Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

8 Pencetak Gol Argentina di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Teratas

8 Pencetak Gol Argentina di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Teratas
pendukung Timnas Argentina (pexels.com/Gaby Lopez)
Share Article

Tim Nasional Argentina tak mampu menambah gol pada final Piala Dunia 2026. La Albiceleste takluk dengan skor tipis 0-1 dalam laga penentuan menghadapi Spanyol pada 20 Juli 2026. Situasi tersebut membuat daftar pencetak gol mereka tak bertambah. Sepanjang turnamen sejak laga pertama fase grup, terdapat delapan pemain Argentina yang membobol gawang lawan.

1. Lionel Messi menjadi momok bagi pertahanan lawan dengan torehan delapan gol

Lionel Messi masih menjadi sosok utama di skuad Argentina meski tak lagi muda. Ia memimpin rekan-rekan setimnya, menjadi kreator serangan, serta mengemban peran sebagai mesin gol utama dengan torehan 8 gol dan 4 gol dalam 8 laga berbeda. Kontribusi apik langsung terlihat pada laga pertama dengan mencetak hattrick dalam kemenangan 3-0 atas Aljazair. Sayangnya, setelah selalu menyumbang gol atau assist hingga semifinal, Messi tak mampu melakukannya pada partai puncak. 

2. Lautaro Martinez memaksimalkan kemampuannya dengan menyumbang tiga gol

Lautaro Martinez mendapat menit bermain yang semakin menurun seiring berjalannya Piala Dunia 2026. Namun, ia justru menunjukkan peran krusialnya ketika bermain sebagai pemain pengganti. Setelah hanya menciptakan sebuah gol selama fase grup, ia mencetak 2 gol dan 1 assist pada fase gugur. Satu golnya berbuah kemenangan 3-1 atas Swiss, sementara gol lainnya menjadi penentu kemenangan atas Inggris pada semifinal yang memastikan langkah Argentina ke final.

3. Enzo Fernandez menjebol gawang Mesir dan Inggris

Menyandang status sebagai pemain muda terbaik pada edisi sebelumnya, Enzo Fernandez menjadi sosok yang hampir tak tergantikan di lini tengah Argentina pada 2026. Ia hanya absen ketika timnya bertemu Yordania pada fase grup dan selalu tampil penuh dalam tujuh laga lainnya. Pemain Chelsea itu juga berhasil menghadirkan ancaman bagi pertahanan lawan dengan kontribusi dua gol. Gol-gol itu bersarang di gawang Mesir dan Inggris.

4. Giovani Lo Celso mencetak gol lewat tendangan bebas

Giovani Lo Celso hanya berkesempatan tampil dalam satu laga. Pelatih Lionel Scaloni memainkannya selama 60 menit dalam duel kontra Yordania. Kesempatan yang terbatas itu dijawab dengan sebuah gol. Ia menjebol gawang sang wakil Asia melalui tendangan bebas yang membuka keunggulan Argentina pada menit 19.

5. Gol Cristian Romero mengawali hasil positif atas Mesir

Cristian Romero memainkan peran sebagai pilihan utama di jantung pertahanan. Selain itu, pemain berusia 28 tahun tersebut juga kerap membahayakan pertahanan lawan lewat keunggulan duel udara. Dari 7 penampilan, ia sukses menjebloskan 1 gol dan 1 assist. Gol tersebut bersarang di gawang Mesir dan menjadi awal dari pembalik keadaan dalam kemenangan Argentina 3-2. 

6. Lisandro Martinez menjebol gawang Cape Verde

Lisandro Martinez menjadi rekan duet utama Cristian Romero di lini pertahanan. Selain tampil spartan sebagai bek tengah, pemain Manchester United tersebut juga memberikan kontribusi bagi lini depan dengan torehan 1 gol dan 1 assist dalam 7 laga. Assist-nya hadir untuk Gol pembuka Lionel Messi dalam duel kontra Cape Verde. Lalu pada laga yang sama, ia mencetak gol pada menit 92 yang membuat Argentina unggul 2-1.

7. Alexis Mac Allister menjebloskan gol ke gawang Swiss

Alexis Mac Allister mengawal lini tengah dengan begitu solid bersama Enzo Fernandez. Pelatih memainkannya dalam 8 laga yang dijawab dengan 1 gol dan 1 assist. Assist-nya mewarnai kemenangan atas Cape Verde. Sedangkan, golnya membawa Argentina menumbangkan Swiss pada perempat final.

8. Julian Alvarez hanya mencetak sebuah gol

Julian Alvarez memberikan kontribusi yang cukup minim dengan statusnya sebagai ujung tombak utama. Dari total 602 menit dalam 8 laga, ia hanya mampu mencetak 1 gol. Ia melakukannya dengan sepakan kaki kanan berkat assist Jose Manuel Lopez pada menit 112 menghadapi Swiss dan membuat Argentina unggul 2-1.

Catatan di atas menunjukkan bahwa Argentina masih terlalu bertumpu kepada Lionel Messi dalam urusan mencetak gol. Sang kapten menyumbang delapan gol atau hampir separuh dari total gol La Albiceleste sepanjang turnamen. Meski beberapa pemain lain mampu ikut mencatatkan nama di papan skor, belum ada sosok yang benar-benar konsisten menjadi pelapis produktivitas Messi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More