4 Negara Afrika yang Meraih Medali Olimpiade Cabor Sepak Bola

Maroko berhasil meraih medali perunggu cabang olahraga (cabor) sepak bola di Olimpiade 2024 Paris. Pada perebutan tempat ketiga, The Atlas Lion mampu menggilas Mesir dengan skor telak 6-0. Medali perunggu tersebut setidaknya sedikit mengobati kegagalan mereka lolos ke final usai tumbang 1-2 dari Spanyol.
Maroko menjadi negara Afrika teranyar yang mampu membawa pulang medali cabor sepak bola di Olimpiade. Sebelum Maroko, terdapat tiga negara Afrika yang meraih prestasi serupa. Bahkan, ada yang berhasil membawa pulang medali emas.
1. Ghana menjadi negara Afrika pertama yang meraih medali di cabor sepak bola Olimpiade

Ghana menjadi negara Afrika pertama yang meraih medali cabor sepak bola di Olimpiade. The Black Stars mampu meraih medali perunggu di Olimpiade 1992 Barcelona. Itu juga merupakan medali pertama Ghana sejak Olimpiade 1972 Munich sekaligus yang terakhir sebelum kembali meraih medali di Olimpiade 2020 Tokyo.
Perjalanan Ghana di Olimpiade 1992 dimulai dari fase grup. Ghana yang tergabung di Grup D mampu meraih 1 kemenangan atas Australia serta 2 kali imbang kontra Denmark dan Meksiko. Hasil itu sudah cukup untuk membawa Ghana lolos ke perempat final sebagai juara grup.
Pada perempat final, Ghana sukses mengalahkan Paraguay dengan skor 4-2 melalui babak tambahan. Sayang, asa Ghana untuk menembus final sirna usai takluk 0-2 dari tuan rumah, Spanyol. Beruntung, Ghana masih bisa pulang dengan tersenyum setelah meraih kemenangan 1-0 pada perebutan medali perunggu menghadapi Australia.
2. Nigeria menjadi tim Afrika dengan medali terbanyak di cabor sepak bola Olimpiade

Jika Ghana menjadi negara Afrika pertama yang meraih medali di cabor sepak bola Olimpiade, maka Nigeria merupakan yang pertama membawa pulang medali emas. Prestasi tersebut dicatatkan tim berjuluk Super Eagles tersebut di Olimpiade 1996 Atlanta. Nigeria yang tergabung di Grup C bersama Brasil, Jepang, dan Hungaria berhasil lolos ke perempat final sebagai runner-up di bawah Brasil.
Mereka kemudian menyingkirkan Ghana dengan skor 4-2 pada perempat final. Pada semifinal, Nigeria secara mengejutkan mampu memulangkan Brasil dengan skor ketat 4-3. Mereka dipastikan pulang dengan medali emas usai mengalahkan Argentina dengan skor 3-2.
Tak hanya meraih medali di Atlanta, Nigeria juga pernah membawa pulang medali perak di Olimpiade 2008 Beijing dan medali perunggu di Olimpaide 2016 Rio. Pada 2008, Nigeria tak mampu menahan kedigdayaan Argentina. Sementara itu, pada 2016, Nigeria menang 3-2 atas Honduras pada perebutan peringkat ketiga setelah takluk 0-2 dari Jerman pada semifinal. Raihan tiga medali membuat Nigeria menjadi negara Afrika tersukses di cabor sepak bola Olimpiade.
3. Kamerun pernah meraih medali emas cabor sepak bola di Olimpiade 2000

Kamerun menjadi negara Afrika kedua yang mampu meraih medali emas Olimpiade. Prestasi apik tersebut tercipta di Olimpiade 2000 Sydney. Saat itu, skuad Kamerun memang diisi banyak pemain berkualitas. Sebut saja Geremi, Lauren, Carlos Kameni, Patrick M'Boma, hingga Samuel Eto'o.
Pada fase grup, Kamerun tergabung di Grup B bersama Amerika Serikat, Kuwait, dan Ceko. Raihan kemenangan atas Kuwait serta hasil imbang kontra Amerika Serikat dan Ceko membawa Kamerun lolos ke perempat final sebagai runner-up di bawah Amerika Serikat. The Indomitable Lions kemudian memulangkan dua tim kuat asal Amerika Selatan, Brasil dan Chile, untuk memastikan satu tiket ke final.
Pada partai final, Kamerun bertemu dengan Spanyol yang diperkuat banyak pemain hebat, macam Xavi Hernandez, Carles Puyol, Carlos Marchena, hingga David Albelda. Spanyol mampu unggul dua gol lebih dahulu melalui aksi Xavi dan Gabri. Kamerun yang tak puas dengan raihan perak berhasil menyamakan kedudukan berkat gol bunuh diri Ivan Amaya dan Samuel Eto'o. Laga pun berlanjut ke adu penalti.
Para pemain Kamerun tampil lebih tenang pada adu penalti. Kelima penendang mereka mampu melaksakan tugasnya dengan baik. Sementara itu, kegagalan Ivan Amaya membobol jala Carlos Kameni memastikan Kamerun membawa pulang medali emas. Itu merupakan 1 dari 3 medali emas sepanjang keikutsertaan Kamerun di pesta olahraga terbesar di dunia tersebut.
4. Maroko merebut medali perunggu cabor sepak bola usai menggilas Mesir

Maroko sudah tampil mengejutkan di Olimpiade 2024 Paris sejak fase grup. Pada pertandingan pertama, mereka sukses menekuk Argentina dengan skor tipis 2-1. Namun, The Atlas Lions harus mengakui keunggulan Ukraina dengan skor 1-2 pada pertandingan kedua. Beruntung, kemenangan 3-0 atas Irak membawa Maroko lolos ke perempat final sebagai juara grup.
Pada perempat final, Maroko menang mudah atas Amerika Serikat dengan skor 4-0. Sayang, langkah Maroko menuju final terhenti di tangan Spanyol. Meski sempat unggul terlebih dulu melalui eksekusi penalti Soufiane Rahimi, Spanyol mampu membalikkan keadaan menjadi berkat dua gol Fermin Lopez dan Juanlu Sanchez.
Pada perebutan medali perunggu, Maroko bertemu Mesir yang pada semifinal lain takluk 1-3 dari Prancis. Duel sesama negara Afrika tersebut pada akhirnya dimenangi Maroko dengan skor telak enam gol tanpa balas. Rahimi sukses mencetak brace, sementara empat gol lainnya masing-masing disumbangkan Abde Ezzalzouli, Bilal El Khannouss, Akram Nakach, serta Achraf Hakimi.
Kesuksesan Maroko di Olimpaide 2024 membuat mereka menjadi negara Afrika keempat yang mampu meraih medali di cabor sepak bola. Sayang, The Atlas Lion gagal mengikuti jejak Nigeria dan Kamerun yang berhasil meraih emas usai takluk dari Spanyol pada semifinal.


















