Serba-Serbi IBL 2026, Termasuk Best of Five di Semifinal dan Final

- Aturan baru IBL 2026 termasuk tiga pemain asing dan best of five di semifinal dan final.
- IBL mendekatkan diri dengan masyarakat melalui inovasi digital, distribusi konten, komunitas basket, dan event pra-musim.
- IBL 2026 akan memulai tip-off pada 10 Januari dengan empat laga termasuk pertemuan finalis musim lalu, Dewa United Banten dan Pelita Jaya.
Jakarta, IDN Times - Indonesian Basketball League (IBL) akan dihelat lagi. Peresmian dibukanya IBL 2026 tuntas terlaksana di FX Sudirman, Selasa (6/1/2026).
Seiring memasuki musim baru, IBL menghadirkan beberapa banyak pembaruan. Mulai dari segi aturan, sampai kedekatan dengan fans yang berusaha untuk mereka kejar.
1. Beberapa aturan baru yang diterapkan

Memasuki IBL 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan. Terkait pemain asing, setiap tim boleh mendaftarkan tiga pemain asing, termasuk di dalamnya heritage/naturalisasi.
Kemudian, saat memasuki play-off, tepat di semifinal dan final, format best of three berubah jadi best of five. Tentu, IBL 2026 ini masih mengusung format kandang dan tandang, meski ada pengurangan tim jadi 11 musim ini.
2. IBL mendekatkan diri dengan masyarakat

Tak hanya menghadirkan tontonan di lapangan, IBL terus memperkuat hubungannya dengan publik. IBL menghadirkan berbagai inovasi untuk terus mendekatkan diri dengan fans musim ini.
Mereka berinovasi di bidang digital, memperluas distribusi konten lintas platform, mengaktifkan komunitas basket, hingga menyelenggarakan berbagai event pra-musim di sejumlah kota besar. Ini jadi bukti komitmen dari IBL.
"Kedekatan antara liga dan masyarakat menjadi hal utama yang ingin kami bangun pada musim ini. Kami ingin menghadirkan liga yang dapat dinikmati dengan mudah, baik di arena maupun melalui berbagai platform,” ujar Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, dalam sesi jumpa pers.
3. IBL 2026 hadirkan laga panas

IBL 2026 akan memulai tip-off pada 10 Januari mendatang. Akan ada empat laga yang tersaji pada hari tersebut, salah satunya pertemuan finalis musim lalu, Dewa United Banten dan Pelita Jaya.
IBL 2026 diproyeksikan menghadirkan kompetisi yang semakin ketat dan atraktif. Persiapan klub yang lebih matang, kualitas pemain yang semakin merata, serta meningkatnya level permainan membuat setiap pertandingan diprediksi berlangsung intens dan penuh drama.



















