Lamine Yamal membantu Spanyol menembus final Piala Dunia 2026. Ia tidak mencetak gol atau assist dalam kemenangan 2-0 atas Prancis pada semifinal. Namun, winger kidal setinggi 1,83 meter itu membuat timnya mendapat hadiah penalti yang dieksekusi sempurna oleh Mikel Oyarzabal. Bagi Yamal, ini merupakan kali ketiga ia menghasilkan tendangan 12 pas untuk negaranya.
3 Aksi Pertama Lamine Yamal yang Menghasilkan Penalti untuk Spanyol

1. Aksi cerdik Lamine Yamal menghasilkan hadiah penalti pada semifinal Piala Dunia 2026
Spanyol mengalahkan Prancis 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Dallas Stadium, Amerika Serikat, pada 14 Juli. Mikel Oyarzabal membuka papan skor pada menit 22 melalui tendangan penalti. Ia menaklukkan Mike Maignan meski kiper Prancis itu sudah bergerak ke arah yang tepat dengan meloncat ke kiri. Spanyol sendiri mendapat hadiah tersebut berkat aksi cerdik Lamine Yamal.
Semua berawal dari crossing Marc Cucurella. Umpan bek kiri itu tidak menghasilkan apa pun. Bek kiri Prancis, Lucas Digne, lantas mengontrol bola dengan dadanya. Namun, saat Digne berbalik badan dan bersiap melakukan sapuan, Yamal muncul dari belakang dan mencuri si kulit bundar. Digne pun tidak berdaya ketika Ivan Barton menunjuk titik putih. Sebab, ayunan kakinya memang mengenai tubuh Yamal.
Spanyol lantas mendapat gol keduanya dari Pedro Porro pada menit 58. Ia menuntaskan kerja sama-1-2 dengan Dani Olmo. Yamal sendiri bermain penuh. Namun, ia sebetulnya tidak bermain terlalu cemerlang. Di luar membuat Spanyol mendapat hadiah penalti, tidak ada aksi Yamal lain yang benar-benar berarti.
2. Lamine Yamal juga menghadirkan tendangan penalti saat melawan Prancis pada 5 Juni 2025
Sebelum semifinal Piala Dunia 2026, terakhir kali Lamine Yamal membuat Spanyol mendapat hadiah penalti juga terjadi kala berhadapan dengan Prancis. Mereka berjumpa di MHPArena Stuttgart, Jerman, pada 5 Juni 2025 untuk menjalani semifinal UEFA Nations League 2024/2025. Yamal menghadirkan momen tersebut pada menit 54.
Ia menerima umpan pendek dari Nico Williams. Yamal kemudian mendapat tackle dari Adrien Rabiot. Michael Oliver tanpa ragu memberikan pelanggaran. Ia bahkan mengeluarkan kartu kuning untuk Rabiot. Yamal sendiri yang maju untuk mengeksekusi hadiah ini. Ia menaruh bola ke kanan dan mengecoh Mike Maignan yang bergerak ke sisi berlawanan.
Gol tersebut membuat Spanyol unggul 3-0. Mereka kemudian kembali mencetak gol beberapa detik berselang melalui Pedri. Prancis membuat skor menjadi 1-4 melalui Kylian Mbappe pada menit 59. Namun, Yamal membuat Spanyol menjauh lagi usai mengukir brace pada menit 67. Spanyol pada akhirnya menang 5-4. Yamal tidak tergantikan hingga laga usai.
3. Lamine Yamal membuat Spanyol mendapat hadiah penalti saat bersua Brasil pada 26 Maret 2024
Lamine Yamal mempersembahkan hadiah penalti pertamanya untuk Spanyol pada 26 Maret 2024. Kala itu, mereka menggelar laga uji coba melawan Brasil di Santiago Bernabeu. Yamal membuat timnya mendapat tendangan 12 pas pada menit 12.
Antonio Nobre menunjuk titik putih setelah menilai Joao Gomes menjegal Yamal. Namun, Yamal sebetulnya beruntung karena tayangan ulang menunjukkan kontak dari Gomes sangatlah minim. Rodri lantas menjadi eksekutor dan membawa Spanyol unggul.
Yamal memperbesar skor setelah memberikan assist untuk Dani Olmo pada menit 36. Brasil kemudian menyamakan kedudukan lewat Rodrygo pada menit 40 dan Endrick pada menit 50. Laga akhirnya tuntas 3-3 usai dua gol penalti dari Rodri pada menit 87 dan Lucas Paqueta pada menit 90+7.
Lamine Yamal sudah bermain 32 kali untuk Spanyol per 17 Juli 2026. Selain gol penalti ke gawang Prancis pada 5 Juni 2025, terdapat enam gol lain yang sudah dicetaknya sejauh ini. Sementara itu, ada sebelas keterlibatan gol lain yang telah dibuatnya melalui assist. Pada Minggu (19/7/2026) nanti, Spanyol akan memainkan final Piala Dunia 2026 melawan Argentina. Akankah kelincahan Yamal membuat mereka kembali mendapat hadiah penalti?