Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apakah Trofi Piala Dunia Terbuat dari Emas Asli? Cek Faktanya

Apakah Trofi Piala Dunia Terbuat dari Emas Asli? Cek Faktanya
ilustrasi trofi piala dunia (unsplash.com/myprofittutor)
Intinya Sih
  • Trofi Piala Dunia terbuat dari emas asli 18 karat dengan bagian dalam dibuat berongga agar tidak terlalu berat.

  • Trofi Piala Dunia saat ini memiliki tinggi 36,5 cm dan berat sekitar 6,175 kilogram. Desainnya dirancang oleh Silvio Gazzaniga dan diperkenalkan pada 1974.

  • Trofi asli Piala Dunia tidak diberikan secara permanen ke negara pemenang. Sebaliiknya, trofi itu disimpan di Museum FIFA Zurich, sedangkan pemenang hanya menerima replika berlapis emas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Piala Dunia merupakan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia yang selalu dinantikan setiap empat tahun sekali. Ajang ini mempertemukan tim-tim nasional terbaik dari berbagai benua untuk saling beradu memperebutkan trofi juara dunia.

Di balik kemegahan turnamen tersebut, ada satu hal yang mungkin sering membuat penasaran para penonton, yakni trofi Piala Dunia. Bentuknya yang berwarna emas membuat banyak orang bertanya-tanya tentang keasliannya. Lantas, apakah trofi Piala Dunia terbuat dari emas asli? Berikut penjelasannya.

1. Apakah trofi Piala Dunia terbuat dari emas asli?

Apakah trofi Piala Dunia terbuat dari emas asli? Ya, trofi Piala Dunia memang terbuat dari emas asli 18 karat. Namun, trofi ini tidak sepenuhnya menggunakan emas karena bagian dalamnya sengaja dibuat berongga alias tidak padat.

Terkait alasannya, ada pertimbangan bahwa trofi Piala Dunia akan sangat berat jika dibuat sepenuhnya dengan emas padat. Perkiraannya bisa mencapai 70—80 kilogram sehingga bakal membebani siapa pun yang mengangkatnya.

2. Berapa berat trofi Piala Dunia?

Trofi Piala Dunia memiliki tinggi sekitar 36,5 cm dengan berat kurang lebih 6,175 kilogram. Desainnya menampilkan dua sosok manusia yang mengangkat bola dunia, melambangkan semangat sepak bola yang mendunia dan menyatukan.

Selain emas di sebagian wujud luarnya, bagian dasar trofi ini juga dihiasi lapisan batu malasit berwarna hijau sebagai alas. Dengan desain tersebut, trofinya tetap memiliki tampilan mewah sekaligus cukup ringan ketika diangkat.

3. Sejarah penggunaan trofi Piala Dunia

Sejak edisi pertama Piala Dunia pada 1930, FIFA telah menggunakan dua trofi berbeda. Trofi pertama bernama Jules Rimet Trophy dan dirancang oleh pematung Prancis, Abel Lafleur. Trofi ini digunakan mulai 1930 hingga 1970.

Setelah digunakan dalam waktu yang cukup lama, FIFA mencoba membuat desain baru untuk trofi Piala Dunia. Selanjutnya, muncul trofi besutan seniman Italia, Silvio Gazzaniga. Versi terbarunya memiliki tinggi sekitar 36 sentimeter dan terbuat dari emas 18 karat.

Lewat desain dua figur manusia yang mengangkat bola bumi, Gazzaniga menggambarkannya sebagai "kegembiraan kemenangan". Trofi baru ini secara resmi diperkenalkan pada Piala Dunia 1974 di Jerman.

Waktu itu, tim tuan rumah yang dipimpin kapten Franz Beckenbauer menjadi tim pertama yang mengangkat trofi tersebut usai menjuarai turnamennya. Sejak itu, trofi ini terus dipakai untuk setiap edisi lanjutan Piala Dunia, termasuk di 2026.

4. Trofi asli tidak boleh dibawa pulang juara Piala Dunia

Sebagian orang mungkin menganggap bahwa sang juara berhak membawa pulang trofi asli Piala Dunia saat memenangkannya. Namun, hal tersebut ternyata kurang tepat.

