Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Putri KW Petik Pelajaran dari All England dan Swiss Open 2026
Putri Kusuma Wardani di final Swiss Open 2026 (dok.PP PBSI)
  • Putri Kusuma Wardani tampil di dua turnamen tur Eropa 2026, mencapai perempat final All England dan menjadi runner up di Swiss Open setelah kalah dari Supanida Katethong.
  • Selama tur Eropa, Putri KW mendapat pengalaman berharga menghadapi pemain top dunia seperti An Se Young dan Supanida Katethong yang memperkaya pemahaman strateginya di lapangan.
  • Putri KW menilai perlu meningkatkan kekuatan fisik, teknik, serta fokus agar mampu keluar dari tekanan dan tampil lebih konsisten di turnamen berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Putri Kusuma Wardani memetik pelajaran berharga usai menjalani dua turnamen tur Eropa. Putri KW diturunkan berlaga di All England 2026 dan berlanjut ke Swiss Open 2026.

Meski tak mendapatkan gelar juara, Putri KW berhasil menembus final Swiss Open 2026. Selain itu, laga penting melawan ranking satu dunia juga dilakoninya di perempat final All England 2026.

1. Hasil di tur Eropa

Putri Kusuma Wardani menembus perempat final All England 2026 (dok.PP PBSI)

Hasil akhir Putri KW di dua turnamen tur Eropa 2026 tak terbilang terlalu mengecewakan. Pada All England 2026, Putri KW kandas di perempat final melawan ranking satu dunia, An Se Young. Sejatinya, perempat final memang menjadi target pribadi Putri KW dari ajang Super 1000 tersebut.

Sepekan setelahnya, Putri KW berlaga sebagai unggulan pertama di Swiss Open 2026. Sayangnya, langkah Putri KW terhenti di final dan harus berpuas diri menjadi runner up setelah kalah dari tunggal putri Thailand, Supanida Katethong dengan skor 11-21, 15-21 di St.Jakobshalle, Basel, Swiss pada Minggu (15/3/2026) malam WIB.

2. Petik pelajaran berharga

Putri Kusuma Wardani menembus perempat final All England 2026 (dok.PP PBSI)

Putri KW mengaku memetik pelajaran dari dua pekan tur Eropa yang dijalaninya. Mulai dari menjalani laga kontra wakil Thailand, Supanida Katethong yang sempat masuk dalam jajaran 10 besar dunia, hingga menghadapi An Se Young.

“Dua minggu ini pasti dapat pengalaman dari semua pemain juga kan. Supanida sempat di top 10 jadi kayak dari cara main mereka juga berbeda. Saya bisa belajar juga bagaimana mengatasi permainan seperti An Se Young yang kuat atau Supanida yang mempunyai serangan yang baik,” kata Putri KW.

3. Evaluasi pribadi Putri KW

Putri Kusuma Wardani saat berlaga di BWF World Championships 2025. (Sumber: Instagram @putri.k.w20 / @badmintonphoto_official)

Putri KW punya catatan evaluasi untuk dirinya sendiri usai menjalani dua turnamen tur Eropa. Kekuatan fisik dan fokus menjadi perhatian utama Putri KW untuk lebih ditingkatkan.

“Kalau untuk keseluruhan saya harus lebih kuat lagi. Dari fisik, dari teknik juga, non teknisnya juga. Apalagi kayak dari fokus dan kemampuan keluar dari tekanan setiap bermain,” kata Putri KW

Editorial Team