Dalam kenyataannya, tak ada pembalap yang bisa mencapai jarak balap maksimal. Untuk musim 2025, misalnya, tak satu pun rider yang bisa mengikuti semua 22 sesi main race. Pembalap bisa saja absen karena cedera, atau gagal finis karena terjatuh.
Pembalap yang melibas jarak balapan utama paling jauh adalah Alex Rins. Pembalap tim Monster Energy Yamaha itu finis pada 20 sesi main race. Total jarak balap yang dilewatinya mencapai 2.388 km. Ia hanya gagal finis di Sirkuit Catalunya dan Sirkuit Misano setelah hanya mengikuti 14 lap dan 9 lap.
Di sisi lain, pembalap yang paling sedikit menempuh jarak adalah Jorge Martin. Rider di tim Aprilia Racing itu hanya menggeber motornya sejauh 632 km saat sesi balap. Maklum saja, Martin hanya finis di empat seri karena cedera yang berkepanjangan.
Sebagai gambaran, berikut ini daftar jarak balap yang ditempuh setiap pembalap pada sesi main race MotoGP musim 2025:
Alex Rins: 2.388 km;
Fabio Di Giannantonio: 2.373 km;
Fermin Aldeguer: 2.346 km;
Fabio Quartararo: 2.302 km;
Alex Marquez: 2.291 km;
Pedro Acosta: 2.278 km;
Raul Fernandez: 2.271 km;
Brad Binder: 2.244 km;
Marco Bezzecchi: 2.127 km;
Johann Zarco: 2.075 km;
Jack Miller: 2.069 km;
Luca Marini: 2.050 km;
Francesco Bagnaia: 2.040 km;
Franco Morbidelli: 2.006 km;
Enea Bastianini: 1.952 km;
Marc Marquez: 1.902 km;
Somkiat Chantra: 1.889 km;
Miguel Oliveira: 1.839 km;
Ai Ogura: 1.710 km;
Joan Mir: 1.468 km;
Maverick Vinales: 1.406 km; dan
Jorge Martin: 632 km.
Jarak ribuan kilometer adalah akumulasi jarak selama setahun. Meski begitu, menapaki setiap kilometernya bukanlah hal mudah. Ada persiapan yang harus dilakukan dan persaingan yang harus ditaklukkan agar bisa menuntaskan setiap putarannya.