Tim Indonesia Sabet Emas di Kejuaraan Dunia Fotografi Bawah Laut 2026

Indonesia meraih medali emas melalui Royke M. Legi dan Novrizal Herdananto pada kategori foto Wide Angle tanpa model.
PB POSSI dinilai berhasil menyelenggarakan kejuaraan dunia yang dihadiri delegasi dari tiga benua.
Kejuaraan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Portugal dengan total 10 kategori fotografi dan videografi.
Jakarta, IDN Times - 2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video yang dihelat di Bali tuntas pada akhir pekan lalu. Tak hanya sukses penyelenggaraan, Indonesia juga meraih prestasi yang cukup manis.
Kejuaraan dunia bergengsi ini diselenggarakan oleh Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) di bawah naungan federasi selam internasional (CMAS). Dalam ajang ini, tuan rumah berhasil mampu bersaing di level tertinggi.
1. Emas dari nomor Wide Angle tanpa model
Pahlawan Indonesia dalam ajang ini adalah fotografer andalan Royke M. Legi yang didampingi asisten sekaligus kapten Novrizal Herdananto. Kombinasi keduanya sukses mempersembahkan medali emas untuk Merah Putih dari kategori foto nomor Wide Angle.
Royke tak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa yang sudah lama dinantikannya ini. Kemenangan ini membuktikan kualitas fotografer bawah laut tanah air mampu sejajar dan bahkan mengungguli peserta dari 18 negara lainnya.
"Ini adalah pencapaian yang selama ini dinantikan," kata Royke.
2. Bukti kemampuan PB POSSI gelar ajang level global
Sekretaris Jenderal PB POSSI, Nur Kholis, merasa sangat bangga melihat kelancaran penyelenggaraan kompetisi yang dihadiri delegasi dari tiga benua tersebut. Menurutnya, kesuksesan ini menjadi bukti sahih bahwa Indonesia memiliki kapasitas mumpuni untuk menggelar ajang berskala global.
"Kejuaraan Dunia ini membuktikan bahwa PB POSSI mampu menorehkan prestasi yang membanggakan, baik dari sisi atlet maupun penyelenggaraan," ujar Nur Kholis.
3. Portugal jadi tuan rumah edisi selanjutnya
Turnamen internasional ini secara total memperlombakan 10 kategori bergengsi. Klasifikasinya terdiri dari tujuh kategori fotografi dan tiga kategori videografi.
Ajang ini menjadi wadah penting bagi para pegiat visual bawah air untuk memamerkan keindahan maritim melalui lensa kamera. Kejuaraan Dunia edisi selanjutnya dijadwalkan bergeser ke Eropa, tepatnya di Portugal.






















