Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Jadinya Portugal Tanpa CR7 di UEFA Nations League 2026/2027?

5 min read
Apa Jadinya Portugal Tanpa CR7 di UEFA Nations League 2026/2027?
jersey Portugal bertuliskan Cristiano Ronaldo (unsplash.com/Youssef Mubarak)
  • Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp Portugal menjelang laga Denmark setelah tak dimainkan melawan Norwegia; laporan ESPN dan BBC mengaitkannya dengan dugaan perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.
  • Portugal tetap menang dalam empat laga Grup A4 dan memastikan perempat final. Joao Felix serta Goncalo Ramos menonjol sebagai tumpuan serangan, didukung lini tengah berpengalaman.
  • Meski berstatus juara bertahan dan punya modal kuat bersaing tanpa Ronaldo, Portugal perlu membenahi pertahanan yang kebobolan dalam tiga dari empat pertandingan fase grup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kepergian Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal di UEFA Nations League 2026/2027 cukup mengundang perhatian para pengamat sepak bola. Kabar ini mencuat setelah sang megabintang mengonfirmasi dirinya meninggalkan kamp pelatihan menjelang pertandingan kontra Timnas Denmark pada Rabu (30/9/2026). Sejumlah laporan, termasuk ESPN dan BBC, mengaitkan keputusan Ronaldo dengan dugaan perselisihan di balik layar setelah Jorge Jesus memutuskan untuk tidak menerjunkan pemain yang dikenal dengan sebutan CR7 itu saat menghadapi Norwegia 3 hari sebelumnya.

  1. 1. Timnas Portugal tetap mampu tampil positif di UEFA Nations League 2026/2027 setelah Cristiano Ronaldo meninggalkan skuad

    Portugal tergabung di Grup A4 UEFA Nations League 2026/2027 bersama Denmark, Norwegia, dan Wales. Secara peta kekuatan, persaingan di grup ini bisa dibilang cukup kompetitif, terlebih dengan kehadiran Norwegia yang berpotensi menyulitkan Cristiano Ronaldo dan kolega. Masih di bawah asuhan Stale Solbakken, The Vikings mampu mencapai perempat final Piala Dunia 2026 sebelum disingkirkan Inggris, sementara Portugal sudah harus angkat koper setelah takluk dari Spanyol pada babak 16 besar.

    Portugal mengawali kiprahnya di UEFA Nations League 2026/2027 dengan menjamu Wales di Estadio Jose Alvalade yang berlokasi di Lisbon. Timnas yang dijuluki Selecao das Quinas ini berhasil meraih kemenangan perdana dengan skor tipis (1-0) berkat tembakan rendah Joao Felix pada menit ke-22. Ronaldo yang tampil sebagai starter sebenarnya sempat mencetak gol pada menit ke-58 setelah menerima operan dari Bruno Fernandes. Sayangnya, gol tersebut dianulir karena offside sebelum Ronaldo ditarik keluar dan digantikan Goncalo Ramos pada menit ke-67.

    Bertandang ke Ullevaal Stadion di Oslo, Ronaldo sama sekali tidak dimainkan hingga Portugal sukses mencatat kemenangan 2-1 berkat gol Joao Felix dan Goncalo Ramos. Absennya sang megabintang berusia 41 tahun tersebut ternyata tidak menghalangi Selecao das Quinas mencetak kemenangan ketiga usai mengalahkan Denmark 4-2 melalui gol Joao Cancelo, Goncalo Ramos, Vitinha, dan Joao Felix. Pada matchday keempat yang berlangsung pada Senin (5/10/2026) pukul 01.30 WIB, Cancelo dan Ramos kembali menjadi pahlawan tatkala menundukkan Norwegia 2-1 sekaligus memastikan tiket menuju perempat final UEFA Nations League 2026/2027.

  2. 2. Goncalo Ramos dan Joao Felix mulai menjadi tumpuan baru di lini serang Timnas Portugal

    Sejak laga perdana UEFA Nations League 2026/2027, Joao Felix sudah membuktikan ketajamannya sebagai penyerang meski baru menginjak usia 26 tahun. Eks pemain Barcelona yang kini membela Al Nassr bersama Cristiano Ronaldo di Saudi Pro League (SPL) ini konsisten mencetak gol dalam tiga pertandingan. Berkat kemampuannya memanfaatkan ruang dan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, Felix menjadi salah satu senjata Selecao das Quinas untuk membongkar pertahanan lawan.

