Para pemenang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Kudus Seri 2 2025/2026. (Dok. MLSC).
Di Kudus, laga pamungkas U-12 menyajikan drama adu penalti SDUT Bumi Kartini Jepara selaku juara bertahan ditahan SDN Jambean 02 Pati. Lewat perjuangan yang menguras emosi, SDN Jambean 02 Pati pada akhirnya sukses menjadi kampiun.
"Kami tidak menyangka bisa merebut gelar juara, semua kerja keras kami terbayar," girang kapten SDN Jambean 02 Pati, Faiha Talloi Carena.
Di kategori U-10, MI NU Baitul Mukminin keluar sebagai jawara. Gelar itu didapat setelah mendominasi penuh partai puncak, dengan melibas MI NU Pendidikan Islam dengan skor telak 4-1.
Bergeser ke Malang, SDN Lowokwaru 3 sukses menahbiskan diri sebagai kampiun U-12 usai menggilas SDN Pandanlandung dengan skor 3-0. Sementara, SDN Tulungrejo 02 menjuarai U-10, usai susah payah menekuk SDN Tunjungsekar 3 dengan skor 3-1.
"Final tadi berjalan luar biasa. Anak-anak mampu bermain tenang dan menjalankan instruksi dengan sangat baik di lapangan. Saya juga bangga dengan Adelice dan seluruh pemain yang terus menunjukkan kerja keras serta semangat latihan tinggi. Kalau konsisten seperti ini, peluang mereka untuk berkembang menjadi pemain profesional tentu sangat terbuka," kata pelatih SDN Lowokwaru 3, Hazmi Wardi.
Di kategori U-10 dari kedua kota, Charissa Setya Ayudiana (SDIT Al Islam Kudus), Nadhira Adiba Syakila (MI NU Pendidikan Islam), dan Syakila Naura Putri (SDN Sawojajar 6) menjadi pemain paling mencolok. Mereka mampu menorehkan di atas 30 gol.
Sementara, untuk U-12 ada Rara Zenita Fatin (SDUT Bumi Kartini Jepara) dan Adelice Maureen Hanum Faisal (SDN Lowokwaru 3). Rara mengemas 42 gol, sedangkan Syakila 32 kali menjebol gawang lawan.