TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Pemain Klub Semenjana yang Pernah Menjadi Top Skor LaLiga Spanyol

Mereka tampil tajam meski tidak membela klub besar

Diego Forlan meraih trofi sepatu emas Eropa bersama Villarreal pada 2004/2005. (as.com)

Menjadi top skor alias pencetak gol terbanyak LaLiga Spanyol tentu adalah prestasi yang hebat. LaLiga punya kualitas yang luar biasa sehingga tentu tak sembarang pemain bisa merebut gelar top skor. Tak heran sebagian besar nama yang berhasil melakukannya adalah pemain klub besar.

Namun, ternyata ada pula beberapa pemain yang pernah jadi pencetak gol terbanyak LaLiga meski hanya membela klub semenjana. Inilah lima nama yang berhasil melakukannya.

1. Bebeto (Deportivo La Coruna)

potret Bebeto berseragam Deportivo La Coruna (marca.com)

Deportivo La Coruna sempat membuat kejutan di LaLiga musim 1992/1993. Pada musim sebelumnya, mereka nyaris terdegradasi karena finis di posisi ke-17 klasemen akhir. Namun, pada 1992/1993 tiba-tiba Deportivo merangsek ke papan atas dan merebut posisi ketiga di bawah Barcelona dan Real Madrid.

Salah satu aktor kesuksesan Deportivo saat itu adalah Bebeto, penyerang asal Brasil yang baru bergabung pada awal musim. Meski baru pertama kali main di Eropa, Bebeto langsung menjadi top skor LaLiga 1992/1993 dengan 29 gol. Bebeto akhirnya membela Deportivo selama empat musim dan mencetak 100 gol dalam 150 laga di semua ajang.

Baca Juga: 5 Pelatih Klub Semenjana EPL yang Pernah Raih Manager of The Season

2. Juan Antonio Pizzi (Tenerife)

potret Juan Antonio Pizzi berseragam Tenerife (twitter.com/cdtoficial)

Juan Antonio Pizzi adalah mantan striker asal Argentina yang pertama kali berkarier di Eropa dengan membela Tenerife. Tenerife sendiri adalah klub Spanyol yang lebih sering bermain di divisi bawah. Namun, pada musim 1995/1996, mereka sempat membuat kejutan dengan finis di posisi kelima LaLiga.

Juan Antonio Pizzi punya andil besar dalam kesuksesan Tenerife berkat torehan 31 gol. Jumlah itu membuat Pizzi meraih gelar top skor LaLiga musim tersebut. Bahkan, ketajaman Pizzi akhirnya membuat ia diboyong Barcelona pada musim berikutnya dan meraih enam trofi dalam dua musim.

3. Salva Ballesta (Racing Santander)

potret Salva Ballesta berseragam Racing Santander (as.com)

Pada musim 1999/2000, gelar top skor LaLiga kembali direbut pemain yang membela klub medioker. Salva Ballesta adalah peraihnya dengan 27 gol. Padahal, Salva hanya membela Racing Santander yang finis di posisi ke-15 musim tersebut.

Sama seperti Juan Antonio Pizzi, keberhasilan Salva Ballesta jadi top skor akhirnya membawanya ke klub yang lebih besar. Striker asal Spanyol tersebut pindah ke Valencia pada 2001 dan turut meraih trofi LaLiga 2001/2002. Secara total, Salva mencetak 86 gol di LaLiga bersama enam klub berbeda.

4. Diego Forlan (Villarreal)

potret Diego Forlan berseragam Villarreal (transfermarkt.com)

Berikutnya ada Diego Forlan yang meraih gelar top skor LaLiga 2004/2005 saat membela Villarreal. Villarreal mungkin kini dianggap sebagai klub top karena sukses memenangi Europa League 2020/2021 dan mencapai semi final Liga Champions 2021/2022. Namun, dalam sejarahnya mereka sebenarnya minim prestasi, apalagi trofi.

Karena itu, keberhasilan Forlan menjadi top skor bersama Villarreal terbilang mengesankan. Berkat ketajaman Forlan, Villarreal yang biasanya hanya menghuni papan tengah bisa finis di urutan ketiga LaLiga musim tersebut. Selain itu, jumlah 25 gol yang ia cetak di LaLiga juga membuatnya meraih trofi sepatu emas Eropa 2004/2005.

Baca Juga: 5 Klub Semenjana Italia Ini Pernah Raih Trofi Eropa, Sudah Tahu?

Verified Writer

Peter Eduard

Be weird, because being normal is so boring

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya