TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Bermain Tanpa Ibra, Tim Asuhan Janne Anderson Bakal Tampil Kompak

#WorldCup2018 Andalkan kolektivitas tim

Si.com

Swedia kembali tampil di Piala Dunia setelah absen pada dua edisi terakhir, yakni tahun 2010 dan 2014 lalu. Tim berjuluk Blagult atau si Biru Kuning ini memulai debutnya di Piala Dunia sejak tahun 1934.

Maka secara keseluruhan, Swedia telah mengikuti turnamen sepak bola terbesar di dunia ini sebanyak 11 kali. Prestasi terbaiknya adalah menempati posisi kedua setelah dikalahkan Brasil di final tahun 1958.

Pada Piala Dunia kali ini, Swedia memang bukan tim yang diunggulkan. Namun, pengalamannya bisa menjadi batu sandungan bagi tim-tim besar lainnya. Untuk tahu lebih jauh tentang Timnas Swedia, simak profilnya berikut ini.

1. Tidak ada nama Zlatan Ibrahimovic

Mirror.co.uk

Usai Piala Eropa 2016 lalu, Swedia tak lagi diperkuat penyerang andalannya, Zlatan Ibrahimovic. Pemain yang kini berusia 36 tahun tersebut memutuskan pensiun dari tim nasional karena usianya yang tak lagi muda.

Absennya Ibra di Swedia memang sempat mengundang kekhawatiran. Bagaimana tidak, dalam beberapa tahun terakhir, Swedia ditakuti karena ketajaman Ibra di lini depan.

Namun, kekhawatiran tersebut nyatanya tak terjadi. Tim asuhan Janne Anderson ini justru tampil lebih kompak dan tak bergantung hanya pada satu pemain. Faktor tersebutlah yang membuat mereka lolos ke Piala Dunia 2018 dengan menyingkirkan Italia di babak play off.

2. Andalkan kolektivitas tim

Ragingtopics.com

Kekuatan Swedia saat ini terletak pada kolektivitas tim. Mereka tak lagi bergantung hanya pada satu sosok pemain. Dengan demikian, setiap pemain akan berusaha tampil maksimal untuk membantu negaranya bisa berbicara lebih banyak di Piala Dunia kali ini.

Meski demikian, Swedia masih memiliki pekerjaan berat jelang bergulirnya Piala Dunia. Sejak laga play off melawan Italia, mereka seperti kesulitan mencetak gol. Dari 9 laga, mereka hanya mampu menciptakan empat gol dan kebobolan empat gol.

Maka, pekerjaan rumah terbesar Swedia saat ini adalah memperbaiki buruknya penyelesaian akhir.

3. Pemain kunci

Football-Italia.net

Setelah Zlatan pensiun dari Timnas, nama Emil Forsberg selalu disebut sebagai pemain andalan Swedia. Posisinya adalah gelandang serang dengan kunggulan umpan-umpan akurat yang siap dikonversi menjadi gol.

Bersama Swedia, pemain berusia 26 tahun ini sudah bermain sebanyak 36 kali dengan menyumbang enam gol dan empat assist.

Saat ini ia memperkuat tim asal Jerman, RB Leipzig. Di musim lalu, posisinya tak terganti dengan catatan 33 pertandingan menyumbang lima gol dan empat assist.

Verified Writer

Imam Rosidin

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya