Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemenang Balapan Sprint MotoGP Amerika Serikat pada 4 Edisi Terakhir
Francesco Bagnaia saat menjalani pekan balap GP Malaysia 2025. (commons.wikimedia.org/Liauzh)
  • Jorge Martin menjuarai balapan sprint MotoGP Amerika Serikat 2026 setelah start dari posisi ketujuh dan menyalip Francesco Bagnaia di lap terakhir dengan selisih 0,755 detik.
  • Sejak debut sprint di COTA tahun 2023, empat pembalap berbeda meraih kemenangan: Francesco Bagnaia (2023), Maverick Vinales (2024), Marc Marquez (2025), dan Jorge Martin (2026).
  • Balapan sprint berdurasi pendek ini memberi 12 poin bagi pemenang, menjadikannya faktor penting dalam perebutan posisi teratas klasemen pembalap MotoGP setiap musim.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Balapan sprint MotoGP Amerika Serikat 2026 telah digelar pada Minggu (29/3/2026) dini hari WIB. Jorge Martin berhasil menuntaskan balapan berdurasi 10 lap sebagai pemenang. Pembalap Aprilia Racing itu finis di depan Francesco Bagnaia dengan keunggulan 0,755 detik.

Sejak pertama kali dihelat pada 2023, terdapat empat pembalap yang merengkuh kemenangan pada balapan sprint di Circuit of The Americas (COTA). Martin termasuk salah satunya. Lalu, siapa pembalap lainnya yang merampungkan sesi balapan tersebut di posisi terdepan?

1. Francesco Bagnaia menjadi pemenang balapan sprint GP Amerika Serikat pertama pada 2023

Francesco Bagnaia merupakan pembalap pertama yang merengkuh kemenangan pada balapan sprint GP Amerika Serikat. Pembalap Ducati Lenovo Team itu finis terdepan dalam sesi balap tersebut pada 2023. Bagnaia memulai balapan sebagai pole-sitter.

Bagnaia mampu meredam perlawanan Alex Rins yang mengincar posisi pertama pada lap awal. Pembalap berkebangsaan Italia itu terus memimpin balapan hingga lap terakhir. Bagnaia finis di depan Rins dengan jarak 2,545 detik.

Itu menjadi kemenangan kedua bagi Bagnaia dalam tiga balapan sprint pada awal MotoGP 2023. Sebelumnya, Bagnaia melintasi garis finis sebagai pemenang di GP Portugal. Ia mengungguli Jorge Martin dengan jarak 0,307 detik.

2. Maverick Vinales mengasapi Marc Marquez pada balapan sprint GP Amerika Serikat 2024

Maverick Vinales berhasil tampil mengesankan pada balapan sprint GP Amerika Serikat 2024. Pembalap berjuluk Top Gun itu melintasi garis finis sebagai pemenang. Vinales yang memulai balapan dari pole position langsung memimpin balapan.

Marc Marquez menempel ketat Vinales sembari mencari momentum mengambil alih posisi pimpinan balapan. Namun, Vinales berhasil menjauh dari kejaran rekan senegaranya itu. Pembalap bernomor motor 12 itu sukses menyabet kemenangan dengan keunggulan 2,294 detik atas Marquez.

Itu merupakan kemenangan sprint kedua secara beruntun bagi Vinales setelah GP Portugal. Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan sprint terakhir Vinales bersama Aprilia Racing. Ia bergabung dengan KTM Tech3 pada 2025.

3. Marc Marquez menuntaskan balapan sprint GP Amerika Serikat 2025 sebagai pemenang

Marc Marquez menghadapi balapan sprint GP Amerika Serikat 2025 dengan modal mentereng. Pembalap bernomor motor 93 itu lebih dulu sapu bersih kemenangan sprint serta balapan utama GP Thailand dan Argentina. Selain itu, Marquez meraih posisi start terdepan untuk balapan di COTA.

Namun, Marquez harus menghadapi perlawanan dari Francesco Bagnaia dan Alex Marquez tepat setelah lampu start padam. Ketiga pembalap berduel dalam perebutan posisi pimpinan balapan selama lap pertama. Selepas itu, Marquez mampu menjauh dari kejaran rivalnya.

Pada akhirnya, Marquez mampu menuntaskan balapan sebagai pemenang. Ia finis di depan Alex Marquez dengan keunggulan 0,795 detik. Hasil tersebut memperpanjang rentetan kemenangan sprint untuk Marquez menjadi tiga kali pada awal musim 2025.

4. Jorge Martin merebut kemenangan sprint GP Amerika Serikat 2026 setelah memulai balapan dari posisi ketujuh

Jorge Martin memulai balapan sprint GP Amerika Serikat dari posisi ketujuh. The Martinator naik ke posisi keenam setelah menyalip Marco Bezzecchi. Tak berselang lama, Martin menduduki posisi keempat setelah Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio terjatuh di tikungan 12.

Pada lap keempat, Martin mengasapi Joan Mir di tikungan pertama untuk berada di posisi ketiga. Setelah itu, Martin mampu menyalip Pedro Acosta pada lap yang sama untuk bercokol di posisi kedua. Pembalap bernomor motor 89 itu mengejar Francesco Bagnaia yang memimpin jalannya balapan.

Pada lap ketujuh, Bezzecchi sempat menyalip Martin untuk mengambil alih posisi kedua. Namun, Martin kembali berada di posisi kedua selepas Bezzecchi terjatuh di tikungan 11 pada lap kedelapan. Setelah itu, Martin kembali mengejar Bagnaia guna merebut posisi finis terdepan.

Usaha tersebut membuahkan hasil pada lap pemungkas. Martin menyalip di tikungan 12 memanfaatkan daya cengkeram ban belakang motor milik Bagnaia yang sudah tidak optimal. Martin mempertahankan keunggulannya hingga bendera finis berkibar.

Keempat pembalap telah membuktikan performa mereka pada balapan sprint GP Amerika Serikat. Meski berdurasi pendek, balapan sprint memiliki pengaruh dalam kontestasi di kejuaraan. Pembalap yang finis pertama akan mendapatkan 12 poin. Jumlah tersebut setidaknya membantu saat bersaing memperebutkan posisi tertinggi di klasemen pembalap.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team