Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Pemain Belgia Berkomentar Pedas Usai Dikalahkan Prancis di Semifinal
twitter.com/FIFAWorldCup

Kekalahan timnas Belgia dari timnas Prancis di babak semifinal Piala Dunia Rusia 2018, membuat banyak pemain timnas Belgia meradang akibat taktik yang diterapkan oleh Didier Deschamps hari Rabu (11/7/2018) dini hari WIB.

Selepas Samuel Umtiti berhasil mencetak gol di menit ke-50, Prancis menerapkan taktik bertahan penuh yang tercermin dari penguasaan bola sebesar 64% berbanding 36% sebagaimana data dari Goal.

Timnas Prancis hanya mengandalkan kecepatan dan kegesitan Kylian Mbappe dalam melakukan serangan balik.

Taktik bertahan ini mendapatkan kritik tajam dari beberapa pemain timnas Belgia, sebagaimana dilansir dari Metro UK.

1. Eden Hazard

Eden Hazard yang mendominasi laga di babak pertama tidak dapat menyembunyikan kegeramannya, dengan menyatakan lebih memilih kalah bermain bersama timnya daripada menang dengan taktik yang dijalankan oleh tim Prancis sebagaimana dilansir dari Goal.

Saya lebih memilih kalah dari tim Belgia ini daripada memenangkan laga dengan tim Perancis tersebut.

Namun mereka bertahan dengan kuat dan sangat efisien. Kami tidak menemukan titik lemah mereka. Tidak ada momen magis yang diperlukan untuk mencetak gol.

Kita telah melihat sebuah tim Belgia yang fantasis dan kami dikalahkan oleh sebuah tim yang lebih solid daripada kami.

2. Thibaut Courtois

twitter.com/MirrorFootball

Kiper timnas Belgia juga menyuarakan nada serupa dengan menyatakan bahwa tim Prancis tidaklah lebih baik dari tim mereka sambil mengkritik kinerja wasit.

Prancis memainkan anti-sepak bola. Saya belum pernah mengalami seorang striker bermain begitu jauh dari gawang.

Menjadi hak mereka untuk bermain seperti itu... namun tidak elok untuk dilihat. Bukan hanya taktik Prancis, namun wasit juga .. yang tidak memimpin laga dengan baik.

3. Kevin de Bruyne

twitter.com/FCBarcelonaFl

Nada yang lebih diplomatis disampaikan oleh Kevin de Bruyne yang akan berbagi ruang ganti dengan beberapa pemain timnas Prancis di Manchester City.

Apakah saya terganggu dengan Prancis? Tidak, saya bermain di City. Saya bermain melawan tim-tim yang bermain begitu defensif 90% sepanjang laga.

Inilah sepak bola. Apa yang mereka lakukan, mereka melakukannya dengan baik. Kedua tim memiliki peluang. Gol satu itu yang membuat perbedaan.

Kegagalan menembus babak final ini membuat impian generasi emas Belgia tidak mampu mencatatkan tinta emas dalam sejarah sepak bola mereka. Namun mereka masih berkesempatan meraih posisi ketiga dalam laga yang akan dilangsungkan tanggal 15 mendatang, menghadapi entah Inggris atau Kroasia yang akan memainkan laga semifinal hari Kamis dini hari (12/7/2018).

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article