Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pebulu Tangkis Indonesia dengan Hasil Terburuk di Hylo Open 2026
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Alexey Demidov)
  • Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum langsung tersingkir pada babak pertama Hylo Open 2026 setelah kalah dua gim.
  • Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin terhenti pada babak kedua.
  • Sejumlah wakil Indonesia, termasuk pasangan unggulan, kalah dari lawan berperingkat lebih rendah; tersingkirnya Raymond/Nikolaus membuat Indonesia tanpa wakil ganda putra di perempat final.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hylo Open 2026 menjadi salah satu turnamen yang menghadirkan hasil kurang memuaskan bagi sejumlah pebulu tangkis Indonesia. Beberapa pebulu tangkis Merah Putih belum mampu melangkah jauh dan harus mengakhiri perjuangan lebih awal. Hasil tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Indonesia dalam persaingan turnamen BWF World Tour Super 500 ini. Berikut lima pebulu tangkis Indonesia dengan hasil terburuk di Hylo Open 2026.

1. Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi langsung gugur pada babak pertama

Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi menjadi pebulu tangkis Indonesia pertama yang gugur di Hylo Open 2026. Ganda putra muda itu terhenti langkahnya pada babak pertama setelah kalah dari wakil Ceko, yang berada di peringkat 45 dunia, Jiri Kral/Ondrej Kral. Meskipun unggul dari segi peringkat, mereka kalah mudah 2 game langsung dengan skor 16-21 dan 17-21 hanya dalam waktu 27 menit.

2. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga tumbang pada babak pertama

Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga harus mengakhiri perjalanannya lebih awal di Hylo Open 2026. Ganda putri yang berpredikat unggulan kedua itu secara mengejutkan langsung tumbang pada babak pertama. Mereka kalah dari ganda putri tuan rumah yang baru menduduki peringkat 106 dunia, yakni Stine Kuespert/Isabel Lohau. Dalam duel 2 game langsung yang berdurasi 40 menit, mereka kalah dengan skor 14-21 dan 19-21. Kekalahan itu memastikan mereka menjadi ganda putri Indonesia pertama dan satu-satunya yang langsung gugur pada babak pertama.

3. Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu angkat koper pada babak kedua

Pebulu tangkis Indonesia selanjutnya yang berakhir dengan hasil buruk di Hylo Open 2026 adalah Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Ganda campuran yang belum genap satu bulan dipasangkan itu angkat koper pada babak kedua. Langkah mereka terhenti setelah kalah dalam derbi kontra Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang diunggulkan di urutan kelima. Mereka kalah dalam pertandingan 2 game yang berlangsung sengit selama 38 menit dengan skor tipis 18-21 dan 20-22. Dengan hasil itu, mereka menjadi ganda campuran Indonesia pertama yang tersingkir dari Hylo Open 2026.

4. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani keok pada babak kedua

Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga termasuk pebulu tangkis Indonesia dengan hasil buruk di Hylo Open 2026. Ganda putra unggulan pertama itu tampil mengecewakan dengan tumbang pada babak kedua. Mereka kalah dari ganda putra Malaysia yang bertengger di peringkat 74 dunia, Aaron Tai/Yap Roy King. Dalam pertandingan sengit 2 game yang berlangsung selama 39 menit, mereka kalah dengan skor tipis 20-22 dan 19-21.

5. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga tersingkir pada babak kedua

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus mengakhiri langkahnya lebih awal di Hylo Open 2026. Datang dengan status unggulan keempat, ganda putra itu secara mengejutkan kalah pada babak kedua alih-alih melaju hingga semifinal. Laju mereka dihentikan William Kryger Boe/Rasmus Espersen, ganda putra Denmark yang baru menduduki peringkat 237 dunia. Mereka kalah 2 game langsung dengan skor 14-21 dan 19-21 dalam waktu 35 menit. Kekalahan mereka memastikan Indonesia tidak lagi mempunyai wakil ganda putra pada perempat final Hylo Open 2026.

Sebagian besar pebulu tangkis Indonesia yang tersingkir lebih awal di Hylo Open 2026 kalah dari pemain yang memiliki peringkat lebih rendah. Bahkan, beberapa di antaranya kalah dari pemain yang peringkatnya masih di angka ratusan. Hasil ini perlu menjadi catatan evaluasi tersendiri bagi para pemain dan tim pelatih terutama dalam mempersiapkan strategi serta menjaga konsistensi permainan saat menghadapi lawan dengan karakteristik berbeda.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article