Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Pembelian Terburuk Klub Premier League pada Deadline Day

6 Pembelian Terburuk Klub Premier League pada Deadline Day
Andy Caroll (mirror.co.uk)

Bursa transfer dalam sepak bola Eropa terjadi dua kali yakni pada musim panas dan musim dingin. Dalam dua periode transfer tersebut ada yang disebut dengan deadline day atau hari penutupan bursa transfer. 

Deadline day ini dimanfaatkan oleh banyak klub untuk merekrut pemain incarannya dengan segala cara, sebab jika tidak maka mereka akan gagal memperkuat timnya. Deadline day juga sering kali dijadikan oleh klub Premier League untuk membeli pemain demi kedalaman skuad atau menambal tim yang di mana pemain andalannya pergi.

Tapi ada beberapa pemain pada deadline day termasuk dalam panic buying. Bukannya malah tampil menjanjikan, pemain yang dibeli malah flop. Berikut ini adalah 6 pembelian terburuk klub Premier League pada deadline day.

1. Andy van der Meyde - Everton

Andy van der Meyde (bbc.co.uk)
Andy van der Meyde (bbc.co.uk)

Setelah sukses membawa Everton finis di posisi keempat Premier League 2004/2005, manajer Everton kala itu, David Moyes harus bersiap dengan skuadnya untuk mengarungi Liga Champions 2005/2006. Untuk itu, Everton mendatangkan pemain sayap milik Inter Milan asal Belanda yakni Andy van der Meyde.

Everton menebus van der Meyde dengan biaya 9 juta euro atau sekitar Rp104,29 miliar. Andy van der Meyde dulunya adalah mantan rekan setim Zlatan Ibrahimovic dan Rafael van der Vaart kala di Ajax Amsterdam.

Bersinar bersama Inter Milan, namun pemain asal Belanda ini gagal di Everton. Kerap kali menderita cidera dan masalah di luar lapangan menghambat karirnya di Inggris. Dalam empat musim berseragam Everton, van der Meyde hanya tampil dalam 24 laga di berbagai ajang. Ia juga memiliki ketergantungan dengan alkohol.

2. Afonso Alves - Middlesbrough

Afonso Alves (90min.com)
Afonso Alves (90min.com)

Pada musim 2007/2008, Middlesbrough harus berjuang untuk keluar dari zona degaradasi. Masalah yang dihadapi Middlesbrough adalah sulitnya mereka untuk mencetak gol. Untuk itu, Middlesbrough mendatangkan Afonso Alves dari Heerenveen pada transfer musim dingin 2007.

Pemain asal Brasil ini dibeli dengan biaya 17 juta euro ata sekitar Rp295,49 miliar. Dengan modal 48 gol dari 50 laga untuk Heerenveen, Alves diharapkan mampu jadi jawaban atas sulitnya Middlesbrough dalam urusan mencetak gol.

Namun, pemain asal Brasil ini kesulitan untuk beradaptasi dengan sepak bola Inggris. Dalam dua musim di Inggris, Alves hanya mampu mencetak 13 gol dari 49 laga. Pada musim keduanya bersama Middlesbrough, klubnya terdegradasi ke Championship.

3. Paul Konchesky - Liverpool

Paul Konchesky (planetfootball.com)
Paul Konchesky (planetfootball.com)

Pada awal musim 2010/2011 lalu, Liverpool baru saja menunjuk Roy Hodgson sebagai manajer baru mereka. Dengan pemilik klub enggan mengeluarkan dana besar untuk pembelian pemain, alhasil The Reds hanya mampu mendatangkan pemain dengan harga relatif murah.

Pada 31 Agustus 2010, Liverpool mendatangkan bek kiri asal Fulham, Paul Konchesky. Ia dibeli dengan harga murah yakni 4,2 juta euro atau setara dengan Rp73 miliar. Bek kiri asal Inggris ini tampil tak sesuai harapan pendukung Liverpool, ia bahkan sering menerima ejekan dari supporter The Reds kala berlaga.

Karier Konchesky di Anfield sangatlah singkat, ia hanya bertahan selama enam bulan. Selama di Liverpool, Konchesky mencatatkan 18 penampilan di semua ajang. Pada 31 Januari 2011, ia lalu dipinjamkan ke klub Championship, Nottingham Forest hingga akhir musim 2010/2011.

4. Fernando Torres - Chelsea

Fernando Torres (express.co.uk)
Fernando Torres (express.co.uk)

Striker Spanyol, Fernando Torres telah membuktikan dirinya sebagai salah satu penyerang terbaik di Eropa dalam tiga setengah tahun di Anfield. Tak ada angin tak ada hujan, Torres lalu memutuskan untuk menyebrang ke Chelsea pada akhir Januari 2011 dengan memecahkan rekor transfer klub. 

Kala itu, Torres didatangkan dengan biaya mencapai 58,5 juta euro atau setara dengan Rp1 triliun. Sebelumnya Torres telah mencetak 65 gol hanya dalam 102 penampilan di Premier League untuk Liverpool. Dengan rekor itu, Chelsea berharap besar bahwa Torres mampu melakukan hal yang sama di Stamford Bridge.

Torres kesulitan di Chelsea, ia membutuhkan 903 menit untuk mencetak gol perdananya bersama The Blues. Kariernya menurun drastis kala di Chelsea. Torres hanya mampu mencetak 45 gol dalam 172 laga untuk The Blues di berbagai kompetisi. 

5. Andy Carroll - Liverpool

Andy Caroll (mirror.co.uk)
Andy Caroll (mirror.co.uk)

Kepindahan Fernando Torres ke Chelsea membuat Liverpool harus segera mencari penggantinya. Pilihan mereka jatuh kepada penyerang asal Newcastle United, Andy Carroll. Di musim sebelumnya, Carroll mampu membawa The Magpies promosi ke Premier League.

Tak main-main, The Reds menebus Carroll dari Newcastle United dengan harga 41 juta euro atau sekitar Rp712,6 miliar. Sebelum bergabung dengan Liverpool, Carroll mampu mencetak 11 gol bagi Newcastle di paruh pertama Premier League. Dengan modal itu, Carroll diharapkan mampu jadi pengganti yang sepadan dari Fernando Torres.

Namun, cedera mengambat karier Andy Carroll di Anfield. Ia tidak cocok dengan skema permainan yang diterapkan oleh manajer Liverpool, Brendan Rodgers. Dalam tiga musim di Anfield Stadium, Carroll hanya mampu mencetak 11 gol dari 58 laga.

6. Kostas Mitroglou - Fulham

Kostas Mitroglou (dailystar.co.uk)
Kostas Mitroglou (dailystar.co.uk)

Pada 30 Juni 2014 lalu, Fulham memecahkan rekor transfer klub dengan mendatangkan Kostas Mitroglou dari Olympiacos. Bersama Olympiacos, Mitroglou menjadi penyerang yang produkt dengan 81 gol dari 182 laga dan ia juga membawa Olympiacos memenangkan empat gelar Liga Super Yunani.

Namun, pembelian pemain asal Yunani ini adalah sebuah kegagalan bagi Fulham. Sebab Mitroglou hanya tampil tiga kali untuk Fulham. Badai cedera dan masalah kebugaran membuatnya sulit mendapatkan menit bermain di Fulham.

Pada akhir musim 2013/2014, Fulham terdegradasi dan pemain asal Yunani itu dipinjamkan ke klub asalnya Olympiacos pada musim 2014/2015 tanpa mencetak satu gol untuk klub asal Yunani tersebut.

 

Bursa transfer Premier League sudah di tutup pada 31 Januari lalu. Ada beberapa pemain yang dibeli pada deadline day seperi Matt Targett, Christian Eriksen, Donny van de Beek dan Dele Ali. Apakah mereka mampu tampil menjanjikan dengan klub barunya atau malah tampil flop?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bima Kristian
EditorBima Kristian
Follow Us

Latest in Sport

See More

3 Fakta Usai Inter Milan Libas Roma: Nerazzurri Ulangi Keperkasaan

06 Apr 2026, 11:55 WIBSport