5 Pertemuan Terakhir Argentina dan Swiss sebelum Piala Dunia 2026

- Dalam lima pertemuan terakhir sebelum Piala Dunia 2026, Swiss belum pernah menang atas Argentina, dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang untuk La Albiceleste.
- Lionel Messi menjadi sosok kunci dalam sejarah pertemuan kedua tim, termasuk hattrick-nya pada laga uji coba 2012 dan assist penting untuk gol Angel Di Maria di Piala Dunia 2014.
- Pertemuan terbaru di Piala Dunia 2014 berakhir dengan kemenangan tipis Argentina 1-0 lewat gol menit ke-118, menegaskan dominasi mereka atas Swiss menjelang duel perempat final 2026.
Perempat final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Argentina dan Swiss. Sebelumnya, kedua tim telah saling berhadapan sebanyak tujuh kali. Namun, dalam lima pertemuan terakhir per 10 Juli 2026, Swiss tidak pernah menang atas Argentina.
1. Argentina mengalahkan Swiss 2-0 pada 1 September 1984
Argentina meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Swiss dalam laga persahabatan yang berlangsung pada 1 September 1984. Tim asuhan Carlos Bilardo mampu memecah kebuntuan lewat gol Jose Daniel Ponce saat pertandingan baru berjalan 7 menit. Oscar Dertycia kemudian menggandakan skor pada menit ke-34 yang membuat Argentina menutup paruh pertama dengan keunggulan dua gol.
Memasuki babak kedua, Argentina lebih fokus menjaga ritme permainan sambil sesekali melancarkan serangan balik. Swiss meningkatkan intensitas serangan demi memperkecil ketertinggalan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat seluruh peluang gagal dikonversi menjadi gol. Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
2. Argentina dan Swiss bermain imbang 1-1 pada 8 Mei 1990
Argentina menghadapi Swiss dalam laga uji coba pada 8 Mei 1990. Pertandingan tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 1990. Babak pertama berlangsung ketat dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Akan tetapi, lini pertahanan kedua tim tampil disiplin sehingga skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Argentina lebih dominan pada babak kedua dalam penguasaan bola. Keunggulan La Albiceleste akhirnya lahir pada menit ke-52 melalui Abel Balbo yang memaksimalkan umpan Maradona untuk menaklukkan Philipp Walker. Swiss tidak menyerah dan terus menekan hingga Kubilay Turkyilmaz menyamakan kedudukan tepat pada menit ke-89. Gol Turkyilmaz tersebut membuat pertandingan berakhir imbang 1-1.
3. Swiss menahan imbang Argentina 1-1 pada 2 Juni 2007
Argentina harus puas bermain imbang 1-1 saat menghadapi Swiss dalam laga persahabatan pada 2 Juni 2007. Pertandingan berlangsung ketat sejak awal laga. Lionel Messi beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, termasuk tendangan bebasnya yang disambut Gabriel Milito hingga membentur tiang gawang.
Dominasi Albiceleste baru membuahkan hasil pada awal babak kedua ketika umpan silang Messi disambut dengan sundulan Carlos Tevez pada menit ke-49 untuk membuka keunggulan. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan sekitar 15 menit. Marco Streller berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Roberto Abbondanzieri untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Argentina sempat menggempur lewat peluang Esteban Cambiasso dan Diego Milito pada sisa pertandingan, tetapi pertahanan Swiss mampu menggagalkan seluruh ancaman tersebut.
4. Argentina menekuk Swiss 3-1 pada 29 Februari 2012 berkat hattrick Lionel Messi
Argentina meraih kemenangan 3-1 atas Swiss dalam laga uji coba pada 29 Februari 2012. Lionel Messi membuka keunggulan La Albiceleste pada menit ke-20 setelah menerima umpan Sergio Aguero. Gol tersebut membuat Argentina menutup babak pertama dengan keunggulan satu gol.
Pada babak kedua, Xherdan Shaqiri menyamakan skor pada menit ke-49 lewat sepakan kerasnya. Pertandingan berjalan sengit hingga menit-menit akhir sebelum Messi kembali mencetak gol pada menit ke-88 memanfaatkan kesalahan lini belakang Swiss. Pada masa injury time, Gonzalo Higuain dijatuhkan di kotak terlarang. Messi yang maju sebagai eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya guna memastikan hattrick sekaligus mengunci kemenangan 3-1 bagi Argentina.
5. Argentina menaklukkan Swiss 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2014
Argentina dipaksa bekerja keras sebelum menyingkirkan Swiss dengan skor 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2014. Swiss tampil solid sepanjang laga dan beberapa kali merepotkan pertahanan La Albiceleste melalui serangan balik. Sementara itu, Lionel Messi dan kolega kesulitan menembus rapatnya lini belakang lawan. Kedua tim gagal mencetak gol sepanjang 90 menit waktu normal sehingga pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan waktu.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-118 ketika Messi menusuk dari sisi kanan sebelum mengirimkan umpan matang yang diselesaikan Angel Di Maria menjadi gol kemenangan Argentina. Swiss hampir memaksakan adu penalti, tetapi sundulan Blerim Dzemaili pada menit akhir babak tambahan waktu hanya membentur tiang. Kemenangan tersebut memastikan Argentina melangkah ke perempat final untuk menghadapi Belgia.
Di atas kertas, Argentina lebih diunggulkan dari Swiss. Pasalnya, dalam beberapa pertemuan terakhir, mereka kerap meraih kemenangan. Namun, bukan tidak mungkin jika Swiss akan membuat kejutan pada perempat final Piala Dunia 2026 nanti.

















