Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Pemain Inggris yang Pernah Membela Fenerbahce per 26 Juli 2026

4 Pemain Inggris yang Pernah Membela Fenerbahce per 26 Juli 2026
ilustrasi pendukung Fenerbahce (pexels.com/hayati ilker ergün)
Share Article

Per 26 Juli 2026, Fenerbahce mendaratkan enam pemain baru ke Sukru Saracoglu Stadium pada musim panas 2026. Salah satunya adalah Mason Greenwood yang merapat dengan mahar 39 juta euro (sekitar Rp794,5 miliar) dari Olympique Marseille. Termasuk penyerang yang kini berusia 24 tahun ini, terdapat empat pemain berkebangsaan Inggris yang pernah membela klub berjuluk Sari Kanaryalar tersebut.

1. Mason Greenwood menjadi rekrutan termahal setelah dibeli 39 juta euro dari Olympique Marseille

Berkat rekam jejak selama berseragam Olympique Marseille, Mason Greenwood mencuri perhatian Fenerbahce sehingga didatangkan pada musim panas 2026. Ia dibeli dengan mahar 39 juta euro (sekitar Rp794,5 miliar). Ini membuatnya menjadi rekrutan termahal sepanjang sejarah Sari Kanaryalar. Pemain kelahiran Bradford ini memperoleh kontrak 4 tahun yang berlaku sampai 2030. Dia telah menjalani debut sebagai penyerang sayap kanan pengganti selama 7 menit ketika menghadapi Gornik Zabrze pada kualifikasi Liga Champions Eropa 2026/2027.

Sebelum berlabuh ke Turki, Greenwood sendiri direkrut Olympique Marseille dari Machester United pada musim panas 2024. Pemain berkebangsaan Inggris ini sering diplot sebagai penyerang sayap kanan utama. Dia juga pernah menjalankan beberapa peran di sektor depan dan tengah tergantung kebutuhan taktik. Ini membuatnya bisa mengumpulkan banyak menit bermain bersama Les Phoceens.

Greenwood mempunyai kemampuan dribel, kecepatan, dan visi bermain untuk meneror barisan pertahanan lawan. Selain itu, dia mempunyai pergerakan tanpa bola yang cerdik sehingga memudahkan rekan dalam memberikan umpan. Tak membuang kesempatan, pemain yang kini berusia 24 tahun ini berhasil tampil produktif dengan mengumpulkan 48 gol dan 17 assist dari total 81 pertandingan (6.548 menit) di berbagai kompetisi bersama Les Phoceens.

2. Archie Brown bisa mengisi posisi bek kiri atau gelandang kiri

Archie Brown sering memperoleh kesempatan mengisi posisi bek kiri utama dan beberapa kali dirotasi ke gelandang kiri Fenerbahce. Berkat kecepatan dan stamina mumpuni, dirinya bisa naik membantu penyerangan dengan menambah opsi umpan bagi rekan, membuka ruang di pertahanan, dan mengirim umpan silang ke kotak penalti lawan. Ketika bertahan, dia dibutuhkan untuk pressing dan tidak segan melakukan kontak fisik demi merebut bola. Namun, performanya sempat terganggu cedera jari kaki. Pemain kelahiran Birmingham ini dipasang dalam 25 pertandingan dengan mencetak 3 gol dan 3 assist. Di berbagai ajang, ia mengumpulkan 5 gol dan 7 assist dari 38 pertandingan.

Fenerbahce mendapatkan jasa Brown setelah membayar 8 juta euro (sekitar Rp163 miliar) dari KAA Gent pada musim panas 2025. Pemain yang kini berusia 24 tahun ini memperoleh kontrak 3 tahun yang rencananya berlaku sampai 2028. Kehadirannya diproyeksikan untuk meningkatkan kualitas di sisi kiri pertahanan Sari Kanaryalar.

3. Ryan Kent tidak merumput reguler saat membela Fenerbahce

Setelah berseragam Rangers kurang lebih selama 5 tahun, Ryan Kent dilepas gratis pada musim panas 2023. Tak sampai menganggur, pemain kelahiran Oldham tersebut terbang ke Turki guna memulai tantangan baru bersama Fenerbahce. Dia lantas menandatangani kontrak 4 tahun yang rencananya merumput di Sukru Saracoglu Stadium sampai 2027.

Kent sendiri ternyata tidak merumput reguler lantaran ketatnya persaingan sektor depan Fenerbahce. Meski begitu, pemain yang kini berusia 29 tahun ini pernah menempati posisi peyerang sayap kiri atau kanan. Dia mempunyai kecepatan dan keterampilan dribel untuk membuat peluang. Dirinya tercatat mencetak 1 gol dan 2 assist dari total 19 pertandingan di berbagai kompetisi. Tak sampai menyelesaikan kontrak, ia dan Sari Kanaryalar sepakat berpisah lebih cepat sehingga dilepas gratis pada Oktober 2024.

4. Dalian Atkinson menjadi pemain Inggris pertama yang mengembangkan potensi bersama Fenerbahce

Dalian Atkinson tercatat menjadi pemain berkebangsaan Inggris pertama yang pernah mengembangkan potensi bersama Fenerbahce. Penyerang kelahiran Shrewbury tersebut didapatkan dengan mahar 1,8 juta euro (sekitar Rp36,6 miliar) dari Aston Villa pada musim panas 1995. Dirinya mengambil kesempatan untuk merasakan atmosfer persaingan sepak bola di luar Inggris.

Atkinson sendiri awalnya mampu memperkaya rotasi penyerang tengah sehingga sering mewarnai starter Fenerbahce. Seiring waktu, pemain bertinggi 185 cm ini terlibat konflik dengan klub karena tunggakan gaji. Ini membuatnya sempat menjalani peminjaman ke Manchester City. Dirinya membukukan 10 gol dan 4 assist dari total 30 pertandingan untuk Sari Kanaryalar. Pada musim panas 1997, ia pindah permanen ke Al-Ittihad.

Keempat pemain berkebangsaan Inggris di atas tercatat pernah membela Fenerbahce. Mason Greenwood membawa harapan untuk memperkuat sektor depan. Brown memiliki peran penting di sisi kiri pertahanan Sari Kanaryalar. Sementara, Kent sedang berstatus tanpa klub dan Atkinson telah meninggal dunia pada 15 Agustus 2016.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More