Bus Pemain Muda Persib Diserang di Rest Area Batang, Ofisial Dipukuli. IDN Times/Istimewa
Selain menyampaikan permohonan maaf, Bung Ferry menyoroti beredarnya informasi yang belum terverifikasi mengenai penyerangan bus Persib U-18.
Ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang justru memanfaatkan keributan di dunia sepak bola untuk kepentingan tertentu, alih-alih membantu meredakan ketegangan antarsuporter.
“Saya sangat menyayangkan kejadian ini. Bukan semata-mata karena Persija sedang berada dalam situasi yang bagus, tetapi karena masih ada orang-orang di dunia sepak bola yang mencoba mencari keuntungan dari keributan yang seharusnya kita redam bersama,” ungkap Bung Ferry.
Bung Ferry turut mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai maupun menyebarkan foto, video, dan berita mengenai insiden penyerangan bus Persib U-18 yang belum dipastikan kebenarannya.
Dia juga berharap kepolisian dapat mengusut insiden penyerangan bus Persib U-18 secara profesional agar kronologi kejadian dan pihak-pihak yang bertanggung jawab dapat diketahui berdasarkan bukti.
"Saya meminta semua pihak menahan diri, memeriksa kebenaran informasi, dan memberikan kesempatan kepada aparat kepolisian untuk mengusut perkara ini secara profesional,”
Rivalitas Persija dan Persib seharusnya tetap berada dalam batas persaingan olahraga, bukan berubah menjadi kekerasan yang membahayakan pemain, suporter, maupun masyarakat.