Sejumlah pembalap menyuarakan kekhawatiran yang mendalam terhadap ketidakpastian prosedur start di Formula 1 2026. Pierre Gasly memprediksi bahwa momen awal balapan akan menjadi momen yang diingat oleh semua orang karena berpotensi menimbulkan kerumitan. Sementara, Charles Leclerc memperkirakan akan terjadi kekacauan di lintasan karena simulasi tidak mampu sepenuhnya memprediksi dinamika saat puluhan mobil balap melaju bersamaan.
“Ya, aku menduga akan ada sedikit kekacauan. Aku merasa masih banyak hal yang belum jelas. Ya, kami berusaha menyimulasikan sebanyak mungkin situasi, tetapi tidak ada yang bisa menyimulasikan ketidakpastian yang kamu hadapi saat balapan dimulai,” jelas Charles Leclerc dalam pemberitaan GPblog.
Kepala tim McLaren Andrea Stella melihat prosedur start sebagai elemen risiko keselamatan utama yang menuntut perhatian khusus. Sedangkan, Valtteri Bottas menekankan bahwa semua pihak di Formula 1 masih dalam tahap pembelajaran untuk memahami prosedur itu. Masalah ketepatan waktu dalam prosedur itu dianggap sebagai tantangan teknis signifikan yang akan memengaruhi seluruh pembalap tanpa terkecuali.