Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Indonesia Derby 2026 Hadir di Pangandaran, Diramaikan 154 Kuda

Indonesia Derby 2026 Hadir di Pangandaran, Diramaikan 154 Kuda
Ilustrasi IHR Triple Crown Series 1 dan Pertiwi Cup 2026. (Dok. Sarga)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa di Pangandaran bergemuruh pada Minggu (26/7/2026). Arena itu akan menjadi tempat penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Seri I Indonesia Derby 2026.

Sebanyak 154 kuda pacu terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia akan meramaikan ajang yang menjadi bagian dari Indonesia's Horse Racing (IHR) 2026 tersebut.

Ajang ini juga memperebutkan total hadiah senilai Rp1 miliar sekaligus menjadi seri pembuka perebutan gelar Juara Umum Piala Presiden RI.

1. Siap beri pengalaman berbeda bagi penonton

Ilustrasi IHR Triple Crown Series 1 dan Pertiwi Cup 2026
Ilustrasi IHR Triple Crown Series 1 dan Pertiwi Cup 2026. (Dok. Sarga)

CEO Sarga, Nugdha Achadie, mengatakan penyelenggaraan Indonesia Derby 2026 tidak hanya berorientasi pada kompetisi olahraga, tetapi juga memberikan pengalaman berbeda melalui konsep balap di tepi pantai.

"Kami ingin menghadirkan kompetisi pacuan kuda yang berkualitas sekaligus memperkenalkan keunikan Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa sebagai satu-satunya lintasan pacuan di Indonesia yang berada di kawasan pesisir," ujar Nugdha dalam keterangannya.

2. Para peserta datang dari berbagai daerah

King Argentine beraksi di Sarga IHR Triple Crown Serie 2 2025. (Dok. Sarga)
King Argentine beraksi di Sarga IHR Triple Crown Serie 2 2025. (Dok. Sarga)

Peserta datang dari berbagai daerah, di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur hingga Papua.

Sebanyak 18 kelas akan dipertandingkan, termasuk delapan kelas utama Kejuaraan Nasional Seri I yang menjadi penentu perolehan poin bagi masing-masing daerah menuju Kejurnas Seri II sebelum penobatan Juara Umum Piala Presiden pada Oktober 2026.

Persaingan diprediksi berlangsung ketat, terutama di kelas Derby jarak 2.000 meter yang mempertemukan sejumlah kuda unggulan seperti Nara Eclipse, Monochrome, Zilong Rimboka, Aurora of Khalim, King Asva, P. Putra Borneo, P. Putri Barbara, Suntora Berjaya, dan Emmera Sakti PM.

3. Terus berkembangnya pembinaan olahraga berkuda

Balapan dalam Jateng Derby, seri pertama dari The Race of Rising Stars 2025 (Dokumentasi Sarga)
Balapan dalam Jateng Derby, seri pertama dari The Race of Rising Stars 2025 (Dokumentasi Sarga)

Ketua Umum Pordasi, Aryo Djojohadikusumo, menilai tingginya partisipasi daerah menunjukkan pembinaan olahraga pacuan kuda di Indonesia terus berkembang.

"Indonesia Derby merupakan salah satu kejuaraan paling penting dalam kalender pacuan kuda nasional. Kami berharap kompetisi ini mampu melahirkan prestasi baru sekaligus meningkatkan kualitas olahraga pacuan kuda Indonesia," kata Aryo.

Tak hanya menyajikan persaingan di lintasan, penyelenggara juga mengemas Indonesia Derby 2026 sebagai festival bertema Summer Race yang memadukan olahraga, hiburan, dan wisata.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More