Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Performa 4 Wakil Unggulan Pebulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Lisa A)

Cabor bulu tangkis Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, mulai memasuki babak akhir dengan persaingan perebutan medali yang semakin ketat. Indonesia menurunkan 10 wakil terbaiknya dengan empat wakil yang berstatus unggulan. Namun, keempat wakil unggulan tersebut dipastikan gagal meraih medali emas, dengan dua wakil tersingkir tanpa medali dan dua lainnya meraih perunggu. Lantas, bagaimana performa keempat unggulan pebulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026?

1. Putri Kusuma Wardani [6] terhenti pada babak 16 besar

Putri Kusuma Wardani yang berstatus unggulan keenam harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar Asian Games 2026. Tunggal putri Indonesia tersebut kalah dari wakil India, Unnati Hooda, melalui dua game langsung dengan skor 19-21 dan 13-21. Pertandingan tersebut berlangsung selama 39 menit.

Kekalahan ini membuat rekor pertemuan Putri dan Unnati kini menjadi imbang 1-1. Hasil tersebut sekaligus memastikan Indonesia tidak meraih medali dari sektor tunggal putri pada Asian Games 2026. Sebelumnya, Putri menjadi salah satu harapan Indonesia setelah menyandang status unggulan di nomor ini.

2. Jonatan Christie [1] keok pada laga perempat final

Jonatan Christie yang tampil sebagai unggulan pertama harus terhenti pada babak perempat final Asian Games 2026. Tunggal putra Indonesia tersebut kalah dari wakil Singapura, Loh Kean Yew, dalam dua game langsung dengan skor 14-21 dan 19-21. Pertandingan berlangsung selama 43 menit dan membuat Jonatan gagal meraih medali.

Hasil ini menjadi kekalahan pertama Jonatan dari Loh Kean Yew setelah sebelumnya selalu menang dalam 10 pertemuan. Rekor pertemuan keduanya pun berubah menjadi 10-1 untuk keunggulan Jonatan. Kekalahan tersebut sekaligus membuat Indonesia gagal menambah medali dari sektor tunggal putra.

3. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri [2] harus puas dengan medali perunggu

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang berstatus unggulan kedua harus terhenti di babak semifinal Asian Games 2026. Mereka kalah dari pasangan unggulan ketiga asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang, melalui pertarungan tiga game dengan skor 17-21, 21-13, dan 9-21 dalam durasi satu jam. Hasil tersebut membuat Fajar/Fikri gagal melaju ke final dan harus puas dengan medali perunggu.

Kekalahan ini juga menggagalkan peluang terciptanya all Indonesian final di sektor ganda putra. Sebelumnya, satu pasangan Indonesia lainnya berhasil mengamankan tempat di partai puncak sehingga final sesama wakil Merah Putih sempat terbuka. Dengan hasil ini, Fajar/Fikri menjadi wakil Indonesia kedua yang dipastikan membawa pulang medali dari cabor bulu tangkis Asian Games 2026.

4. Alwi Farhan [6] juga gagal melaju ke babak final

Alwi Farhan yang berstatus unggulan keenam juga harus mengakhiri langkahnya di babak semifinal Asian Games 2026. Ia kalah dari tunggal putra unggulan kedua asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dalam dua game langsung dengan skor 13-21 dan 15-21 selama 49 menit. Hasil tersebut membuat Alwi harus puas dengan medali perunggu.

Alwi masih belum mampu meraih kemenangan atas Kunlavut dalam lima pertemuan mereka. Kekalahan ini menjadi yang kelima bagi Alwi dari tunggal putra terbaik Thailand tersebut. Dengan hasil itu, Alwi menjadi wakil Indonesia kedua yang meraih medali perunggu dari sektor tunggal putra di Asian Games 2026.

Perjalanan wakil unggulan Indonesia di Asian Games 2026 akhirnya berakhir tanpa tambahan medali emas. Hasil yang diraih terdiri dari dua wakil yang tersingkir tanpa medali dan dua lainnya yang membawa pulang medali perunggu. Catatan tersebut menjadi gambaran perjalanan Indonesia dalam persaingan cabor bulu tangkis pada Asian Games 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article