    Mulai dari pemain pengganti hingga starter pada matchday kedua UEFA Nations League 2026/2027, Goncalo Ramos juga membuktikan kalau dirinya tak kalah moncer. Salah satu kontribusi pentingnya terlihat saat membantu Portugal comeback atas Norwegia pada matchday keempat di kandang sendiri, tepatnya di Porto, usai menerima operan cerdik dari Felix. Pemain yang berjasa membantu PSG meraih treble pada 2024/2025 bisa menjadi modal penting untuk memperkuat daya gedor Timnas Portugal sepeninggal CR7.

  3. 3. Timnas Portugal mempunyai lini tengah yang cukup solid dengan banyak gelandang berkualitas

    Timnas Portugal sebenarnya memiliki lini tengah yang kuat. Jorge Jesus telah memanggil Joao Palhinha, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Joao Neves, Ruben Neves, dan Vitinha. Mereka adalah pemain berpengalaman yang pernah membela klub-klub top Eropa, seperti Fernandes yang telah memperkuat Manchester United selama 6 musim penuh serta Silva yang membantu Manchester City merebut gelar juara English Premier League, Piala FA, dan UEFA Champions League 2022/2023.

    Sepanjang UEFA Nations League 2026/2027, para gelandang Portugal mampu menjaga keseimbangan permainan sekaligus membantu serangan dengan mendistribusikan bola ke lini depan serta menerima aliran bola dari lini belakang. Jorge Jesus pun sukses meracik dan mengombinasikan karakteristik berbeda antargelandang sehingga membentuk lini tengah yang matang dan solid. Peran mereka tak sebatas membantu sirkulasi bola, melainkan juga berkontribusi mencetak angka, seperti ketika Vitinha ikut menyumbang gol tatkala menghadapi Denmark pada matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027.

  4. 4. Lini belakang Timnas Portugal mempunyai titik lemah meski masih dapat bermain konsisten di UEFA Nations League 2026/2027

    Di balik rentetan kemenangan Timnas Portugal pada fase grup, lini belakang patut menjadi PR bagi Jorge Jesus. Hingga matchday keempat UEFA Nations League 2026/2027, Selecao das Quinas baru mencatat clean sheet saat menghadapi Wales karena lawannya tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran. Setelah itu, mereka kebobolan 1 gol dari Erling Haaland saat melawan Norwegia, 2 gol lewat Mikkel Damsgaard dan Rasmus Hojlund ketika bertamu ke Denmark, dan 1 gol dari Kristoffer Ajer saat menghadapi Norwegia untuk kedua kalinya.

    Jorge Jesus, pelatih berusia 72 tahun yang telah mempersembahkan juara Saudi Pro League 2025/2026 kepada Cristiano Ronaldo dan kolega di Al Nassr, semestinya menjadikan catatan tersebut sebagai bahan evaluasi. Di atas kertas, skuad Selecao das Quinas sebenarnya diisi bek yang sudah mengoleksi belasan hingga puluhan caps di kompetisi-kompetisi internasional. Sebut saja Joao Cancelo yang sudah menorehkan 77 caps dan Renato Veiga dengan 22 caps berdasarkan data Transfermarkt. Meski demikian, Jesus masih perlu mencari cara untuk mempertahankan konsistensi sektor pertahanan Timnas Portugal, terutama dalam mengantisipasi situasi bola kedua dan serangan balik yang masih rawan dieksploitasi lawan.

  5. 5. Performa pada fase grup menunjukkan kans Timnas Portugal mempertahankan gelar juara UEFA Nations League cukup besar

    Portugal datang sebagai juara usai menundukkan Timnas Spanyol 5-3 lewat adu penalti pada final UEFA Nations League 2024/2025. Saat itu, Cristiano Ronaldo, pemain Al Nassr yang berambisi mencapai seribu gol sebelum pensiun, telah berkontribusi besar dengan menyumbangkan masing-masing satu gol tatkala menghadapi Jerman dan Spanyol. Namun, melihat performa mereka dalam empat laga fase grup UEFA Nations League 2026/2027, Timnas Portugal masih memiliki modal kuat untuk bersaing tanpa kehadiran Ronaldo.

    Timnas Portugal bakal menjamu Denmark (15/11) di Esta dio Municipal de Braga sebelum bertandang ke Cardiff City Stadium untuk berebut poin dengan Wales. UEFA Nations League 2026/2027 akan menjadi ujian bagi Jorge Jesus dan anak asuhnya untuk membuktikan mereka mampu bersaing di papan atas meski sang megabintang peraih lima Ballon d'Or lebih dulu angkat koper.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More