IBL Buka Potensi Semifinal dan Final Jadi Best of Seven Seperti NBA

- IBL 2026 terapkan best of five di semifinal dan final
- Kekuatan tim di IBL sudah relatif seimbang
- IBL 2026 sajikan total 110 laga di musim reguler
Jakarta, IDN Times - Indonesian Basketball League (IBL) terus melakukan pengembangan. Bahkan, mereka sudah punya rencana untuk menerapkan format best of seven di semifinal dan final, laiknya NBA.
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, tidak menampik adanya rencana tersebut. Tentunya, jika tren kompetisi dan antusiasme penonton di IBL terus meningkat setiap tahunnya.
"Kalau penuh, kemudian pendapatan tiketnya bagus, laga-nya ditambah, mudah-mudahan responss dan impact untuk timnya juga semakin baik," ujar Junas kepada awak media di Jakarta, Selasa (6/1/2026).
1. IBL 2026 terapkan best of five di semifinal dan final

Khusus untuk IBL 2026 ini, format best of three di semifinal dan final diganti dengan best of five. Ini jadi pembaruan tersendiri, dan ada alasan yang membuat IBL berani menerapkan pembaruan tersebut.
"Dari data dalam beberapa tahun terakhir, kami melihat di semifinal dan final itu secara rata-rata pemenangnya harus ditentukan hingga laga ketiga. Oleh sebab itu jumlah pertandingannya sudah layak untuk ditambah," ujar Junas.
2. Kekuatan tim di IBL sudah relatif seimbang

Berdasarkan evaluasi IBL, kekuatan tim relatif seimbang dengan kualitas laga yang tinggi. Selain aspek kompetitif, faktor penonton menjadi pertimbangan penting dalam penerapan format yang baru.
Khusus untuk laga semifinal dan final, laga-laga ini selalu mendapat respons positif dari publik, dengan tingkat keterisian arena yang tinggi di berbagai kota penyelenggara. Hal ini memberi efek positif bagi klub.
3. IBL 2026 sajikan total 110 laga di musim reguler

Untuk IBL 2026, akan ada total 110 pertandingan yang tersaji di musim reguler, dengan 11 klub yang turut serta. Setelahnya, akan ada 12 laga play-off, kemudian 10 laga di semifinal dan final.
Menarik untuk melihat, akankah format best of seven ala NBA diterapkan di IBL kelak. Jika itu terjadi, pertanda level kompetisi basket Indonesia sudah meningkat.


















