Jakarta, IDN Times - Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dan Indonesian Basketball League (IBL) bertekad membuat integritas IBL 2026 terjaga. Alhasil, mereka menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kepala Badan Legal, Etik, dan Disiplin DPP Perbasi Fritz Edward Simanjuntak menyebut kerja sama dengan BNN ini jadi respons atas sejumlah temuan pelanggaran musim sebelumnya, termasuk soal kasus Jarred Shaw.
"Kami tahu pengalaman apa yang terjadi di tahun 2025 (kasus Jarred Shaw) dan kami berharap hal tersebut tidak terjadi lagi di tahun 2026," kata Fritz dalam sesi jumpa pers.
