Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Tim dengan Jumlah Gol Terbanyak dalam Semusim Liga Champions

5 Tim dengan Jumlah Gol Terbanyak dalam Semusim Liga Champions
ilustrasi bola (unsplash.com/abject)
Intinya Sih
  • PSG menjuarai Liga Champions 2025/2026 usai menang adu penalti atas Arsenal dan mencetak total 45 gol, menyamai rekor Barcelona sebagai tim paling produktif dalam semusim kompetisi.
  • Barcelona pertama kali mencatatkan rekor 45 gol pada musim 1999/2000 di bawah Louis van Gaal, sementara Bayern Munich musim 2025/2026 menempati posisi kedua dengan torehan 43 gol.
  • Real Madrid dan Liverpool sama-sama mencetak 41 gol pada musim juara 2013/2014 serta finalis 2017/2018, menunjukkan dominasi klub-klub besar Eropa dalam sejarah produktivitas Liga Champions.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Liga Champions Eropa 2025/2026 telah berakhir. Paris Saint-Germain (PSG) sukses mempertahankan trofi Si Kuping Besar setelah mengalahkan Arsenal pada partai final yang dihelat di Puskas Arena, Hungaria, Sabtu (30/5/2026) malam WIB. Bermain imbang 1-1 pada waktu normal dan babak tambahan, PSG memastikan juara usai menang 4-3 via adu penalti.

PSG mengukuhkan statusnya sebagai kampiun Liga Champions dengan pencapaian spesial. Pasukan Luis Enrique menjadi salah satu tim terproduktif dalam semusim kompetisi. PSG masuk dalam daftar lima tim dengan jumlah gol terbanyak dalam semusim Liga Champions.

1. PSG menghasilkan 45 gol dalam perjalanan menjuarai Liga Champions 2025/2026

PSG berhasil back-to-back juara Liga Champions setelah menumbangkan Arsenal di final. Imbang 1-1 pada waktu normal dan tambahan, PSG juara melalui kemenangan adu penalti dengan skor 4-3. Ini membuat PSG merengkuh dua trofi Liga Champions sepanjang sejarah klub. PSG juga menjadi tim kedelapan yang mampu juara dalam 2 musim beruntun. 

Sepanjang perjalanannya di Liga Champions 2025/2026, PSG tampil produktif melalui gelontoran 45 gol dari 17 laga. PSG mendapatkan kemenangan besar ketika di league phase. Kemenangan terbesar PSG tercipta ketika mengalahkan Bayer Leverkusen dengan skor 7-2. PSG juga sempat membantai Atalanta empat gol tanpa balas pada partai pembuka. 

Berkat torehan 45 gol tersebut, PSG menyamai rekor milik Barcelona sebagai tim dengan jumlah gol terbanyak dalam semusim Liga Champions. Barcelona memegang rekor ini lama setelah mereka melakukannya pada musim 1999/2000. Kendati punya torehan gol yang sama, PSG lebih diuntungkan karena jumlah laga yang lebih banyak karena perbedaan format.

2. Barcelona membuat rekor total 45 gol di Liga Champions 1999/2000

Barcelona menjadi tim pertama dengan jumlah gol terbanyak dalam semusim Liga Champions. Ini terjadi pada 1999/2000 ketika Barcelona ditangani Louis van Gaal. Pada musim tersebut, Barcelona berhasil membukukan 45 gol dari 16 kali bertanding. Sayangnya, langkah Barcelona terhenti di semifinal setelah disingkirkan Valencia besutan Hector Cuper. 

Selama kompetisi, Barcelona produktif karena permainan yang atraktif. Rivaldo menjadi top skor dengan sepuluh gol. Jumlah ini membuatnya meraih gelar top skor, berbagi penghargaan dengan Raul dari Real Madrid dan striker Porto, Mario Jardel. Kemenangan terbesar Barcelona terjadi dalam dua pertandingan di fase grup dengan menang 5-0 atas Slavia Praha dan AIK.

Selain musim tersebut, Barcelona juga sempat menyentuh 43 gol di Liga Champions 2024/2025. Sayangnya, Barcelona asuhan Hansi Flick hanya mampu mencapai semifinal. Jumlah gol tersebut tercipta melalui 14 pertandingan. Raphinha menjadi penyumbang gol terbanyak dengan total 13 gol. Ini sekaligus membuatnya merah top skor musim tersebut.

3. Bayern Munich mampu membuat 43 gol di Liga Champions 2025/2026

Bayern Munich menduduki posisi kedua sebagai tim dengan jumlah gol terbanyak di Liga Champions 2025/2026. Bayern Munich menghasilkan 43 gol, hanya kalah dari PSG. Bayern Munich juga gagal ke final setelah mengalami kekalahan dari PSG di semifinal. 

Bagi Bayern Munich, jumlah gol tersebut membuat mereka mengulangi pencapaian produktif di Liga Champions 2019/2020. Bedanya, Bayern Munich mampu juara pada musim tersebut. Bersama Hansi Flick, Bayern Munich mencetak 43 gol dari 16 laga untuk juara.

4. Real Madrid mencetak 41 gol untuk merengkuh titel juara Liga Champions 2013/2014

Real Madrid mengakhiri penantian panjang puasa gelar Liga Champions pada 2013/2014. Setelah 12 tahun tanpa juara, Los Blancos mampu kembali mengangkat trofi Si Kuping Besar. Dalam perjalanan merengkuh La Decima atau trofi kesepuluh, Real Madrid mencetak 41 gol. 

Hebatnya lagi, salah satu kemenangan besar Real Madrid hadir pada partai final ketika menghadapi Atletico Madrid. Real Madrid memerlukan waktu 120 menit untuk memastikan juara. Bermain imbang 1-1 pada waktu normal, Real Madrid juara setelah menang 4-1. 

Cristiano Ronaldo menjadi pemain krusial dalam keberhasilan Real Madrid ini. Dari 41 gol yang diciptakan Real Madrid, ia menyumbang 17 gol di antaranya. Ini membuatnya memecahkan rekor sebagai pemain dengan kontribusi gol terbanyak dalam semusim Liga Champions.

5. Liverpool membukukan 41 gol di Liga Champions 2017/2018

Liverpool menempati urutan kelima dalam daftar ini. Kiprah Liverpool menjadi kejutan di Liga Champions 2017/2018. Bersama Juergen Klopp, Liverpool menembus final setelah terakhir kali pada 2007. Sayangnya, perjuangan mereka antiklimaks setelah kalah 1-3 dari Real Madrid.

Bisa dibilang, perjalanan Liverpool cukup sulit sebab harus memulai dari play-off kualifikasi. Setelah lolos, Liverpool impresif dengan total membuat 41 gol dari 15 laga. Kemenangan terbesar Liverpool terjadi ketika melawan Maribor dan Spartak Moscow dengan skor 7-0. 

Meski gagal juara, Liverpool mampu mencuri atensi berkat performa sensasional tiga pemain depan mereka, yakni Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane. Trio lini serang Liverpool ini menyumbang masing-masing 10 gol dari total 41 gol yang tercipta. Beruntungnya, Liverpool membalaskan kekalahan dengan menjadi juara di Liga Champions 2018/2019.

Lima tim di atas menunjukkan produktivitas gol tinggi di Liga Champions. Kendati tidak semua mengakhiri kompetisi sebagai juara, performa mereka patut diapresiasi karena ketajaman lini serang. Tim-tim tersebut tak hanya produktif, tetapi semuanya bersejarah dengan mempunyai trofi Si Kuping Besar. Patut dinantikan kiprah mereka di Liga Champions 2026/2027.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More