Perjalanan Putri KW hingga Final Swiss Open 2026, Jadi Runner-up!

- Putri Kusuma Wardani tampil dominan sejak babak awal Swiss Open 2026, menyingkirkan wakil India, Malaysia, dan Thailand dengan kemenangan dua game langsung.
- Pada semifinal, Putri KW menundukkan mantan peringkat satu dunia asal Jepang, Nozomi Okuhara, dan memastikan langkah ke final dengan performa meyakinkan.
- Di partai puncak, Putri KW kalah dari unggulan Thailand Supanida Katethong dua game langsung, membuatnya finis sebagai runner-up Swiss Open 2026.
Tunggal putri unggulan pertama asal Indonesia di Swiss Open 2026, Putri Kusuma Wardani, gagal meraih gelar juara. Pebulu tangkis yang kerap disapa Putri KW itu harus puas menjadi runner-up setelah kalah dalam duel final yang berlangsung di St. Jakobshalle, Swiss, pada Minggu (15/3/2026).
Kegagalannya meraih gelar juara cukup mengejutkan. Pasalnya, ia tampil perkasa sejak babak pertama hingga semifinal. Berikut rekap perjalanan Putri Kusuma Wardani hingga final Swiss Open 2026.
1. Menang mudah atas tunggal putri India pada babak pertama
Putri Kusuma Wardani tampil meyakinkan di Swiss Open 2026 sejak babak awal. Pada laga pembuka, ia yang dipertemukan dengan tunggal putri nonunggulan India sukses mengantongi kemenangan dengan mudah. Ia menang 2 game langsung atas Tanvi Sharma yang saat ini menduduki peringkat 38 dunia. Hanya dalam waktu 30 menit, ia mengamankan kemenangan dengan skor telak 21-11 dan 21-10. Itu menjadi kemenangan paling telak sekaligus laga tercepat Putri di turnamen ini.
2. Membungkam tunggal putri Malaysia pada babak kedua
Pada babak kedua Swiss Open 2026, Putri Kusuma Wardani menghadapi salah satu tunggal putri terbaik Malaysia yang tengah naik daun, yakni Wong Ling Ching. Dalam laga yang menjadi pertemuan pertama mereka ini, Putri berhasil meraih kemenangan dua game langsung. Ia memulangkan penghuni peringkat 37 dunia itu dengan skor 21-17 dan 21-15 dalam waktu 42 menit.
3. Menang tipis atas tunggal putri Thailand pada perempat final
Memasuki perempat final Swiss Open 2026, Putri Kusuma Wardani mulai menemui laga sulit. Meskipun masih menghadapi pemain nonunggulan, ia perlu berlaga hingga nyaris satu jam pada laga ini. Lawan yang ia hadapi adalah Pitchamon Opatniputh asal Thailand yang saat ini bertengger di peringkat 28 dunia. Dalam pertaungan yang mejadi pertemuan perdana ini, Putri membukukan kemenangan 2 game langsung dengan skor ketat 21-18 dan 21-19 dalam durasi 55 menit.
4. Menundukkan tunggal putri Jepang pada semifinal
Putri Kusuma Wardani masih menghadapi tunggal putri nonunggulan pada semifinal Swiss Open 2026. Lawannya kali ini adalah mantan peringkat 1 dunia asal Jepang, Nozomi Okuhara, yang saat ini menghuni peringkat 22 dunia. Pada pertandingan ini, Putri menang cukup mudah 2 game langsung dengan skor 21-16 dan 21-13 dalam durasi 39 menit. Ini menjadi kemenangan keduanya atas tunggal putri andalan Jepang tersebut. Kemenangan ini juga membuatnya berbalik unggul dalam rekor pertemuan dengan 2-1.
5. Takluk di tangan tunggal putri unggulan Thailand pada partai final
Penampilan Putri Kusuma Wardani menurun saat memasuki final Swiss Open 2026. Dalam laga penentu ini, ia justru menelan kekalahan. Ia tumbang di tangan tunggal putri Thailand yang diunggulkan di urutan ketujuh, yakni Supanida Katethong. Dalam waktu 40 menit, ia kalah 2 game langsung dari peringkat 14 dunia itu dengan skor 11-21 dan 15-21. Kekalahan ini tidak hanya membuatnya gagal meraih gelar juara, tetapi juga membuatnya semakin tertinggal dalam rekor pertemuan. Ia kini tertinggal dengan rekor 2-4.
Sangat disayangkan Putri KW gagal membawa pulang gelar juara Swiss Open 2026 meskipun menyandang predikat unggulan pertama. Kekalahannya pada partai final memperpanjang puasa gelar juara Indonesia di sektor tunggal putri Swiss Open. Terakhir kali tunggal putri Merah Putih menjuarai turnamen ini pada edisi 1999 lalu lewat Cindana Hartono Kusuma.

















