Jorge Martin memulai balapan sprint GP Amerika Serikat dari posisi ketujuh. The Martinator naik ke posisi keenam setelah menyalip Marco Bezzecchi. Tak berselang lama, Martin menduduki posisi keempat setelah Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio terjatuh di tikungan 12.
Pada lap keempat, Martin mengasapi Joan Mir di tikungan pertama untuk berada di posisi ketiga. Setelah itu, Martin mampu menyalip Pedro Acosta pada lap yang sama untuk bercokol di posisi kedua. Pembalap bernomor motor 89 itu mengejar Francesco Bagnaia yang memimpin jalannya balapan.
Pada lap ketujuh, Bezzecchi sempat menyalip Martin untuk mengambil alih posisi kedua. Namun, Martin kembali berada di posisi kedua selepas Bezzecchi terjatuh di tikungan 11 pada lap kedelapan. Setelah itu, Martin kembali mengejar Bagnaia guna merebut posisi finis terdepan.
Usaha tersebut membuahkan hasil pada lap pemungkas. Martin menyalip di tikungan 12 memanfaatkan daya cengkeram ban belakang motor milik Bagnaia yang sudah tidak optimal. Martin mempertahankan keunggulannya hingga bendera finis berkibar.
Keempat pembalap telah membuktikan performa mereka pada balapan sprint GP Amerika Serikat. Meski berdurasi pendek, balapan sprint memiliki pengaruh dalam kontestasi di kejuaraan. Pembalap yang finis pertama akan mendapatkan 12 poin. Jumlah tersebut setidaknya membantu saat bersaing memperebutkan posisi tertinggi di klasemen pembalap.