Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menpora Erick Thohir Kecam Dugaan Pelecehan Seksual di Kickboxing
Ketua KOI Raja Sapta Oktohari (kiri), Menpora Erick Thohir (kanan), Dubes Indonesia untuk Malaysia Mohammad Iman Hascarya Kusumo (kanan) di kantor Kemenpora, Jumat (20/2/2026). (IDN Times/Tino).
  • Menpora Erick Thohir mengecam keras dugaan pelecehan seksual di cabang olahraga kickboxing yang melibatkan pelatih sekaligus ketua pengurus Kickboxing Indonesia Jawa Timur.
  • Erick menegaskan dunia olahraga harus menjadi ruang aman dan bermartabat, serta mendukung penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan kekuasaan atas atlet.
  • Atlet kickboxing putri Viona Amalia Putri mengungkapkan dirinya sebagai korban melalui Instagram, dan polisi telah menetapkan seorang petinggi organisasi kickboxing Jawa Timur sebagai tersangka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kasus dugaan pelecehan seksual ternyata tidak hanya terjadi di cabang olahraga (cabor) panjat tebing saja. Yang terbaru, ada di cabor kickboxing, dan itu membuat Menpora Erick Thohir geram lagi.

“Cerita atlet kickboxing tentang kekerasan seksual yang dialaminya sungguh membuat kita semua terluka. Saya merasakan kepedihan ketika membaca proses dan perjuangan korban untuk mendapatkan keadilan dengan melaporkan tindakan pelecehan kepada berbagai pihak," ujar Erick dalama keterangannya.

1. Ironis ketika terduga pelaku adalah pelatih dan ketua pengurus

Ilustrasi pelecehan seksual. (IDN Times/Arief Rahmat)

Erick makin geram, karena terduga pelaku pelecehan seksual ini adalah pelatih dan ketua pengurus Kickboxing Indonesia Jawa Timur. Semestinya, mereka amanah dalam mengayomi, menjaga, membantu dan membina atlet.

"Saya hargai keberanian korban untuk bercerita, tentu bukan hal mudah untuk mengatasi trauma pahit itu, tapi korban berani bersuara agar tindakan serupa tidak terulang,” ujar Menpora Erick.

2. Erick geram ada orang-orang menyalahgunakan kewenangan

ilustrasi Pelecehan Seksual (IDN Times/Aditya Pratama)

Erick mengungkapkan, dari dua kasus terakhir kekerasan seksual pada atlet yang naik ke jalur hukum, terduga pelakunya merupakan pelatih yang menyalahgunakan kewenangan pada atlet. Dia pun mengecam hal tersebut.

"Kami mengecam keras penyalahgunaan kekuasaan ini. Dunia olahraga harus menjadi ruang yang aman, bermartabat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Saya berharap dengan ditetapkannya terduga pelaku sebagai tersangka, keadilan bagi korban dapat ditegakkan,” beber Erick.

3. Atlet kickboxing putri Indonesia akhirnya bersuara

Ilustrasi pelecehan seksual (IDN Times/Aditya Pratama)

Atlet kickboxing putri Indonesia, Viona Amalia Putri buka suara dan mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual. Pengakuan ini disampaikan secara terbuka melalui Instagram @viona_dinda.

Kasus tersebut diduga melibatkan seorang petinggi organisasi kickboxing di Jawa Timur. Polisi disebutkan telah menetapkan WPC sebagai tersangka setelah penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Jawa Timur.

Dalam unggahan di Instagram, Viona mengaku selama ini memilih diam karena takut dengan posisi pelaku yang memiliki jabatan tinggi di dunia olahraga. Viona mengatakan tekanan sebagai atlet membuatnya merasa harus fokus pada prestasi, bukan pada masalah pribadi yang dialaminya.

“Aku diam bukan karena kalah. Aku diam karena sedang mempersiapkan kemenangan dan saat aku menjadi juara, dunia akan mendengar kisah yang selama ini kupendam,” tulis Viona.

Menurut Viona, keputusan penetapan pelaku sebagai tersangka terjadi pada 12 Februari 2026. Pada 24 Februari 2026 Viona menyebutkan pengurus Kickboxing Indonesia mengeluarkan surat penonaktifan terhadap pelaku.

Editorial Team