Catatan Keberhasilan Victor Wembanyama Raih NBA DPOY 2025/2026

- Victor Wembanyama meraih NBA Defensive Player of the Year 2025/2026 secara unanimous, menjadi pemain pertama yang mendapat 100 persen suara dari seratus jurnalis NBA.
- Pada usia 22 tahun 107 hari, Wembanyama mencatat sejarah sebagai peraih penghargaan DPOY termuda, melampaui rekor Dwight Howard yang sebelumnya berusia 23 tahun.
- Wembanyama menjadi pemain Prancis ketiga dan non-Amerika keenam yang memenangkan DPOY, memperkuat reputasi Prancis sebagai penghasil defender elite di NBA.
Victor Wembanyama kembali menuai prestasi gemilang di NBA. Pada 2025/2026 atau musim ketiganya, pemain asal Prancis ini meraih NBA Defensive Player of the Year. Ini didapat melalui kemenangan mutlak yang juga berbuah rekor serta catatan apik.
1. Victor Wembanyama menjadi pemain pertama yang terpilih secara unanimous
Victor Wembanyama mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama yang terpilih sebagai NBA Defensive Player of the Year secara unanimous. Ia meraih 100 persen suara untuk posisi pertama yang membuatnya meraih 500 poin. Vote tersebut melibatkan seratus jurnalis yang secara intensif meliput NBA pada 2025/2026.
Dengan keberhasilan ini, ia unggul sangat jauh dari para pesaingnya. Di bawahnya, ada Chet Holmgren yang mengumpulkan 230 poin dan Ausar Thompson yang mengumpulkan 60 poin. Ini menjadi pengakuan dari kehebatannya dalam menjaga pertahanan San Antonio Spurs.
Wembanyama mencatatkan rata-rata 1 steal, 3,1 blok, dan 9,5 defensive rebound dalam 29,2 menit per laga. Pada musim ini, ia memainkan 64 laga. Meski begitu, ia tetap memenuhi syarat 65 game versi NBA karena 1 pertandingan dengan menit terbatas tetap dihitung karena alasan cedera.
2. Peraih NBA Defensive Player of the Year termuda dalam sejarah
Wembanyama juga menorehkan sejarah dengan menjadi pemain termuda yang meraih gelar NBA Defensive Player of the Year. Ia memenangkan penghargaan tersebut pada usia 22 tahun 107 hari. Pencapaian ini melampaui rekor milik Dwight Howard yang sebelumnya meraihnya pada usia 23 tahun pada 2008/2009.
Pencapaian ini selaras dengan performanya yang konsisten dalam 3 musim pertamanya di NBA sejak debut pada 2023. Ia terus menunjukkan kontribusi luar biasa, baik dalam menyerang maupun bertahan. Dari sisi bertahan, catatannya pada 2 musim awal (2023/2024 dan 2024/2025) justru lebih impresif dibandingkan 2025/2026. Akan tetapi, ia gagal memenangkan penghargaan ini.
3. Memperkuat reputasi Prancis sebagai penghasil defender elite NBA
Sejak pertama kali diberikan pada 1982/1983, hanya enam pemain non-Amerika Serikat yang pernah meraih NBA Defensive Player of the Year. Wembanyama menjadi pemain keenam dalam daftar tersebut. Ia juga tercatat sebagai pemain Prancis ketiga yang berhasil meraih gelar ini. Hal tersebut mempertegas reputasi Prancis sebagai penghasil defender elite di NBA.
Sebelum Wembanyama, Joakim Noah meraih penghargaan ini pada 2013/2014. Sementara itu, Rudy Gobert telah mengoleksi empat gelar, yakni pada 2017/2018, 2018/2019, 2020/2021, dan 2023/2024. Catatan tersebut membuat Gobert sejajar dengan Dikembe Mutombo dan Ben Wallace sebagai pemain dengan Defensive Player of the Year terbanyak dalam sejarah.
4. Pemain San Antonio Spurs keempat yang meraih NBA Defensive Player of the Year
Victor Wembanyama meraih NBA Defensive Player of the Year pertamanya sebagai pemain San Antonio Spurs. Namun, ia bukan satu-satunya pemain Spurs yang meraih penghargaan ini. Sebelum dirinya, ada tiga pemain.
Peraih pertama adalah Alvin Robertson yang menang pada 1985/1986. Prestasi tersebut disusul David Robinson yang meraihnya pada 1991/1992. Sedangkan, pemain Spurs yang paling sering meraih Defensive Player of the Year per 2026 adalah Kawhi Leonard. Ia memenangkannya dua kali, tepatnya pada 2014/2015 dan 2015/2016.
Dengan pencapaian ini, Victor Wembanyama makin menegaskan dirinya sebagai salah satu talenta paling dominan pada era modern NBA. Jika konsistensi ini terus terjaga, ia berpotensi membangun era baru dominasi pertahanan yang bahkan melampaui para legenda sebelumnya.

















