Percasi DKI Jakarta tuntas gelar Kejurda 2026. (Dok. Percasi DKI Jakarta)
Legenda catur Indonesia sekaligus pembina Percasi, GM Utut Adianto, turut mengapresiasi penyelenggaraan Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026.
Menurut Utut, penggunaan hotel sebagai lokasi pertandingan memberikan suasana berbeda sekaligus dapat meningkatkan motivasi para pecatur untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
Meski demikian, Utut memberikan sejumlah masukan agar kualitas penyelenggaraan kejuaraan pada masa mendatang semakin meningkat. Salah satunya dengan memperkuat tim teknis dan menambah jumlah babak pertandingan.
"Saran saya ke depannya mesti diperkuat tim teknis. Semoga diperbanyak babaknya, minimal sembilan pertandingan dan berlangsung 90 menit sehingga kualitas akan semakin meningkat," ujarnya.
Sebagai juara kategori open, Novendra mengapresiasi penyelenggaraan Kejurda DKI Jakarta tahun ini. Menurutnya, kualitas pelaksanaan dan persaingan yang tersaji menunjukkan keseriusan Percasi DKI Jakarta dalam membina atlet.
Persaingan tersebut membuat Novendra optimistis DKI Jakarta mampu mempertahankan predikat juara umum pada Kejurnas Catur 2026 di Banten.
"Dari Kejurda ini, saya yakin DKI Jakarta bisa mempertahankan gelar juara umum di Kejurnas dan bahkan meraih lebih dari enam emas di bawah kepemimpinan Ketum Pak Kenneth yang sangat perhatian dengan para atlet," tegasnya.
Dengan berakhirnya Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026, perhatian Percasi DKI Jakarta kini beralih ke Kejurnas Catur ke-51 di Banten. Jakarta sudah punya modal untuk bersaing.