Penebusan Lautaro Martinez Bersama Argentina di Piala Dunia 2026

- Lautaro Martinez gagal tampil maksimal di Piala Dunia 2022 akibat cedera ankle, meski Argentina berhasil menjadi juara dunia saat itu.
- Berbekal performa gemilang bersama Inter Milan dan keberhasilan di Copa America 2024, Lautaro datang ke Piala Dunia 2026 dalam kondisi terbaiknya.
- Sebagai supersub, Lautaro mencetak gol-gol krusial yang membawa Argentina menyingkirkan Mesir, Inggris, hingga melaju ke final Piala Dunia 2026.
Argentina melangkah ke final setelah menumbangkan Inggris 2-1 pada semifinal Piala Dunia 2026. Sempat tertinggal via gol Anthony Gordon, Argentina menang comeback burkat torehan Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez. Khusus nama terakhir, Piala Dunia 2026 menjadi panggung pembalasannya. Setelah gagal bersinar di Piala Dunia 2022 ketika Argentina juara, kini Lautaro Martinez berkontribusi membawa La Albiceleste ke final Piala Dunia 2026.
1. Lautaro Martinez gagal bersinar di Piala Dunia 2022 meski Argentina juara
Lautaro Martinez berangkat ke Piala Dunia 2022 tidak dalam kondisi terbaiknya. Pada paruh pertama 2022/2023, ia memang mampu mencetak 9 gol dan 6 assist dari 21 penampilan bersama Inter Milan. Namun, cedera ankle jelang turnamen membuat kiprahnya terbatas.
Pemain berjuluk El Toro ini sempat starter dua kali pada awal Piala Dunia 2022. Bermain penuh pada laga perdana fase grup, Martinez tak memberikan dampak terhadap Argentina berujung kekalahan 1-2 dari Arab Saudi. Pada laga kedua, ia hanya bermain 63 menit ketika Argentina mengalahkan Meksiko 2-0. Minimnya kontribusi membuatnya digantikan oleh Julian Alvarez.
Sejak pergantian tersebut, Martinez kehilangan tempat. Cedera ankle yang dialaminya dipaksa untuk bermain. Alih-alih berdampak, Martinez justru jauh dari kualitas aslinya. Sejak partai ketiga hingga final, ia selalu masuk sebagai pemain pengganti dengan total 85 menit bermain. Kendati Argentina merengkuh titel juara Piala Dunia 2022, Martinez merasa kecewa terhadap dirinya sendiri karena gagal memberikan penampilan terbaiknya bersama La Albiceleste.
2. Berbekal performa apik di Inter Milan, Piala Dunia 2026 menjadi panggung pembuktian
Setelah merasa kurang berkontribusi meski juara Piala Dunia 2022, Lautaro Martinez terus menunjukkan kematangan bermainnya. Ia bisa membuktikan melalui torehan juara Copa America 2024. El Toro gemilang melalui catatan 5 gol dari 6 laga. Ini termasuk gol tunggalnya ke gawang Kolombia yang memastikan Argentina juara melalui kemenangan 1-0.
Namun, panggung pembalasan yang ditunggu adalah Piala Dunia 2026. Martinez datang ke Amerika Utara lebih siap berbekal 37 gol dan 12 assist dari 74 caps bersama Argentina. Dengan turnamen yang kembali digelar setelah musim liga berakhir, El Toro berada dalam performa terbaiknya. Pada 2025/2026, ia telah membawa Inter Milan menjuarai Serie A Italia dan Coppa Italia. Ia membukukan 22 gol dan 6 assist dari 41 penampilan di berbagai ajang.
3. Lautaro Martinez tampil sebagai supersub Argentina untuk menuju ke final Piala Dunia 2026
Performa apik Lautaro Martinez di Inter Milan berlanjut kala Argentina mengarungi Piala Dunia 2026. Selama fase grup, Martinez sempat kesulitan pada dua laga awal. Meski starter, ia belum mampu mencetak gol. Namun, performa terbaiknya hadir pada laga ketiga. Martinez mencetak gol pertamanya di Piala Dunia untuk membantu Argentina menang 3-1 atas Yordania. Setelah itu, Martinez hadir dalam momen-momen penentu yang membawa Argentina ke final.
Selama fase gugur, Martinez selalu memulai permainan dari bangku cadangan. Namun, ini tak membuatnya kecewa. Ia justru mampu menjadi supersub berkat daya ledaknya ketika para pemain lawan kelelahan. Momen penting pertamanya hadir ketika Argentina menang comeback atas Mesir dengan skor 3-2 pada babak 16 besar. Masuk menit 66, ia berhasil membuat assist terhadap gol penentu kemenangan Argentina yang dicetak Enzo Fernandez menit ke-90+2.
Di perempat final, Martinez kembali menjadi penentu. El Toro baru masuk ke lapangan menit 85. Dengan laga yang berlangsung hingga extra time, ia mampu menjadi pengunci kemenangan. Golnya menit 120+1 mengantarkan Argentina menang 3-1. Teranyar, ia juga menjadi penentu kemenangan Argentina atas Inggris di semifinal. Masuk menit 81, Martinez tampil sebagai supersub dengan golnya menit 90+2. Argentina menang comeback 2-1.
Piala Dunia 2026 bak menjadi penebusan bagi Lautaro Martinez. Setelah tidak maksimal di edisi sebelumnya, El Toro hadir menjadi pembeda berkat gol-gol krusialnya untuk membantu Argentina kembali menapaki final. Kini, striker 28 tahun tersebut punya kans besar membawa Argentina back-to-back juara Piala Dunia. Mampukah hal itu terwujud? Patut dinanti.














