Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Wakil Indonesia Gagal ke Babak Kedua Japan Open 2026, Ada Jonatan!
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Saif71.com)

Babak 32 besar Japan Open 2026 telah rampung digelar selama dua hari, yakni pada Selasa hingga Rabu (14–15 Juli 2026). Indonesia menurunkan total 11 wakil pada turnamen BWF Super 750 yang berlangsung di Tokyo, Jepang. Hasilnya, enam wakil berhasil memastikan tempat di babak kedua.

Di sisi lain, lima wakil Indonesia harus mengakhiri langkahnya pada babak pertama. Salah satunya adalah tunggal putra terbaik Indonesia yang datang dengan status sebagai salah satu unggulan di turnamen ini. Lantas, siapa saja lima wakil Indonesia yang gagal melaju ke babak kedua Japan Open 2026?

1. Jonatan Christie kalah dari tunggal putra Thailand

Jonatan Christie menjadi wakil Indonesia pertama yang harus mengakhiri perjuangannya di Japan Open 2026. Tampil sebagai unggulan keempat sektor tunggal putra, Jonatan belum mampu melewati rintangan pada babak 32 besar. Ia berhadapan dengan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, pada pertandingan yang digelar hari pertama.

Jonatan harus mengakui keunggulan Panitchaphon setelah kalah dua game langsung dengan skor 16-21 dan 14-21 dalam waktu 39 menit. Hasil tersebut membuat langkah Jonatan langsung terhenti pada laga pembuka turnamen BWF Super 750 ini. Kekalahan itu sekaligus membuat rekor pertemuan keduanya kini menjadi imbang 1-1.

2. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah gagal mengatasi pasangan unggulan

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga belum berhasil melewati babak pertama Japan Open 2026. Mereka harus menghadapi pasangan unggulan keenam asal Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, pada laga pembuka. Menghadapi lawan yang lebih diunggulkan, Amri/Nita tetap mampu memberikan perlawanan hingga pertandingan berlangsung ketat.

Namun, Amri/Nita akhirnya harus mengakui keunggulan Thom/Delphine setelah kalah dua game langsung dengan skor 18-21 dan 21-23 dalam durasi 48 menit. Hasil tersebut membuat rekor pertemuan keduanya menjadi 0-1 untuk keunggulan pasangan Prancis. Kekalahan ini juga memastikan Indonesia sudah tidak lagi memiliki wakil di sektor ganda campuran pada Japan Open 2026.

3. Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose kalah dari pasangan unggulan China

Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose menjadi wakil Indonesia berikutnya yang gagal melaju ke babak kedua Japan Open 2026. Pada babak 32 besar, mereka berhadapan dengan pasangan unggulan kedua asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian. Meski berstatus nonunggulan, Febi/Rachel mampu memaksa pertandingan berlangsung hingga tiga game.

Febi/Rachel akhirnya harus mengakui keunggulan Jia/Zhang dengan skor 11-21, 21-19, dan 14-21 dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 2 menit. Kekalahan tersebut membuat rekor pertemuan kedua pasangan kini menjadi 1-4, masih untuk keunggulan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian. Hasil ini sekaligus menghentikan langkah Febi/Rachel pada babak pertama Japan Open 2026.

4. Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti ditaklukkan pasangan tuan rumah

Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga belum berhasil melangkah ke babak kedua Japan Open 2026. Pada babak 32 besar, mereka menghadapi pasangan tuan rumah, Rui Hirokami/Sayaka Hobara. Pertandingan tersebut menjadi pertemuan perdana bagi kedua pasangan.

Tiwi/Fadia harus mengakui keunggulan Hirokami/Hobara setelah kalah dua game langsung dengan skor 16-21 dan 16-21 dalam waktu 48 menit. Hasil itu membuat pasangan Jepang unggul 1-0 dalam rekor pertemuan atas Tiwi/Fadia. Kekalahan ini sekaligus menutup langkah Tiwi/Fadia pada babak pertama turnamen BWF Super 750 tersebut.

5. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga gagal mengatasi perlawanan pasangan tuan rumah

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi wakil Indonesia terakhir yang terhenti pada babak 32 besar Japan Open 2026. Mereka berhadapan dengan pasangan tuan rumah, Haruki Kawabe/Kenta Matsukawa, dalam pertemuan pertama kedua pasangan. Laga berlangsung sengit karena harus ditentukan hingga game ketiga.

Raymond/Nikolaus akhirnya kalah dengan skor 16-21, 23-21, dan 10-21 dalam pertandingan berdurasi 59 menit. Hasil tersebut membuat Haruki/Kenta unggul 1-0 dalam rekor pertemuan atas pasangan Indonesia itu. Kekalahan ini juga menjadikan Raymond/Nikolaus sebagai satu-satunya wakil Indonesia di sektor ganda putra yang gagal melewati babak pertama Japan Open 2026.

Meski lima wakil telah tersingkir, Indonesia masih memiliki enam wakil yang melanjutkan perjuangan di Japan Open 2026. Bahkan, satu wakil dari sektor ganda putri sudah dipastikan mengamankan tempat di babak perempat final. Menarik untuk dinantikan sejauh mana langkah para wakil Merah Putih yang tersisa dalam perburuan gelar turnamen BWF Super 750 ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article