Jack Miller Bidik Status Pembalap Yamaha Terbaik di MotoGP 2026

- Yamaha memasuki era mesin V4, menghadapi tantangan di lintasan lurus
- Jack Miller andalan Yamaha dengan pengalaman panjang di atas motor bermesin V4
- Miller membidik status pembalap Yamaha terbaik dan target jangka panjang di MotoGP 2027
Sampai dengan 2025, Yamaha adalah satu-satunya pabrikan MotoGP yang masih mengandalkan mesin berkonfigurasi inline-4. Namun, status itu bakal berubah pada 2026. Pabrikan berlogo garpu tala memulai era baru dengan memasangkan mesin V4 pada YZR-M1.
Menariknya, dari empat pemacu Yamaha, hanya Jack Miller yang punya sedekade pengalaman menggeber mesin V4. Tak heran, pembalap yang berseragam Prima Pramac Racing itu optimistis bisa tampil maksimal. Miller memasang target tinggi pada tahun keduanya bersama pabrikan Iwata.
1. Yamaha memasuki era mesin berkonfigurasi V4
Inline-4 sejatinya punya keunggulan tersendiri. Di tikungan, mesin ini lebih lincah dan mudah dikendalikan. Hanya saja, YZR-M1 bermesin inline-4 jadi bulan-bulanan motor bermesin V4 di lintasan lurus.
Tak ingin terus-terusan diasapi Ducati, Aprilia, KTM, dan Honda, opsi beralih ke mesin V4 adalah langkah logis yang diambil Yamaha. Sebagai catatan, pembalap pertama yang menjajal Yamaha bermesin V4 saat balapan adalah Augusto Fernandez. Pembalap penguji pabrikan Iwata tersebut finis P14 main race di Sirkuit Misano pada musim 2025.
2. Jack Miller punya pengalaman panjang di atas motor bermesin V4
Jack Miller pernah memacu Honda pada musim 2015—2017, lalu menggeber Ducati pada 2018—2022, kemudian mengendarai KTM pada 2023—2024. Selama sedekade tersebut, Miller mengumpulkan 23 podium, termasuk 4 kemenangan. Rinciannya, ia pernah 1 kali jadi kampiun di atas Honda dan 3 kali menang bersama Ducati.
Sebagai rider paling berpengalaman di atas mesin V4, Jack Miller tentu jadi salah satu andalan Yamaha. Miller sudah pernah mencoba YZR-M1 V4 pada tes di Sirkuit Misano dan tes pramusim di Sirkuit Valencia. Ia punya kesan positif pada tunggangan anyarnya itu.
“Tantangan baru dengan mesin V4, dan aku tak sabar untuk melihat apa yang bisa kita capai dengan motor ini. Kesan pertama dengan mesin V4 ini bagus, tentu saja masih ada yang harus dikembangkan dan kami masih harus mengujinya (pada tes pramusim 2026) di Malaysia dan Thailand,” kata Miller dilansir Crash.
3. Jack Miller membidik status pembalap Yamaha terbaik
Di atas kertas, Jack Miller punya kans besar untuk tampil prima. Di antara rider Yamaha lainnya, hanya Miller yang pernah menggeber mesin V4. Fabio Quartararo dan Alex Rins dari tim pabrikan Monster Energy Yamaha, serta rookie Toprak Razgatlioglu dari tim Prima Pramac Racing terhitung debutan di atas mesin V4 MotoGP. Tak heran, Miller membidik status pembalap Yamaha terbaik di musim 2026.
“Targetnya, pertama adalah untuk memahami posisi kami dengan motor baru ini. Namun, target utama bagiku adalah untuk menjadi pembalap Yamaha terbaik. Dan jika aku bisa melakukannya, maka aku akan berada di posisi yang bagus (untuk bernegosiasi tempat pada MotoGP 2027),” kata rider berjuluk The Thriller itu dikutip Crash.
4. Target jangka panjang Miller adalah tetap bersama Yamaha di MotoGP 2027
MotoGP memang akan berganti era pada 2027. Mulai musim depan, semua pabrikan akan menggunakan mesin berkapasitas 850cc. Jack Miller punya harapan untuk tetap berlaga di ajang Grand Prix bersama Yamaha.
“Targetku adalah tetap bersama Yamaha dan berada di grid musim 2027 ketika regulasi baru mulai diberlakukan,” ujar pembalap asal Australia ini dilansir Crash.
Jack Miller debut bersama Yamaha pada 2025 saat YZR-M1 masih bermesin inline-4. Hasil terbaiknya adalah finis P5 main race di seri Amerika dan finis P4 sprint di seri Australia. Ia menempati peringkat ke-17 pada klasemen akhir. Di atas mesin V4, bisakah Miller mendulang hasil lebih baik dan mencapai targetnya?

















