Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Andai ManCity Dinyatakan Bersalah, Pemain Bisa Tinggalkan Klub
Striker Manchester City, Erling Haaland, merayakan kemenangan atas Coventry City (AFP / Peter Powell)
  • Manchester City masih menjalani proses hukum atas 115 dugaan pelanggaran finansial Premier League periode 2009-2018 dan telah mengajukan banding.

  • Jika dinyatakan bersalah, sanksi yang dibahas mencakup pencabutan gelar serta degradasi, meski putusan akhir dan jadwal selesainya proses belum diketahui.

  • Pengacara Paul Gilroy KC menyebut pemain berpotensi mengakhiri kontrak dan pergi bila pelanggaran klub dianggap merusak kepercayaan, bergantung pada fakta serta ketentuan kontrak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Manchester City masih menghadapi proses hukum terkait dugaan pelanggaran finansial yang diajukan Premier League. Jika pada akhirnya dinyatakan bersalah, para pemain ManCity bebas pergi.

ManCity didakwa melakukan 115 pelanggaran finansial oleh Premier League dalam periode 2009 hingga 2018. Namun, berdasarkan putusan yang disebut dalam laporan ini, mereka dinyatakan bertanggung jawab atas 114 dari 115 dakwaan tersebut.

Kasusnya masih berproses dan klub juga telah mengajukan banding. Belum diketahui kapan seluruh proses tersebut akan berakhir maupun sanksi akhir yang akan dijatuhkan.

Sejumlah hukuman berat telah menjadi bagian dari pembahasan terkait kasus tersebut, termasuk kemungkinan pencabutan gelar pada periode tertentu dan degradasi.

1. Bisa berpengaruh terhadap para pemain ManCity

Situasi tersebut berpotensi memengaruhi para pemain ManCity. Selama ini, mereka menikmati kontrak, gaji, dan fasilitas yang mendukung performa di lapangan hingga membantu klub meraih berbagai trofi.

Pengacara olahraga asal Inggris, Paul Gilroy KC, menyebut terdapat kemungkinan pemain memiliki dasar untuk mengakhiri kontrak apabila terbukti klub melanggar kewajiban atau kepercayaan yang menjadi bagian dari hubungan kontraktual.

“Pemain kini bisa bilang, ‘Anda sudah melanggar kepercayaan dan kesetiaan kami. Anda adalah bos kami, Anda melanggar aturan itu dan saya berhak memutus kontrak lalu pergi’,” ujar Gilroy, dilansir "Stick to Football".

2. Penerapannya akan bergantung pada sejumlah faktor

Menurut Gilroy, kemungkinan tersebut tidak bisa begitu saja dikesampingkan. Namun, penerapannya akan bergantung pada sejumlah faktor, termasuk apa yang disampaikan klub kepada pemain.

“Saya sudah melihat banyak orang bilang itu tidak mungkin, tetapi semua tergantung kepada banyak hal. Klub bilang apa kepada pemain? Bagaimana mereka menyelesaikan masalah finansial dan lain-lainnya," ujar Gilroy.

3. Peluang besar ManCity ditinggal para bintang

Jika klausul atau dasar hukum yang relevan memungkinkan kontrak diakhiri secara sah, pemain seperti Erling Haaland dan rekan-rekannya berpotensi mencari klub baru tanpa harus menunggu kontrak berakhir.

Namun, hal tersebut tetap bergantung pada hasil akhir proses hukum dan ketentuan masing-masing kontrak pemain. Intinya, ManCity harus menyelesaikan masalah ini jika kelak didakwa bersalah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article