Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Adu Penalti Kroasia di Piala Dunia sebelum 2026, Tidak Pernah Kalah
ilustrasi penalti (pixabay.com/zoellnerwillich)
  • Kroasia mencatat empat kemenangan beruntun lewat adu penalti di Piala Dunia 2018 dan 2022, menunjukkan ketangguhan mental mereka dalam laga-laga krusial.
  • Pada 2018, Kroasia menyingkirkan Denmark dan Rusia melalui drama penalti sebelum melaju hingga final menghadapi Prancis.
  • Di edisi 2022, Dominik Livakovic tampil gemilang saat membantu Kroasia menaklukkan Jepang dan Brasil lewat adu penalti untuk mencapai semifinal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Timnas Kroasia mengukir prestasi cukup impresif dalam dua edisi Piala Dunia terakhir. Mereka mencapai final pada 2018 dan semifinal pada 2022. Dalam perjalanannya, Kroasia tercatat empat kali melakoni adu penalti. Mereka berhasil memenangkan semuanya. Berikut detailnya.

1. Kroasia mengalahkan Denmark pada 16 besar Piala Dunia 2018

Adu penalti pertama Kroasia di Piala Dunia terjadi pada 16 besar edisi 2018. Mereka berhadapan dengan Denmark. Kedua tim imbang 1-1 selama 120 menit. Denmark unggul dulu lewat Zanka ketika pertandingan baru berjalan 57 detik. Kroasia lantas menyamakan kedudukan melalui Mario Mandzukic yang menyelesaikan bola liar pada menit keempat.

Kroasia menang lewat adu penalti dengan skor 3-1. Tiga eksekutor Denmark yang gagal mencetak gol adalah Christian Eriksen, Lasse Schone, dan Nicolai Jorgensen. Sementara itu, ada dua penggawa mereka yang bernasib sama, yaitu Milan Badelj dan Josip Pivaric. Kroasia sebetulnya mendapat hadiah penalti pada menit 114 usai Zanka melanggar Ante Rebic. Namun, Kasper Schmeichel bisa membaca eksekusi Luka Modric.

2. Kroasia menyingkirkan Rusia pada perempat final Piala Dunia 2018

Setelah 16 besar, Kroasia kembali menjalani adu penalti pada perempat final Piala Dunia 2018. Kali ini, mereka menyingkirkan tuan rumah, Rusia. Kedua tim seri 2-2 pada waktu normal. Kroasia tertinggal dulu akibat gol Denis Cheryshev pada menit 31. Andrej Kramaric lantas menyamakan kedudukan 8 menit berselang. Setelah penantian panjang, Kroasia akhirnya memimpin berkat gol Domagoj Vida menit 101. Sayangnya, Rusia bisa mencetak gol melalui Mario Fernandes pada menit 115.

Kroasia memulai adu penalti dengan positif. Daniel Subacic berhasil menahan tendangan Fedor Smolov. Marcelo Brozovic dan Alan Dzagoev lantas menjalankan tugasnya untuk tim masing-masing dengan sempurna. Nahas, keunggulan Kroasia hilang setelah sepakan Mateo Kovacic diamankan Igor Akinfeev. Beruntung, tembakan Fernandes yang menjadi eksekutor selanjutnya meleset. Setelah empat penendang berikutnya selalu mampu mencetak gol, Ivan Rakitic kemudian mengamankan kemenangan Kroasia.

3. Kroasia menang atas Jepang pada 16 besar Piala Dunia 2022

Kroasia berhadapan dengan Jepang pada 16 besar Piala Dunia 2022. Mereka kecolongan gol Daizen Maeda pada menit 43. Namun, Ivan Perisic mampu menyamakan kedudukan usai menanduk umpan dari Dejan Lovren pada menit 55. Kedua tim bertarung ketat sampai babak tambahan, tetapi sama-sama gagal menambah gol. Laga pun harus ditentukan lewat adu penalti.

Dominik Livakovic lantas menjadi pahlawan Kroasia. Ia menahan 3 dari 4 tendangan yang dilepaskan pemain Jepang. Livakovic menggagalkan eksekusi Takumi Minamino, Kaoru Mitoma, dan Maya Yoshida. Ia cuma tidak mampu mengamankan tembakan Takuma Asano. Sementara itu, Marko Livaja merupakan satu pemain Kroasia yang tidak berhasil mencetak gol. Mereka kemudian mengunci kemenangan lewat Mario Pasalic.

4. Kroasia membungkam Brasil pada perempat final Piala Dunia 2022

Kroasia mendapat ujian berat pada perempat final Piala Dunia 2022. Mereka harus berhadapan dengan Brasil. Kedua tim imbang tanpa gol dalam 90 menit pertama. Brasil akhirnya memecah kebuntuan pada menit 106. Neymar berhasil menyelesaikan umpan dari Lucas Paqueta. Namun, 3 menit sebelum laga selesai, Kroasia mampu menyamakan kedudukan lewat Bruno Petkovic.

Tidak seperti tiga adu penalti pertamanya di Piala Dunia, Kroasia akhirnya merasakan menjadi tim yang memulai babak ini. Nikola Vlasic yang mengemban tugas tersebut menjalankannya dengan sempurna. Sebaliknya, Rodrygo tidak mampu menaklukkan Dominik Livakovic. Kroasia akhirnya menang setelah sepakan Marquinhos meleset. Dua kegagalan itu membuat adu penalti cuma berlangsung sampai empat penendang.

Opta mencatat, Kroasia merupakan 1 dari 2 tim yang memiliki rekor sempurna saat adu penalti dalam sejarah Piala Dunia. Satu negara lainnya adalah Jerman. Akankah mereka kembali melewati adu penalti di Piala Dunia 2026 nanti dan menjaga rekor ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team