Jakarta, IDN Times - Spanyol menang dalam laga perempat final Piala Dunia 2026. Jumpa Belgia di Los Angeles Stadium, Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB, mereka menang 2-1.
Gol-gol di laga ini dicetak Fabian Ruiz (30') dan Mikel Merino (88') untuk Spanyol, serta Charles De Ketelaere (41') untuk Belgia. Spanyol pun menyusul Prancis ke semifinal.
Sejak awal babak pertama, Spanyol langsung mendominasi laga. Masih dengan ciri khas mereka, yaitu aliran bola yang cepat, mengandalkan kecepatan Lamine Yamal dan Dani Olmo.
Hadirnya Rodri dan Fabian Ruiz di lini tengah bikin Spanyol sukses mengontrol aliran bola. Belgia sendiri tidak memiliki opsi lain. Mereka bertahan serapat mungkin agar tak kebobolan.
Namun, akhirnya Spanyol unggul juga. Pada menit 30, Spanyol melancarkan serangan dari sisi kiri pertahanan Belgia. Pedro Porro mengirim umpan ke kotak penalti, yang sukses disepak Dani Olmo. Namun, bola sempat dihalau kiper.
Tak butuh waktu lama, Fabian Ruiz merespons bola halauan kiper itu dan menyepaknya masuk ke dalam gawang. Skor untuk sementara berubah 1-0, Spanyol unggul atas Belgia.
Tertinggal satu angka, Belgia tidak panik. Sembari menjaga pertahanan, mereka menajamkan serangan-serangan mereka, terutama saat laga memasuki menit 38. Usaha mereka berbuah hasil.
Pada menit 41, berawal dari sebuah skema serangan apik di sisi kiri pertahanan Spanyol, Timothy Castagne mengirim umpan ke kotak penalti. Di sana, De Ketelaere sudah menanti.
Meski dikawal bek lawan, De Ketelaere sukses menanduk bola masuk ke gawang. Skor berubah 1-1, kedudukan Spanyol dan Belgia kembali seimbang.
Hingga babak pertama tuntas, skor 1-1 ini tidak berubah. Belum ada yang unggul antara Spanyol maupun Belgia di babak pertama perempat final Piala Dunia 2026 ini.
Memasuki babak kedua, Spanyol dan Belgia sama-sama melakukan perubahan. Spanyol memasukkan Pedri, Nico Williams, Mikel Merino, dan Ferran Torres. Belgia memasukkan Axel Witsel, Romelu Lukaku, Senne Lammens, dan Joaquiin Seys.
Hadirnya nama-nama baru ini menjaga intensitas permainan. Spanyol memang tampil dominan, tetapi mereka sempat dihantui kebuntuan. Serangan mereka juga monoton.
Lini pertahanan Belgia, setidaknya sampai meniit 80, layak diberikan pujian. Mereka sukses membuat lini depan Spanyol mati kutu. Apalagi, serangan-serangan Spanyol juga monoton. Namun, semua berubah di menit akhir.
Pada menit 88, Spanyol menyerang. Pau Cubarsi yang maju ke depan melepaskan sepakan. Senne Lammens yang menggantikanThibaut Courtois, sejatinya bisa menepis bola.
Namun, bola tepisannya ini berhasil dimanfaatkan Mikel Merino, yang berujung gol kedua bagi Spanyol. Untuk sementara, tim Matador unggul lagi 2-1 atas Belgia.
Di sisa waktu babak kedua, tidak ada perubahan skor yang terjadi. Skor tetap 2-1 untuk keunggulan Spanyol atas Belgia, membawa tim Matador ke semifinal Piala Dunia 2026.
