Jakarta, IDN Times - Desak Made Rita Kusuma Dewi berhasil membawa pulang medali emas dari Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Atlet speed putri Indonesia ini ternyata sempat menghadapi sederet tantangan dramatis sebelum menjadi juada.
Pertandingan sempat mengalami kendala sistem timing. Ini membuat laga beberapa kali tertunda, termasuk yang dijalani Desak dan membuatnya menunggu hingga beberapa waktu lebih lama.
"Beberapa kali ada trouble yang lumayan mengganggu karena badan dan pikiran sudah siap. Tiba-tiba ditunda lima menit, kemudian lima menit lagi. Saya lebih mencoba berpikir positif dan mengalihkan pikiran," kata Desak usai laga.
Selain kendala teknis, Desak juga harus beradaptasi dengan format four-lane yang berbeda dari two-lane. Situasi false start pun sempat membuat perlombaan harus diulang.
"Di sini menggunakan format four-lane, jadi fokusnya lebih tinggi dibandingkan two-lane. Seperti tadi, ketika terjadi false start, kami harus mengulang lagi," katanya.
Desak finis sebagai yang tercepat usai mencatatkan waktu 6,062 detik di Nagoya International Exhibition Hall, Rabu (30/9/2026). Catatan tersebut sekaligus memecahkan rekor Asian Games. Sebelumnya, rekor juga dicetak Desak dengan catatan 6,07 detik.
Emas dari Desak memastikan Tim Indonesia berhasil memenuhi target pemerintah. Sejak awal, Tim Indonesia ditargetkan untuk membawa pulang setidaknya empat medali emas.
