5 Bek Liga Eropa di Timnas Ekuador di Piala Dunia 2026

- Sebastian Beccacece membawa delapan bek ke skuad Ekuador di Piala Dunia 2026, lima di antaranya bermain di klub Eropa seperti Arsenal, AC Milan, PSG, Club Brugge, dan KRC Genk.
- Piero Hincapie, Willian Pacho, dan Joel Ordonez menjadi starter utama pada laga pembuka Grup E berkat performa solid mereka di liga top Eropa musim 2025/2026.
- Pervis Estupinan dan Yaimar Medina berperan sebagai pelapis penting dengan fleksibilitas tinggi di sisi kiri pertahanan La Tricolor selama turnamen berlangsung.
Sebastian Beccacece selaku pelatih memboyong sebanyak delapan bek untuk meramaikan skuad Ekuador di Piala Dunia 2026 per 16 Juni 2026. Lima di antaranya tercatat mengembangkan potensi bersama klub Eropa 2025/2026. Mereka tersebar berseragam Arsenal, AC Milan, Paris Saint-Germain (PSG), Club Brugge, dan KRC Genk. Para penjaga area pertahanan La Tricolor tersebut beroperasi sebagai bek tengah serta bek kiri dalam skema taktik.
1. Piero Hincapie bisa menempati bek tengah atau bek kiri Arsenal
Arsenal meminjam Piero Hincapie dari Bayer Leverkusen pada tenggat waktu musim panas 2025. Pemain yang kini berusia 24 tahun ini bisa menempati bek tengah atau bek kiri sehingga sering dipasang sejak menit awal pada English Premier League (EPL) 2025/2026. Tak selalu mulus, ia sempat melewatkan beberapa pertandingan karena cedera pangkal paha.
Hincapie sendiri dibekali kemampuan membaca permainan sehingga berguna untuk memotong jalur umpan lawan serta tidak ragu terlibat kontak fisik. Kehadirannya juga dibutuhkan ketika memulai serangan dari belakang. Berkat kecepatan dan stamina mumpuni, pemain asal Esmeraldas ini bisa maju demi memperkaya opsi umpan bagi rekan dan membuka ruang di pertahanan lawan. Dirinya bermain dalam 25 pertandingan dengan membuat 1 gol dan 2 assist. Di berbagai ajang, merumput 39 kali dengan menorehkan 1 gol dan 2 assist.
Hincapie kemudian mendapat kesempatan penting mewakili Ekuador di Piala Dunia 2026. Dirinya dibutuhkan karena mempunyai fleksibilitas dengan menempati posisi bek tengah atau bek kiri . Dia tampil dalam 90 menit pada pertandingan pembuka Grup E. Sejauh ini, ia mencetak 3 gol dan 1 assist dari 53 caps.
2. Willian Pacho masih kerap menempati bek tengah utama PSG
Pada Ligue 1 Prancis 2025/2026, Willian Pacho masih kerap menempati bek tengah utama PSG. Pemain kelahiran Quininde tersebut memiliki fisik tangguh sehingga tanpa kompromi terlibat duel, memutus jalur umpan berkat kemampuan membaca permainan, dan dibutuhkan ketika membangun serangan karena tenang ketika menguasai bola. Cedera membuatnya sempat beristirahat beberapa pertandingan. Ia dipasang dalam 23 pertandingan. Di berbagai kompetisi, mengemas 2 gol dan 1 assist dari 44 pertandingan bersama Les Parisiens.
Pacho dibutuhkan guna memperkokoh tembok pertahanan sehingga dipanggil demi mewakili Ekuador di Piala Dunia 2026. Pemain yang kini berusia 24 tahun ini diturunkan selama 90 menit sebagai bek tengah ketika berjumpa Pantai Gading pada pertandingan pembuka Grup E. Sejauh ini, dirinya mengukir 2 gol dari 35 caps bersama La Tricolor.
