Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perubahan Ganda Putra Indonesia, Chafidz Yusuf Naik Level ke Utama
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/SHVETS production)
  • PP PBSI melakukan perubahan struktur pelatih ganda putra, menukar posisi antara level utama dan pratama untuk meningkatkan efektivitas pembinaan jelang All England 2026.
  • Chafidz Yusuf kini menjadi asisten pelatih ganda putra utama mendampingi Antonius Budi Ariantho, sementara Thomas Indratjaja berpindah ke sektor pratama bersama Andrei Adistia.
  • Perombakan ini diharapkan memberi suasana latihan yang lebih segar dan adaptif, dengan Chafidz dikenal sebagai sosok di balik sukses The Minions serta duet muda Raymond/Joaquin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Perubahan terjadi pada struktur kepelatihan ganda putra Indonesia. Pertukaran terjadi antara level senior dan junior dari pelatih Pelatnas.

Chafidz Yusuf yang semula menjadi pelatih kepala ganda putra pratama pelatnas kini naik level menjadi asisten pelatih ganda putra utama. Ini berlaku mulai dari persiapan All England 2026.

1. Perubahan struktur pelatih

ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Saif71.com)

Dalam struktur yang baru, PP PBSI menetapkan Chafidz Yusuf sebagai asisten pelatih di sektor ganda putra utama. Chafidz akan bekerja mendampingi Antonius Budi Ariantho.

Sementara Thomas Indratjaja yang semula berada di posisi yang diisi Chafidz, kini ditugaskan sebagai asisten pelatih sektor ganda putra pratama mendampingi Andrei Adistia sebagai pelatih kepala.  

2. Bertujuan untuk refreshing

ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Saif71.com)

PBSI menjelaskan, perombakan susunan pelatih ganda putra dilakukan untuk menjaga konsistensi dan dinamika tim. Hal ini diharapkan dapat memberi suasana segar bagi para atlet utama ganda putra.

“PP PBSI juga melakukan penyesuaian struktur kepelatihan di sektor ganda putra yang bertujuan untuk refreshing. Langkah ini diambil agar suasana latihan dan pendampingan tetap segar, adaptif, serta responsif terhadap tuntutan kompetisi level tertinggi.,” tulis PBSI dalam keterangan tertulisnya.

3. Pencipta Minions dan Raymond/Joaquin

ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Dongjie Chen)

Sosok Chafidz Yusuf bukan orang baru di ganda putra Indonesia. Chafidz merupakan otak dibalik terbentuknya pasangan legendaris ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon atau yang akrab disapa The Minions.

Baru-baru ini, racikan Chafidz kembali menjadi kejutan. Chafidz memasangkan duet muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang memberikan kejutan menjuarai Super 500 Australian Open 2025 dan menembus sederet final ajang bergengsi seperti Super 300 Thailand Masters 2026 dan Super 500 Indonesia Masters 2026

Editorial Team