Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tim Indonesia Sabet Emas di Kejuaraan Dunia Fotografi Bawah Laut 2026
2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video digelar di Bali pada 5-11 Oktober 2026. (Dok. CMAS)
  • Indonesia meraih medali emas melalui Royke M. Legi dan Novrizal Herdananto pada kategori foto Wide Angle tanpa model.

  • PB POSSI dinilai berhasil menyelenggarakan kejuaraan dunia yang dihadiri delegasi dari tiga benua.

  • Kejuaraan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Portugal dengan total 10 kategori fotografi dan videografi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2026

2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video diselenggarakan di Bali.

akhir pekan lalu

Kejuaraan dunia tersebut tuntas pada akhir pekan lalu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Indonesia meraih medali emas dalam 2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video.
  • Who?
    Fotografer Royke M. Legi bersama asisten sekaligus kapten Novrizal Herdananto meraih emas untuk Indonesia.
  • Where?
    Kejuaraan dunia tersebut diselenggarakan di Bali.
  • When?
    Kejuaraan 2026 tuntas pada akhir pekan lalu.
  • Why?
    Ajang ini menjadi wadah bagi pegiat visual bawah air untuk memamerkan keindahan maritim melalui lensa kamera.
  • How?
    Royke dan Novrizal memenangkan kategori foto Wide Angle tanpa model dalam kompetisi yang memperlombakan 10 kategori.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tim Indonesia mendapat medali emas dalam lomba foto bawah laut di Bali. Royke M. Legi memotret bersama Novrizal Herdananto. Mereka menang di bagian Wide Angle tanpa model. Lomba ini diadakan PB POSSI dan diikuti orang dari banyak negara. Lomba berikutnya akan diadakan di Portugal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Prestasi Royke M. Legi dan Novrizal Herdananto menunjukkan kemampuan fotografer bawah laut Indonesia dapat bersaing di level tertinggi. Kelancaran penyelenggaraan oleh PB POSSI juga memperlihatkan kapasitas Indonesia menggelar kompetisi global, sekaligus membuka ruang bagi pegiat visual untuk menampilkan keindahan maritim.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - 2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video yang dihelat di Bali tuntas pada akhir pekan lalu. Tak hanya sukses penyelenggaraan, Indonesia juga meraih prestasi yang cukup manis.

Kejuaraan dunia bergengsi ini diselenggarakan oleh Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) di bawah naungan federasi selam internasional (CMAS). Dalam ajang ini, tuan rumah berhasil mampu bersaing di level tertinggi.

1. Emas dari nomor Wide Angle tanpa model

Pahlawan Indonesia dalam ajang ini adalah fotografer andalan Royke M. Legi yang didampingi asisten sekaligus kapten Novrizal Herdananto. Kombinasi keduanya sukses mempersembahkan medali emas untuk Merah Putih dari kategori foto nomor Wide Angle.

Royke tak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa yang sudah lama dinantikannya ini. Kemenangan ini membuktikan kualitas fotografer bawah laut tanah air mampu sejajar dan bahkan mengungguli peserta dari 18 negara lainnya.

"Ini adalah pencapaian yang selama ini dinantikan," kata Royke.

2. Bukti kemampuan PB POSSI gelar ajang level global

Sekretaris Jenderal PB POSSI, Nur Kholis, merasa sangat bangga melihat kelancaran penyelenggaraan kompetisi yang dihadiri delegasi dari tiga benua tersebut. Menurutnya, kesuksesan ini menjadi bukti sahih bahwa Indonesia memiliki kapasitas mumpuni untuk menggelar ajang berskala global.

"Kejuaraan Dunia ini membuktikan bahwa PB POSSI mampu menorehkan prestasi yang membanggakan, baik dari sisi atlet maupun penyelenggaraan," ujar Nur Kholis.

3. Portugal jadi tuan rumah edisi selanjutnya

Turnamen internasional ini secara total memperlombakan 10 kategori bergengsi. Klasifikasinya terdiri dari tujuh kategori fotografi dan tiga kategori videografi.

Ajang ini menjadi wadah penting bagi para pegiat visual bawah air untuk memamerkan keindahan maritim melalui lensa kamera. Kejuaraan Dunia edisi selanjutnya dijadwalkan bergeser ke Eropa, tepatnya di Portugal.

Curated For You

Editorial Team

Related Article