3. Pervis Estupinan bertugas sebagai pelapis dari Davide Bartesaghi di AC Milan
Pervis Estupinan memperoleh menit bermain minim bersama AC Milan pada Serie A 2025/2026. Selain sempat mengalami cedera ankle, dia kalah bersaing dengan Davide Bartesaghi di bek kiri atau gelandang kiri I Rossoneri. Meski begitu, pemain yang kini berusia 28 tahun ini tetap dibutuhkan karena memiliki stamina mumpuni dan kecepatan sehingga rajin maju membantu progresi bola, membuka ruang di pertahanan lawan, dan membuat umpan silang. Ketika bertahan, ia bisa pressing dan mengantisipasi jalur umpan lawan. Dirinya tampil dalam 19 pertandingan (1.036 menit) dengan menyumbang 1 gol dan 1 assist. Di berbagai kompetisi, menghasilkan 1 gol dan 1 assist dari 22 pertandingan.
Meski tidak tampil reguler untuk AC Milan, Estupinan tetap dipercaya mewarnai skuad Ekuador di Piala Dunia 2026. Pemain asal Esmeraldas tersebut dibutuhkan karena bisa memperkaya rotasi dengan mengisi posisi bek kiri atau gelandang kiri. Sejak Oktober 2019, dia membuat 5 gol dan 4 assist dari 54 caps untuk La Tricolor.
4. Joel Ordonez kerap mengamankan starter sebagai bek tengah Club Brugge
Demi memperdalam kekuatan sektor pertahanan, Joel Ordonez dipilih Beccacece untuk meramaikan skuad Ekuador di Piala Dunia 2026. Dia memiliki rekam jejak dalam menempati posisi bek tengah atau bek kanan dalam skema permainan La Tricolor. Pemain yang kini berusia 22 tahun ini ternyata diplot sebagai bek tengah selama 90 menit saat pertandingan pembuka Grup E. Sejauh ini, ia membukukan 18 caps.
Ordonez sendiri kerap mengamankan starter sebagai bek tengah Club Brugge pada Jupiler Pro League Belgia 2025/2026. Sebab, pemain asal Guayaquil ini membantu membangun serangan dari belakang, kuat duel fisik, dan bisa mengantisipasi pergerakan lawan. Selain itu. dia dibekali kecepatan. Dirinya dipasang dalam 23 pertandingan dengan menyarangkan 3 gol. Di berbagai kompetisi, menghasilkan 4 gol dari 46 pertandingan bersama Blauw-Zwart.
5. Yaimar Medina bisa menempati berbagai peran di sisi kiri permainan KRC Genk
Yaimar Medina beberapa kali masuk starter KRC Genk pada Jupiler Pro League 2025/2026. Meski posisi aslinya bek kiri, dia pernah dirotasi ke gelandang kiri dan penyerang sayap kiri. Pemain kelahiran Eloy Alfaro ini mempunyai kecepatan dan stamina mumpuni sehingga bisa naik turun mengawal sisi kiri. Kehadirannya mendukung distribusi bola dan membuka ruang di pertahanan lawan. Selain itu, dia rajin menekan pergerakan lawan. Dirinya dipasang dalam 21 pertandingan dengan menciptakan 1 assist. Di berbagai kompetisi, menghasilkan 1 gol dan 3 assist dari 40 pertandingan untuk De Smurfen.
Medina sendiri dibutuhkan dalam skema taktik Beccacece sehingga diberikan kesempatan berseragam Ekuador di Piala Dunia 2026. Dia bisa memperdalam kekuatan karena mampu menjalankan berbagai peran di sisi kiri La Tricolor. Sejak September 2024, pemain yang kini berusia 21 tahun ini mencatatkan enam caps.
Kelima bek yang liga Eropa 2025/2026 di atas meramaikan skuad Ekuador di Piala Dunia 2026. Hincapie, Pacho, dan Ordonez diberikan kesempatan mengawal pertahanan La Tricolor ketika pertandingan pembuka Grup E. Sementara, Medina dan Estupinan diplot sebagai bek pelapis.
















