Jakarta, IDN Times - Otoritas Perbatasan dan Bea Cukai Amerika Serikat (CBP) akhirnya buka suara soal keputusan untuk menolak wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia, Omar Artan, masuk ke wilayahnya. Menurut CBP, Artan diduga terhubung dalam jaringan teroris Somalia.
Selain karena Somalia masuk ke dalam daftar hitam imigrasi AS, Artan dianggap memiliki hubungan dengan salah satu organisasi teror. ICE dan Homeland Security mendeteksi Artan merupakan "terduga anggota" dari jaringan teror.
"Setelah inspeksi lewat CBP, informasi negatif didapat, termasuk adanya kaitan dengan anggota terduga teroris, dan itu ditemukan. Pemerintahan Trump tak akan mengizinkan adanya risiko keamanan yang masuk," begitu pernyataan CBP, dilansir The Standard.