Trofi asli Piala Dunia yang dibuat dari emas 18 karat tidak diberikan secara permanen untuk negara mana pun. Sebaliknya, negara yang juara Piala Dunia hanya diberikan replika berlapis emas yang diproduksi GDE Bertoni di Italia.

Meski begitu, bukan berarti sang juara tidak boleh melihat atau memegang trofi asli Piala Dunia. Trofi tersebut bakal diserahkan selama upacara penghargaan resmi atau agenda khusus dari FIFA. Setelah acaranya selesai, trofi itu harus langsung dikembalikan dengan langkah-langkah keamanan yang ketat.

Aturan ini tampak berbeda dengan trofi Piala Dunia sebelumnya. Dulu saat masih memakai Jules Rimet Trophy, negara pemenang Piala Dunia berhak memilikinya secara permanen dengan catatan sudah menjadi juara dunia sebanyak tiga kali. Nah, Brasil menjadi negara pertama yang memenuhi syarat tersebut usai jadi kampiun Piala Dunia 1970.

5. Serba-serbi lain tentang trofi Piala Dunia

Selain beberapa hal di atas, trofi Piala Dunia juga menyimpan sejumlah hal menarik lainnya. Berikut di antaranya:

  • Hanya orang tertentu yang boleh menyentuh trofi

FIFA menerapkan aturan ketat terkait izin menyentuh trofi asli Piala Dunia. Hanya dua kelompok yang bisa mendapat izin langsung, yakni pemain dan pelatih tim juara Piala Dunia, lalu kepala negara terkait yang sedang menjabat, bisa itu presiden, perdana menteri hingga raja. Selain dua kelompok tersebut, siapa pun tidak diperkenankan menyentuh trofi secara langsung tanpa izin.

  • Trofi asli disimpan di Zurich

Trofi asli Piala Dunia disimpan secara permanen di Museum FIFA yang berlokasi di Zürich, Swiss.

  • Nama negara juara diukir di bagian bawah trofi setelah laga final

Setelah laga final Piala Dunia, bagian dasar trofi akan dilepas. Setelahnya, FIFA akan memasang alas baru yang sudah ditambahkan ukiran nama negara yang menjadi juara terbaru.

  • Estimasi nilai trofi Piala Dunia fantastis

Trofi Piala Dunia terkenal sangat eksklusif, bahkan sang juara saja tidak diperkenankan untuk memilikinya secara permanen. Meski begitu, ada sebagian orang yang penasaran dengan estimasi nilainya.

Melansir Bein Sports, sejumlah laporan yang dikutip The Athletic memperkirakan bahwa trofi Piala Dunia akan bernilai sangat mahal apabila dilelang. Nilainya diprediksi dengan mudah melampaui angka USD 20 juta atau sekitar Rp359,9 miliar. Namun, tampaknya akan mustahil untuk melihat trofi ini dilelang.

Itulah tadi ulasan lengkap untuk menjawab apakah trofi Piala Dunia terbuat dari emas asli. Bagaimana menurutmu?

Untuk ulasan lain mengenai Piala Dunia 2026 bisa cek di laman Soccertime IDN Times!

FAQ seputar apakah trofi Piala Dunia terbuat dari emas asli

Apakah trofi Piala Dunia terbuat dari emas asli?

Ya, trofi Piala Dunia yang sekarang terbuat dari emas asli 18 karat. Namun, bentuknya tidak sepenuhnya padat dan sengaja dibuat berongga agar tidak terlalu berat.

Ada berapa trofi Piala Dunia dalam sejarah?

Sejak pertama kali digelar pada 1930, ada dua desain trofi Piala Dunia yang digunakan. Pertama Trofi Jules Rimet pada 1930–1970, lalu trofi yang dibuat Silvio Gazzaniga digunakan sejak 1974 hingga saat ini.

Siapa perancang trofi Piala Dunia?

Trofi Piala Dunia yang diperebutkan sampai saat ini dirancang oleh pematung asal Italia bernama Silvio Gazzaniga.

Apa trofi asli Piala Dunia bisa dibawa pulang negara yang juara?

Tidak. Trofi asli Piala Dunia tidak diberikan secara permanen ke negara yang menjadi juara. Trofi asli hanya diserahkan saat acara penghargaan resmi dari FIFA, lalu dikembalikan setelah selesai. Sebagai gantinya, negara yang juara Piala Dunia akan diberikan replika berlapis emas.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More