Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Raih 3 Emas, Perjuangan Indonesia di Asian Games 2026 Belum Selesai
CdM Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu. (Dok. Tim CdM Indonesia)
  • Indonesia menambah emas lewat ganda putra bulutangkis Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, sehingga total sementara menjadi tiga emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.

  • Tambahan dua perak berasal dari ganda campuran bulutangkis dan surfing, saat kontingen Indonesia masih menjalani pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hingga 3 Oktober.

  • Tim CdM bersama Kemenpora akan memantau jadwal, berkoordinasi dengan cabang olahraga dan ofisial, serta mendukung kebutuhan atlet demi penampilan terbaik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Indonesia menambah satu medali emas melalui ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin pada Asian Games 2026. Tambahan tersebut membuat koleksi medali Indonesia menjadi tiga emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.

Chef de Mission (CdM) Indonesia, Todotua Pasaribu, menyambut tambahan medali tersebut dengan suka cita. Namun, dia mengingatkan perjuangan kontingen Merah Putih di Asian Games 2026 belum berakhir.

"Alhamdulillah, kami menambah satu emas. Posisi perolehan medali kita saat ini sudah tiga emas, kemudian tujuh perak dan 20 perunggu. Sudah sekitar 30 medali," kata Todotua dalam keterangan resmi.

Selain emas dari nomor ganda putra bulutangkis, Indonesia juga menambah dua medali perak. Satu medali berasal dari nomor ganda campuran bulutangkis, sedangkan satu lainnya diraih dari cabang olahraga surfing.

1. Pertandingan masih berlangsung hingga 3 Oktober

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin meraih medali emas Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dari sektor ganda putra (dok.PP PBSI)

Todotua menegaskan perjuangan atlet Indonesia masih panjang. Pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih akan berlangsung hingga 3 Oktober 2026, sebelum ditutup melalui upacara penutupan keesokan harinya.

Karena itu, tim CdM bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan terus memantau perkembangan atlet Indonesia yang masih bertanding.

"Ini belum selesai. Kami dari CdM dan hadir juga di sini dari Kemenpora akan terus menjaga performa para teman-teman atlet yang masih akan bertanding," ujar Todotua.

2. Terus monitoring atlet

Peselancar putra Indonesia, I Made Pajar Ariyana, di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. (Dok. NOC Indonesia/Tetuko Mediantoro)

Todotua mengatakan koordinasi dengan setiap cabang olahraga dan ofisial juga akan terus dilakukan. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan kebutuhan nonteknis para atlet dapat didukung secara maksimal selama pertandingan.

"Kami akan intens melakukan monitoring semua jadwal pertandingan dan berkoordinasi dengan para cabor dan ofisial sehingga kita bisa memberikan support maksimal kepada teman-teman atlet," kata Todotua.

3. Berharap para atlet dapat hasil terbaik

Tim panjat tebing Indonesia jalani latihan jelang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya (dok.FPTI)

Todotua berharap, segala dukungan yang sudah diberikan, termasuk dari tim CdM, dapat membantu para atlet Indonesia memberikan penampilan terbaik dalam setiap pertandingan yang tersisa.

"Harapannya nanti mereka dalam setiap momen pertandingan bisa memberikan yang terbaik buat tim Indonesia. Medali bisa diraih lebih banyak lagi di Asian Games 2026 ini, khususnya emas," ujar Todotua.

Curated For You

Editorial Team

Related Article