Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perjalanan Denver Nuggets di NBA Playoff 2026, Tumbang di 1st Round
arena Denver Nuggets di NBA (unsplash.com/lgnwvr)
  • Denver Nuggets tersingkir di putaran pertama NBA Playoff 2026 setelah kalah 2-4 dari Minnesota Timberwolves, meski sempat unggul lebih dulu di awal seri.
  • Nuggets kesulitan mencetak poin di kandang lawan karena pertahanan solid Timberwolves yang dipimpin Rudy Gobert dan Jaden McDaniels membatasi ruang gerak Nikola Jokic serta Jamal Murray.
  • Cedera Aaron Gordon dan Peyton Watson membuat pertahanan Nuggets rapuh, sementara inkonsistensi pemain pelapis memperparah performa tim hingga gagal melangkah lebih jauh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Denver Nuggets mesti menutup perjalanan mereka di NBA 2025/2026. Mereka kalah dari Minnesota Timberwolves di NBA Playoff. Nuggets tumbang dalam enam seri putaran pertama babak pascamusim reguler Wilayah Barat pada 2026.

Nikola Jokic dkk terpaksa pulang dengan tangan hampa. Mereka lagi-lagi gagal juara setelah menyegel gelar pada 2023. Namun, musim ini tetap masuk catatan sejarah Nuggets, yang selalu lolos ke playoff sejak 2019.

1. Denver Nuggets keok 2-4 pada putaran pertama NBA Playoff 2026

Denver Nuggets otomatis masuk ke babak pascamusim reguler karena finis ketiga di Wilayah Barat. Mereka hanya perlu mengalahkan Minnesota Timberwolves yang finis tiga posisi lebih rendah dari mereka. Namun, Timberwolves ternyata memberi perlawanan sengit dalam enam seri.

Meski finis keenam pada musim reguler, Timberwolves masih lebih tangguh dari Nuggets. Mereka membawa pulang 4 kemenangan dalam 6 seri. Timberwolves membuat Nuggets yang finis di posisi lebih tinggi menganggung malu. Mereka menegaskan kehebatan mereka di hadapan penggemar sendiri di Target Center, Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, Jumat (30/4/2026) waktu setempat.

Nuggets sendiri sebenarnya membuka playoff dengan kemenangan. Hanya saja, mereka tumbang dalam tiga pertandingan berikutnya. Nuggets baru menang lagi pada pertandingan kelima, lalu kalah pada pertandingan keenam.

2. Tumbang karena kesulitan mencetak angka di kandang lawan

Denver Nuggets kalah dari Minnesota Timberwolves salah satunya karena kesulitan mencetak poin di kandang lawan. Mereka selalu tertahan di bawah seratus poin di Target Center, termasuk saat tumbang 98-110 di pertandingan terakhir. Timberwolves berkali-kali mementahkan serangan Nuggets lewat pertahanan mereka yang terbilang apik.

Rudy Gobert, peraih empat NBA Defensive Player of the Year, menunjukkan tajinya di bawah ring. Sementara itu, Jaden McDaniels menahan para pemain Nuggets di sekitar perimeter. Keduanya membuat pergerakan Nikola Jokic dan Jamal Murray, duo andalan Nuggets dalam mencetak poin dan merangkai permainan, terbatas.

3. Pertahanan Denver Nuggets bolong karena absennya pemain bertahan andalan

Sudah jatuh, tertimpa tangga. Saat kesulitan mencetak poin, Denver Nuggets malah kesulitan menahan serangan lawan. Ini karena para pemain bertahan terbaik mereka absen.

Aaron Gordon, yang biasanya menjadi andalan pertahanan Nuggets, absen dua kali. Dia tidak bisa bermain di pertandingan ketiga, kelima, dan keenam. Gordon mengalami cedera. Bahkan, di beberapa pertandingan, dia mesti bermain dalam kondisi betis yang belum 100 persen sehat.

Peyton Watson, pemain bertahan andalan lainnya, yang mengalami lonjakan performa pada 2025/2026, juga tidak hadir. Dia malah tidak bermain sama sekali sepanjang playoff. Watson mengalami cedera paha belakang.

4. Bermasalah dengan kedalaman skuad karena inkonsistensi role player

Minnesota Timberwolves unggul dalam hal kedalaman skuad. Meski tanpa Anthony Edwards dan Donte DiVicenzo di pertandingan terakhir, mereka masih punya beberapa nama. Big line-up berisi Rudy Gobert, Julius Randle, dan Naz Reid mendominasi paint area. Mereka menang dalam bola pantul (50-33) dan poin di bawah ring (64-40).

Denver Nuggets, di sisi lain, bermasalah dengan kedalaman skuad. Selain kehilangan Aaron Gordon dan Peyton Watson, role player macam Tim Hardaway Jr dan Bruce Brown tidak memberi dampak berarti. Keduanya tampil inkonsisten, terutama saat mencetak poin.

5. Nikola Jokic angkat bicara soal penampilan Denver Nuggets di NBA Playoff 2026

Seperti biasa, Nikola Jokic sebagai bintang utama Denver Nuggets muncul di konferensi pers NBA. Pada kesempatan itu, dia sempat menyinggung masa depannya bersama tim setelah gugur pada putaran pertama NBA Playoff 2026. Jokic mengatakan, dirinya masih ingin bersama mereka, tetapi menaruh perhatian akan arah tim ke depannya. Pemain Serbia itu menilai, Nuggets makin jauh dari gelar juara setelah mendapatkannya pada 2023.

Nuggets mungkin membutuhkan perubahan pada jeda musim panas nanti. Hanya saja, Jokic tidak tertarik berkomentar lebih jauh. Dia cukup mengatakan kalau keputusan itu bukan urusannya. "Di Serbia, kami mungkin sudah dipecat," katanya.

Gugur pada putaran pertama, Nikola Jokic dan Denver Nuggets punya waktu beristirahat sampai jeda musim. Sementara itu, Minnesota Timberwolves akan melanjutkan perjalanan mereka di playoff. Timberwolves mesti bertemu dengan San Antonio Spurs, yang juga lolos ke putaran berikutnya setelah mengalahkan Portland Trail Blazers.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team