Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Marco Bezzecchi saat menjalani pekan balap GP Malaysia 2025
Marco Bezzecchi saat menjalani pekan balap GP Malaysia 2025. (commons.wikimedia.org/Liauzh)

Intinya sih...

  • Aprilia memperpanjang kontrak Marco Bezzecchi hingga 2028, menegaskan prioritas tim dan memberi kepastian pada pembalap.

  • Aprilia memiliki rencana untuk kursi balap kedua, termasuk kemungkinan Jorge Martin hengkang dan merekrut pembalap lain.

  • Francesco Bagnaia berpotensi pindah ke Aprilia di tengah rumor hengkangnya Jorge Martin ke Yamaha, menyusul kabar Pedro Acosta yang berpotensi menjadi rekan setim Marc Marquez di tim pabrikan Ducati tahun depan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bursa pembalap MotoGP 2027 kian ramai. Aprilia menjadi tim pertama yang telah mengumumkan perpanjangan kontrak pembalap dengan Marco Bezzecchi. Kedua pihak akan saling bersinergi hingga pengujung 2028.

Di sisi lain, kursi balap kedua Aprilia masih jadi topik panas. Itu tak lepas dari rumor Jorge Martin yang berpeluang angkat kaki dari tim yang berbasis di Noale, Italia. Meski begitu, Aprilia tak buru-buru memilih tandem Bezzecchi untuk musim depan.

1. Aprilia telah memastikan Marco Bezzecchi bertahan di tim untuk MotoGP 2027

Aprilia memastikan Marco Bezzecchi tetap menjadi pembalap andalan mereka pada 2027. Mereka mengumumkannya pada Senin (2/2/2026) di Sirkuit Sepang, Malaysia. Massimo Rivola selaku CEO Aprilia Racing menyebut perpanjangan kontrak Bezzecchi adalah langkah prioritas tim. Apalagi, pembalap bernomor motor 72 itu sempat mendapat tawaran dari tim lain sebelum memutuskan bertahan di Aprilia.

"Mengonfirmasi kontrak Bezzecchi begitu awal pada musim ini adalah bukti adanya hubungan istimewa antara dirinya dan Aprilia. Kami melihat kemampuannya dalam mengarahkan kami untuk pengembangan motor. Jadi, dia akan menjadi bagian penting untuk mengembangkan motor versi 2027," kata Massimo Rivola dilansir Crash.

Perpanjangan kontrak yang dilakukan lebih awal tak hanya menguntungkan Aprilia, tetapi juga Marco Bezzecchi. Pembalap berusia 27 tahun itu tak perlu lagi memikirkan nasibnya untuk musim depan. Bezzecchi kini bisa fokus bersaing di barisan depan demi memperbesar kans merengkuh titel juara MotoGP 2026.

2. Aprilia punya sejumlah rencana dalam memilih rekan setim Marco Bezzecchi

Satu kursi balap Aprilia di MotoGP 2027 resmi menjadi milik Marco Bezzecchi. Sementara itu, masa depan Jorge Martin di tim tersebut masih tanda tanya. Juara dunia MotoGP 2024 itu kini dirumorkan merapat ke Yamaha.

Isu kepindahan Martin ke tim lain bukanlah hal baru. The Martinator sempat berupaya mengaktifkan klausul kontrak demi berlabuh ke Honda pada 2025. Nyatanya, usaha tersebut tak membuahkan hasil. Martin memutuskan bertahan dengan Aprilia pada tahun ini.

Massimo Rivola menanggapi isu Martin yang dikaitkan dengan Yamaha. Pria berusia 54 tahun itu tak menutup peluang mempertahankan Martin. Namun, Aprilia punya rencana lain apabila pembalap bernomor motor 89 tersebut angkat kaki dari tim.

"Kabar baiknya, kami punya waktu untuk mengecek situasi bursa pembalap dan mengamatinya setelah menyelesaikan prioritas kami. Kami tentunya belum melihat talenta Martin sepenuhnya. Jadi, aku sangat penasaran. Aprilia tak pernah berhenti bergerak sehingga ada rencana B, C, dan D," jelas Massimo Rivola dikutip Crash.

3. Francesco Bagnaia berpotensi pindah ke Aprilia di tengah rumor hengkangnya Jorge Martin ke Yamaha

Di tengah rumor hengkangnya Jorge Martin ke Yamaha, muncul isu Francesco Bagnaia bergabung dengan Aprilia. Itu menyusul kabar Pedro Acosta yang berpotensi menjadi rekan setim Marc Marquez di tim pabrikan Ducati tahun depan. Indikasi kian kuat setelah Bagnaia mengaku mengantongi sejumlah penawaran dan berencana mengambil keputusan dalam waktu dekat.

"Pada dasarnya, kami berada dalam situasi yang serupa. Aku telah mendapatkan tawaran yang sangat bagus. Aku akan segera mengambil keputusan," ujar Francesco Bagnaia dikutip Crash.

Perkembangan bursa pembalap MotoGP 2027 yang semakin memanas berkaitan dengan persiapan tim menyongsong regulasi baru. Memastikan susunan pembalap lebih awal dapat membantu tim lebih fokus mematangkan rencana menghadapi persaingan di kejuaraan. Dari sisi pembalap, masa depan yang lebih jelas tak akan membebani mereka saat bertarung musim ini.

Terlepas dari itu, langkah Aprilia dalam memilih tandem Marco Bezzecchi patut untuk diikuti. Peluang Martin bertahan di Aprilia masih terbuka. Namun, bukan tidak mungkin Aprilia mengambil keputusan berani dengan merekrut pembalap lain.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team