Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bantai Chelsea, ManCity Mulai Pede Sikat Arsenal di Etihad
stadion Manchester City, Etihad Stadium (pexels.com/Yoohaina Edwards)
  • Manchester City semakin percaya diri usai menang 3-0 atas Chelsea, memperkecil jarak dengan Arsenal menjadi enam poin dan masih punya satu laga tabungan.
  • Pep Guardiola menilai peluang mengalahkan Arsenal terbuka, namun tetap sulit karena The Gunners sedang dalam performa terbaik dan jarang kalah di berbagai kompetisi.
  • Guardiola membidik kemenangan kedua atas Arsenal setelah sukses di Piala Liga, menyebut laga nanti sebagai ujian berat melawan tim terbaik di Inggris dan Eropa saat ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepercayaan diri Manchester City meningkat usai membantai Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (12/4/2026), dengan skor 3-0. Bagi manajer ManCity, Pep Guardiola, kemenangan itu menjadi bukti anak-anak asuhnya masih bisa bersaing demi gelar Premier League.

Wajar, karena dengan kemenangan itu, jarak ManCity dengan Arsenal kini menipis menjadi enam. Bahkan, jaraknya sebenarnya bisa menjadi tiga, karena masih ada satu laga tabungan yang dimiliki oleh ManCity.

Selain itu, potensi ManCity menempel Arsenal dengan poin yang sama juga terbuka. Sebab, keduanya masih bentrok di Etihad Stadium, 19 April 2026 mendatang.

1. Yakin, tapi Arsenal akan susah dikalahkan

Guardiola merasa, peluang ManCity mengalahkan Arsenal terbuka lebar. Meski begitu, The Citizens harus membuktikan diri karena Arsenal saat ini juga sedang berada dalam performa terbaiknya.

"Performa kami sedikit berbeda dari sebelumnya. Kami akan main di Etihad dan tim dalam performa terbaik, tapi mengalahkan Arsenal tetap akan sangat sulit. Yang akan kami lakukan sekarang adalah istirahat, bersiap, dan melakukan apa yang harus dilakukan nanti," ujar Guardiola, dilansir Daily Mirror.

2. Arsenal tim terbaik saat ini, bagi Guardiola

Guardiola merasa posisi ManCity di laga akhir pekan nanti tetap jadi kuda hitam. Sama seperti saat jumpa di Piala Liga, Guardiola menilai Arsenal lebih difavoritkan menang. Hal itu bukan tanpa alasan, karena The Gunners sempat mencatatkan hanya kalah di tiga kesempatan dalam 49 laga. Sementara, dalam Liga Champions, Arsenal gak pernah kalah.

"Pertanyaannya adalah kami melawan tim yang cuma kalah tiga kali dalam 49 laga. Di Liga Champions, mereka tak pernah kalah. Saya tahu betapa sulitnya mereka ditaklukkan. Semua laga mereka menangkan, kecuali satu, yang berakhir imbang," ujar Guardiola.

3. Bisa menang lagi, ManCity?

Arsenal sudah dikalahkan ManCity pada Piala Liga beberapa waktu lalu. Kini, Guardiola membidik kemenangan kedua atas Arsenal dalam dua kesempatan beruntun. Andai itu terjadi, eks pelatih Barcelona tersebut bakal merasakan kepuasan yang begitu tinggi. Sebab, ditegaskannya lagi, Arsenal merupakan tim terbaik di Inggris bahkan Eropa saat ini.

"Bagaimana mereka berkompetisi, itu pekerjaan terberat yang sudah menanti kami. Ini masalah taktik; terkadang kami menyesuaikan diri dan sebaliknya. Mereka tim terbaik di negara ini dan Eropa hingga sekarang. Mengalahkan Arsenal akan sulit. Bayangkan bisa menang dua kali dalam beberapa pekan saat jumpa mereka. Jadi, kami harus istirahat, bersiap, dan membaca apa yang akan mereka lakukan," ujar Guardiola.

Editorial Team