kuat dari ambisi mereka di kejuaraan. Minimnya keuntungan yang didapat dari posisi konsesi tak menyurutkan langkah mencari cara menjaga dominasi. Akankah kedigdayaan Ducati kembali terjaga tahun ini? Mari kita lihat saja nanti!